Ketika seorang murid sudah matang, Osho mengarahkan mereka pada metode esoteris kuno yang berbasis pada kesadaran murni, pengosongan total, dan penyatuan energi seksual dengan spiritual.
Berikut adalah tiga teknik meditasi tingkat tinggi yang dianggap paling esensial bagi para pendaki spiritual mendalam dalam tradisi Osho :
Meditasi Osho Mahamudra (Penyatuan Kosmis)
Ini adalah salah satu teknik meditasi malam tertinggi yang diajarkan Osho untuk lingkaran terdekatnya. Kata Mahamudra berarti "orgasme kosmis" dengan semesta, di mana energi seksual diubah menjadi energi spiritual murni.
Langkah 1 (Latihan Energi) : Berdiri dengan tangan rileks di samping tubuh. Rasakan energi spiritual naik dari bumi ke atas kepala seperti sengatan listrik halus. Biarkan tubuh bergetar lembut tanpa dipaksa.
Langkah 2 (Penyerahan Total) : Angkat tangan ke atas menuju langit, telapak tangan menghadap ke atas. Rasakan semesta mengalirkan energinya masuk ke dalam tubuh Anda. Menyerahlah secara total (surrender).
Langkah 3 (Penyatuan) : Setelah beberapa menit, turunkan tangan, letakkan telapak tangan di atas pusar (Hara), lalu berbaringlah dalam keheningan total selama minimal 15 menit.
Meditasi Pusat Hara (Titik Nol Kesadaran)
Osho sering menekankan bahwa pusat kesadaran manusia yang paling dalam bukan di otak (pikiran) atau di dada (emosi), melainkan di Hara (terletak dua inci di bawah pusar). Ini adalah gerbang kematian sekaligus kehidupan spiritual tertinggi.
Langkah 1 (Fokus Pusar) : Saat berbaring di tempat tidur sebelum tidur atau saat terbangun di pagi hari, letakkan kesadaran penuh tepat di bawah pusar.
Langkah 2 (Napas Perut) : Biarkan napas masuk dan keluar menggerakkan pusat hara tersebut. Jangan memikirkan apa pun, cukup rasakan sensasi di titik itu.
Langkah 3 (Ketiadaan) : Rasakan seolah-olah tubuh Anda berpusat dan lenyap ke dalam lubang hitam di perut Anda.
Osho menyebut teknik ini sebagai cara tercepat untuk melampaui ego dan ketakutan akan kematian.
Metode Keheningan Batin ("Vipassana" Versi Osho).
Bagi murid senior, Osho sering kali hanya menyuruh mereka untuk duduk diam tanpa melakukan apapun (Zazen atau Vipassana tingkat lanjut).
Ini adalah puncak dari segala bentuk meditasi.
Langkah 1 : Duduk diam dalam posisi nyaman dengan punggung tegak namun rileks.
Langkah 2 : Amati napas yang masuk dan keluar di ujung hidung atau gerakan perut.
Langkah 3 : Amati pikiran yang lewat seperti awan di langit. Jangan menolak, jangan mengikuti, dan jangan menghakimi. Menjadi saksi murni (sakshi).
Jika kita menembus lapisan spiritual yang paling ujung, melampaui teknik verbal, dan masuk ke wilayah mistisisme radikal yang dibahas Osho bersama murid-murid senior di Asram Pune (Inner Circle), rahasia tertinggi itu adalah kembalinya kesadaran ke dalam Rahim Semesta sebelum Anda dilahirkan.
Osho menyebut tingkatan ini sebagai fase "Kematian Sukarela" (Voluntary Death) dan transmisi energi tanpa kata (Anoopam).
The Ultimate Secret: "No-Mind" dan Mengamati Sang Pengamat (Witnessing the Witness)
Teknik rahasia pamungkas dari seluruh 112 metode Vigyan Bhairav Tantra yang paling dijaga ketat adalah melampaui objek meditasi itu sendiri.
Tingkat Biasa : Anda bermeditasi dengan mengamati napas, mengamati pikiran, atau mengamati tubuh.
Tingkat Tertinggi & Rahasia : Anda membalikkan arah kesadaran 180 derajat ke dalam.
Jangan amati napas, jangan amati pikiran. Amati siapa yang sedang mengamati.
Hasilnya: Ketika Anda mencoba melihat "Si Pengamat", Anda tidak akan menemukan objek apapun.
Pikiran akan mengalami hubungan arus pendek (short circuit) lalu runtuh.
Yang tersisa hanyalah kekosongan mutlak, keheningan murni tanpa batas, yang disebut Osho sebagai Shunya atau Titik Nol Kesadaran.
Pada tingkatan ini, Osho pernah berbisik kepada murid terdekatnya:
"Rahasia terbesarnya adalah tidak ada rahasia. Yang ada hanyalah keberanianmu untuk lenyap sepenuhnya, agar Semesta bisa mengambil alih tubuh dan jiwamu."
Pada fase ini, semua metode meditasi (termasuk Meditasi Aktif, Kundalini, atau Vipassana) sengaja dihancurkan dan ditinggalkan.
Osho menegaskan bahwa jika Anda masih "melakukan" meditasi, berarti Ego Anda masih hidup sebagai "pelaku" (the doer).
Osho meninggalkan satu pesan pamungkas untuk tingkatan tertinggi ini :
"Meditasi sejati dimulai ketika semua teknik telah gagal, semua metode telah ditinggalkan, dan Anda berdiri telanjang di hadapan ketiadaanmu sendiri."
