Anda sedang mencari Tuhan

Dimulai dari Ikut kajian kemana-mana mencari Guru, mengumpulkan ilmu. 

Tapi jujur saja, benarkah Anda mencari? atau hanya ingin terlihat sedang mencari? Allah  berfirman "Dan apabila hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka Aku dekat" (QS. Al-Baqarah:186). Bukan jauh, bukan tersembunyi atau  dekat. Lalu masalahnya mengapa masih merasa jauh? Karena yang jauh itu bukan hatimu tapi egomu. Ego ingin terlihat spiritual. Ego ingin merasa sudah berjalan. Ego ingin diakui sedang mencari Tuhan dan terlihat sibuk. Pada akhirnya Anda  bergerak terus ke luar diri. Padahal pintunya tidak pernah di luar. Allah berfirman "Dan pada dirimu sendiri, apakah kamu tidak  memperhatikan?" (QS. Adz-Dzariyat: 21). 

Ayat ini menunjukkan bahwa yang harus Anda lihat bukan dunia tapi dirimu sendiri. Masalahnya melihat ke dalam diri itu tidak nyaman. Karena disana Anda melihat kepalsuanmu sendiri, kesombongan halus dan niat yang belum lurus. Lebih mudah terlihat “mencari” daripada benar-benar jujur. 

Sekarang tidak perlu ke mana-mana. Tarik nafas perlahan dan tanyakan, siapa yang sedang mencari? Jika masih ada “Aku” atau Ego yang ingin dianggap, artinya Diri Anda belum sampai. 

Tuhan tidak pernah jauh karena yang jauh itu Kesadaranmu. Dan yang menghalangi Anda bukanlah Dunia tetapi dirimu sendiri.

Kenalilah Aku

Aku tak bernama tak bersuara. Dan tak tertulis karena aku "Laa Sautin walaa Harpin".

Aku Bukan Dzat. Aku juga bukan Sifat. Aku bukan pula Asma aku bukanlah Afal Karena Aku Bersifat. "Laisa Kamitslihi syi'un". Namun Aku meliputi segala sesuatu. "Allahu Bikulli Syi'un Muhiid.

Jika kalian ingin mengenal ku. Buanglah Hijab kesombongan dan keaakuan pada diri kalian. 

Jika kalian mencari Ku. Aku tidak ada. Tapi jarak ku dengan kalian. Hanya seurat Nadi di tenggorokan kalian.

Rahayu