Ilmu Susuk

 
Jarum Pesona

Seni kuno Susuk dengan akar dalam budaya Melayu adalah tabu yang dipraktikkan secara luas di kalangan wanita di negara-negara Asia Tenggara . 

Jarum susuk ini terbuat dari emas atau logam berharga lainnya seperti Berlian,dll yang ditanamkan oleh pengrajin penyihir yang disebut "Bomoh" ke dalam jaringan subkutan dari wajah dan tubuh untuk bertindak sebagai jimat yaitu, untuk meningkatkan pesona dan karenanya sinonim "Jarum Pesona".

Praktek susuk didominasi dilakukan dengan maksud tampil menarik bagi orang lain, Pesona Pelet, atau tak terkalahkan. Manfaat lain dari pemakai susuk adalah untuk membawa kesuksesan dalam bisnis atau karier, sementara yang lain berpendapat bahwa jarum meringankan sakit nyeri pada persendian, kekebalan daya tahan tubuh.

Susuk di bagi 2 kategori:

1.Susuk Hidup= hidup bersama aliran darah

2.Susuk Mati= di tanam di tempat bagian tubuh tertentu. Susuk juga bisa di masukkan dengan cara Oral. Sering di sebut Susuk Loloh yg di telan seperti Biji Gotri, atau Baja untuk Kekebalan tubuh. Ada juga yang di balurkan dengan Air Raksa dengan fungsi yang kurang lebih sama.

Susuk, atau Jarum Penarik, adalah jarum yang terbuat dari emas atau logam mulia lainnya, yang ditanamkan di jaringan lunak tubuh untuk bertindak sebagai jimat. 

Talisman adalah kata Arab "Tilasm" objek yang diyakini mengandung sifat magis atau ritual tertentu yang akan memberikan keberuntungan bagi pemiliknya atau mungkin menawarkan perlindungan dari kejahatan atau bahaya. Di antara barang-barang yang diyakini memiliki kualitas bermanfaat adalah jarum emas, bintik berlian, Intan,merkuri, perak dan tembaga. Bisa juga di gunakan bahan seperti: Samber Lilin,Semar Mesem,Batu Akik,sampai bentuk Rajahan. Terlepas dari produk logam ini, konstituen organik seperti buah-buahan, daun sirih, kunyit, lada dan bawang merah juga digunakan sebagai susuk.

Tempat yang paling umum untuk penyisipan susuk adalah daerah facio-maxillary namun mereka juga telah dilaporkan di dada, perut, payudara, tulang belakang, mons pubis dan anggota badan lainnya. Di daerah cranio-facial, situs yang paling umum untuk pemasangan adalah di atas mandibula diikuti oleh dahi, pipi dan bibir. Jarum susuk berkisar antara 0,5 hingga 1 mm dan panjang 5 hingga 10 mm dan ditanam secara subkutan oleh "Bomoh"  atau "dukun" dukun Melayu (penyembuh ajaib). Pemasangan Jarum tidak menimbulkan rasa sakit, bisa tidak terlihat dengan mata telanjang dan tidak mudah dirasakan saat palpasi. Pemakai bisa mungkin tidak menyadari keberadaannya di dalam tubuh karena jarum bisa saja dimasukkan pada usia muda.

Selain itu, jimat-jimat tersembunyi ini  dirahasiakan karena kegagalan untuk melakukannya menghilangkan efektivitas pesona. Jarum implan yang tidak terlihat ini biasanya terdeteksi secara tidak sengaja ketika sinar-X diambil untuk diagnostik. 

Susuk terkait dengan Baca2an Doa,Mantra,Puasa,ataupun Laku2 spiritual lainnya,seperti: Mandi Kembang,Tempat Keramat,dsb. 

Susuk mempunyai Pantangan yang tidak boleh di langgar yang masing2 aliran bisa berbeda seperti: Makan Sate,Daun Kelor,Labu,Pepaya,Padi,Melayat orang meninggal,sampai menyeberangi lautan,dll.

Yang lebih kuat lagi mensyaratkan sebuah Perjanjian kesepakatan dengan Gaib. Praktek menanamkan susuk adalah praktik umum di negara-negara Asia Tenggara tetapi jarang di bagian lain dunia. 

Susuk atau jarum penarik adalah seni tubuh cum wajah yang banyak dipraktikkan di kalangan wanita Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand, dan Indonesia. 

Bagaimana bisa membedakan orang yang memakai Susuk? untuk orang yg bisa ya kelihatan, yg paham getaran juga bisa di cek dg getaran. Yang orang awam ya melihat dari pantangan2 itu, untuk penampilan fisik cirinya Wajah biasa aja tapi menarik banyak orang. Untuk yang Susuknya Kuat akan terlihat seolah2 Wajahnya bisa berubah2. Mempunyai Pesona Kecantikan aneh yang bersinar. Hari ini bertemu dengan kemaren bisa berubah, bahkan di hari yang sama bisa berbeda. Selanjutnya, Jimat-jimat ini disimpan sebagai Rahasia tersembunyi.