Hukum Lima Planet dan Lima Elemen

 

5 Planet - 5 Elemen

Lima planet adalah representasi fisik dari lapisan kesadaran yang berbeda di tata surya. Mereka juga merupakan bentuk terwujud dari Hukum Lima Elemen.

Hukum lima elemen adalah prinsip penting dalam masyarakat Tiongkok kuno dan modern. Ini digunakan dalam kedokteran, astrologi, politik, dan berbagai bidang lainnya. Beberapa praktik meditasi Tao menghubungkan planet-planet dengan tulang tengkorak. Yang lain membuat hubungan antara bintang-bintang dan jahitan antara tulang tengkorak. 

Satu praktik Taois menempatkan planet Saturnus di dalam hati, Mars di atas kepala, Merkurius di bawah kaki, Venus di telapak tangan kanan,dan Jupiter di telapak tangan kiri.

Meditasi Lima Elemen Sembilan Planet



Kita akan mulai dengan meditasi Pancha Bootha.

Bumi kita adalah yang pertama dari Pancha Bootha. Bumi adalah planet yang sangat besar dengan keliling 25.000 mil. Kita akan mengambil daratan yang mengelilingi sepertiga bumi untuk meditasi kita. Semoga kekuatan magnet dari bumi memberi saya semua manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup saya. Saya menerima kekuatan magnet dan menyatu dengan kekuatan hidup saya. Semoga kekuatan magnet dari bumi selalu bermanfaat bagi saya. Biarkan saya memahami dan menghargai kebesaran bumi kita. Biarkan saya mengembangkan pengetahuan ilmiah untuk menggunakan bumi secara produktif. Biarkan saya memahami rahasia asal usul planet bumi kita. Bermeditasilah di atas bumi.

Air adalah bagian kedua dari Pancha Bootha. Air meliputi dua pertiga permukaan planet bumi kita. Saya memahami keberadaan air dalam hujan, tanaman, dan semua bentuk kehidupan. Saya akan membawa lautan luas melintasi permukaan bumi. Semoga kekuatan magnet dari air memberi saya semua manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup saya. Saya menerima kekuatan magnet dari air dan menyatu dengan kekuatan hidup saya. Semoga kekuatan magnet dari air selalu bermanfaat bagi saya. Biarkan saya memahami dan menghargai keagungan air. Biarkan saya mengembangkan pengetahuan ilmiah untuk menggunakan air secara produktif. Biarkan saya memahami rahasia asal usul air kita. Bermeditasilah tentang air.

Api adalah bagian ketiga dari Pancha Bootha. Di tengah bumi kita, terjadi fisi atom yang terus-menerus sehingga menghasilkan api. Api dari sana menyelimuti Bumi kita dan melindungi saya di permukaan bumi. Semoga kekuatan magnet dari api memberi saya semua manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup saya. Saya menerima kekuatan magnet dari api dan menyatu dengan kekuatan hidup saya. Semoga kekuatan magnet dari api selalu bermanfaat bagi saya. Biarkan saya memahami dan menghargai keagungan api. Biarkan saya mengembangkan pengetahuan ilmiah untuk menggunakan api secara produktif. Biarkan saya memahami rahasia asal mula api. Bermeditasilah tentang api.

Udara merupakan bagian keempat dari Pancha Bootha. Udara mengelilingi atmosfer kita sejauh sekitar 20 kilometer dan melindungi kita. Udara membantu saya bernapas dan hidup di bumi. Semoga kekuatan magnet dari udara memberi saya semua manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup. Terimalah kekuatan magnet dari udara dan menyatulah dengan kekuatan hidup saya. Semoga kekuatan magnet dari udara selalu bermanfaat bagi saya. Biarkan saya memahami dan menghargai keagungan udara. Biarkan saya mengembangkan pengetahuan ilmiah untuk menggunakan udara secara produktif. Biarkan saya memahami rahasia asal usul udara. Bermeditasilah tentang udara.

Akash atau eter adalah yang kelima dari Pancha Bootha. Akash menyebar ke seluruh alam semesta kita dan bertanggung jawab atas pembentukan semua Bootha lainnya. Akash berfungsi sebagai energi kehidupan kita. Semoga kekuatan magnet dari Akash memberi saya semua manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup saya. Saya menerima kekuatan magnet dari Akash dan menyatu dengan kekuatan hidup saya. Semoga kekuatan magnet dari Akash selalu bermanfaat bagi saya. Biarkan saya memahami dan menghargai kebesaran Akash. Biarkan saya mengembangkan pengetahuan ilmiah untuk menggunakan Akash secara produktif. Biarkan saya memahami rahasia asal usul Akash. Bermeditasilah tentang Akash.

Alam semesta terdiri dari jutaan bintang. Setiap bintang merupakan sistem tata surya. Salah satu sistem tata surya tersebut adalah matahari dan planet-planet di sekitarnya. Matahari kita adalah bola api yang luar biasa. Diperkirakan ukurannya 1,3 juta kali lebih besar dari planet bumi kita. Matahari membutuhkan waktu sekitar 25 hari untuk berputar mengelilingi porosnya. Matahari mengendalikan semua planet lain di tata surya kita. Matahari mengatur keberanian, kesetiaan, kebenaran, kepribadian yang berwibawa, kekuatan, vitalitas, ketenaran, kekuasaan, dan kemampuan administrasi dalam diri saya. Matahari memancarkan gelombang warna jingga. Biarkan saya menerima energi magnetik dari Matahari dan menggabungkan energi dari Matahari dengan kekuatan hidup saya. Semoga energi magnetik dari Matahari selalu memberikan manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup saya. Bermeditasilah di atas Matahari.

Planet kedua dalam tata surya kita adalah Merkurius. Jaraknya sekitar 35 juta mil dari Matahari. Diperlukan waktu sekitar 55 hari untuk mengelilingi Matahari. Merkurius mengatur persahabatan, pendidikan, kemampuan berbisnis, kecantikan, dan tutur kata dalam diriku. Merkurius memancarkan gelombang warna hijau. Biarkan aku menerima energi magnetik dari Merkurius dan menggabungkan energi dari Merkurius dengan kekuatan hidupku. Semoga energi magnetik dari Merkurius selalu memberikan manfaat yang aku butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidupku. Bermeditasilah di atas Merkurius.

Planet ketiga dalam tata surya kita adalah Venus. Jaraknya sekitar 67 juta mil dari Matahari. Diperlukan waktu sekitar 225 hari untuk mengelilingi Matahari. Venus mengatur kemampuan artistik, keuangan, kekayaan materi, kehidupan pernikahan dalam diriku. Venus memancarkan gelombang warna putih. Biarkan aku menerima energi magnetik dari Venus dan menggabungkan energi dari Venus dengan kekuatan hidupku. Semoga energi magnetik dari Venus selalu memberikan manfaat yang aku butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidupku. Bermeditasilah di atas Venus.

Planet keempat dalam tata surya kita adalah Bulan. 93 juta mil jauhnya dari Matahari adalah planet Bumi kita. Bulan berjarak sekitar 230.000 mil dari Bumi. Dibutuhkan sekitar 29 hari untuk mengelilingi Bumi. Bulan mengatur kreativitas, sirkulasi air, kesehatan mental, dan semua kemakmuran dalam diriku. Bulan memancarkan gelombang warna putih. Biarkan aku menerima energi magnetik dari Bulan dan menggabungkan energi dari bulan dengan kekuatan hidupku. Semoga energi magnetik dari Bulan selalu memberikan manfaat yang aku butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidupku. Bermeditasilah di atas Bulan.

Planet kelima dalam tata surya kita adalah Mars. 142 juta mil jauhnya dari Matahari adalah planet Mars. Diperlukan waktu sekitar 23 bulan untuk mengelilingi Matahari. Planet ini mengatur vitalitas, kekuatan, keberanian, kejantanan, dan semua kemakmuran dalam diri manusia. Planet ini memancarkan gelombang warna merah. Biarkan saya menerima energi magnetik dari Mars dan menggabungkan energi dari Mars dengan kekuatan hidup saya. Semoga energi magnetik dari Mars selalu memberikan manfaat yang saya butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidup saya. Bermeditasilah di atas Mars.

Planet keenam dalam tata surya kita adalah Jupiter. 484 juta mil jauhnya dari Matahari adalah planet Jupiter. Diperlukan waktu sekitar 12 tahun untuk mengelilingi Matahari. Planet ini mengatur kebijaksanaan, pengetahuan filsafat, rahasia kekuatan mahakuasa, rasa hormat, kesabaran, kerendahan hati, kebenaran, dan semua kemakmuran dalam diriku. Planet ini memancarkan gelombang warna emas. Biarkan aku menerima energi magnetik dari Jupiter dan menggabungkan energi dari Jupiter dengan kekuatan hidupku. Semoga energi magnetik dari Jupiter selalu memberikan manfaat yang aku butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidupku. Bermeditasilah di atas Jupiter.

Planet ketujuh dalam tata surya kita adalah Saturnus. Planet ini berjarak 886 juta mil dari Matahari. Diperlukan waktu sekitar 30 tahun untuk mengelilingi Matahari. Planet ini mengatur perlindungan karier, profesi, kekayaan materi, umur panjang, dan semua kemakmuran dalam diriku. Planet ini memancarkan gelombang berwarna abu-abu kebiruan. Biarkan aku menerima energi magnetik dari Saturnus dan menggabungkan energi dari Saturnus dengan kekuatan hidupku. Semoga energi magnetik dari Saturnus selalu memberikan manfaat yang aku butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidupku. Bermeditasilah di atas Saturnus.

Planet kedelapan dan kesembilan dalam tata surya kita adalah Rahu dan Ketu. Atom-atom berhenti di tengah Matahari dan menjadi statis. Dari sana, ia muncul sebagai lintasan magnetik hitam di kedua sisi Matahari. Satu sisi adalah Rahu, dan sisi lainnya adalah Ketu. Ia mengatur semua kemakmuran dalam diriku. Ia memancarkan gelombang warna hitam. Biarkan aku menerima energi magnetik dari Rahu dan Ketu dan menggabungkan energi dari Rahu dan Ketu dengan kekuatan hidupku. Semoga energi magnetik dari Rahu dan Ketu selalu memberikan manfaat yang aku butuhkan untuk meraih kesuksesan dalam hidupku. Bermeditasilah atas Rahu dan Ketu.

Seperti tata surya kita, ada jutaan tata surya di alam semesta. Masing-masing adalah bintang. Rasi bintang dikelompokkan dalam 12 rumah zodiak. Yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Vigo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Biarkan saya menerima energi magnetik dari 12 rumah zodiak dan menggabungkan energi dari 12 rumah zodiak dengan kekuatan hidup saya. Semoga energi magnetik dari masing-masing dari 12 rumah zodiak ini selalu memberikan manfaat yang saya butuhkan untuk sukses dalam hidup saya. Biarkan mereka semua berbuat baik kepada kita setiap saat. 

Di luar alam semesta ini, keadaan statis di sekitar adalah kekuatan yang mahakuasa. Kekuatan Mahakuasa mengatur tubuh, pikiran, dan kekuatan hidup kita. Biarkan saya menerima energi magnetik dari kekuatan Mahakuasa dan menggabungkan energi dari kekuatan Mahakuasa dengan kekuatan hidup saya. Semoga energi magnetik dari kekuatan Mahakuasa selalu memberikan manfaat yang saya butuhkan untuk sukses dalam hidup saya. Di dalam diri kita, kita dapat memahami Pancha Boothas: Bumi, Air, Api, Udara, dan Akash. Seperti kita, semua bentuk kehidupan memiliki komposisi yang sama. Janganlah kita menyakiti makhluk hidup apa pun dan marilah kita berusaha menolong mereka yang terluka.

Dengan rahmat kebahagiaan ilahi, kita semua akan hidup dalam kesehatan yang baik, umur panjang, kekayaan yang cukup, kedamaian, kesejahteraan, ketenaran dan kebijaksanaan.


Meditasi Bintang Sirius

Jika Anda membaca ini maka kemungkinan besar Anda pernah memiliki kehidupan lampau di Sirius A atau Sirius B, mengidentifikasi dengan Sirius sebagai Matahari Spiritual bumi.

Itu adalah bintang Merkurius atau Buddha yang disebut Instruktur Agung Bumi.

Kita semua tahu bumi memiliki titik chakra yang dikenal sebagai situs suci seperti Glastonbury dan Giza. “Seperti di atas jadi di bawah”. Alam semesta memantulkan tubuh kita dan juga memiliki titik-titik chakra di mana Sirius adalah Pikiran Yang Lebih Tinggi, Pleiades (atau Tujuh Saudara Perempuan) tujuh cakra, dan Venus sebagai Hati Yang Lebih Tinggi. Bumi adalah dasar atau jangkar akar yang mengalir melalui pikiran dan hati universal.

Sirius, Pleiades dan Matahari Kita (Bumi, Venus, Jupiter) membentuk segitiga kosmik energi antar dimensi. Energi inilah yang saya gunakan di masa lalu untuk terhubung dengan keluarga bintang kami.

Pengetahuan Anda tentang alkimia dan sihir alam mengalir melalui koneksi-koneksi ini dan kesadaran Anda sudah mencapai titik kehadiran dalam suara dan cahaya bintang berujung lima Sirius, membuka bahasa yang kami sebut bahasa cahaya untuk berkomunikasi di luar dan mengambil informasi dan energi. dari Sirius.

Praktek 

Cara paling sederhana untuk mempraktikkan alkimia Sirius adalah MENJADI energi dari keluarga bintang Sirius, di mana Anda adalah salah satunya, karena Anda memiliki Tubuh Cahaya dari Makhluk Bintang Sirius di dalamnya.

Energi Bintang Sirius digambarkan di atas Kepala Sopdet, Dewi Sirius Mesir, sebagai bintang berujung lima, sama dengan Segel Sulaiman, yang seringkali berbentuk pentagram.

Lihat diri Anda sebagai bintang berujung lima ini.

“Setiap orang adalah bintang”

Buddha dan Guru Nagarjuna mengajarkan metode Tantra tingkat Generasi, Mantra Rahasia dan Vajrayana untuk menerapkan diri Anda pada sistem seperti dewa mandala berujung lima dan secara mental memurnikan tiga kondisi kematian, transisi menengah dan kelahiran kembali, dengan mengubah mental ini menjadi tiga Buddha Kaya atau tubuh yang sempurna ('tubuh' dari apa yang kita rasakan di sekitar kita, 'tubuh' Cahaya dan 'tubuh' kebenaran).

Lima Keluarga Buddha dan Lima Arca Mandala diajarkan dengan cara yang lebih kompleks mandala yang direnungkan, semakin kuat potensinya untuk mematangkan kontinum seseorang di sepanjang ruang dan waktu.

Seperti di dalam jadi di luar.                  Seperti di atas jadi di bawah ini.

Lima Puluh Benih Suku Kata Tubuh


Pusat vakum (16 huruf)

Ada enam belas huruf dalam teratai enam belas kelopak di wajah: ang , aang , ing , iing , ung , uung , ring , rring , ling , lling , eng , aing , oing , oung , aung , ah .

Pusat udara (12 huruf)

Mulai dari sisi kiri : kong, tulang selangka. Khong, tulang berikutnya. Gong , tulang ketiga. Lalu ghong , wong . Kemudian chong , di sisi kanan. Lalu chbong , Jong , jhong , neong , tong , thang . Ini adalah teratai dua belas kelopak. Itu disebut ka-tha . Huruf awal adalah ka , dan terakhir adalah thang .

Pusat api (10 huruf)

Dimulai di sisi kiri hati di perut. Tepat di bawah tulang rusuk keenam, lalu di bawah. Dong , dhong , nong , tong, thong , dong , dhong , hong , pong , hong . Ini da-pha. Anda mengatakan da dulu, dan huruf terakhir adalah phong . Ini adalah teratai sepuluh kelopak di daerah perut.

Pusat air (6 huruf)

Dimulai dengan bong, di atas seks. Kemudian bhong , di samping seks, mong , di bawah seks.

Kemudian di sisi kanan: Jong , rang , long. Itu ada di pusat seks, teratai enam kelopak. Ini membuat dua "Vs. Satu braket dan braket lain membentuk braket segitiga. Segitiga perempuan rata di bagian atas, dan menunjuk ke bawah. Dan segitiga laki-laki datar di bagian bawah, dan menunjuk ke atas. Kumpulkan mereka bersama-sama, dan itu membuat teratai enam kelopak. Ini adalah ba-la , di pusat seks. Pusat

Bumi (4 huruf)

Lalu ada pusat tulang ekor, di area empat tulang belakang terakhir. Huruf-hurufnya adalah vong , shhong , shong , dan sa .Vong , di sisi kiri. Kemudian di bawah, jika Anda meletakkan jari tengah Anda di sambungan sisi kiri, ini adalah vong, dan pada ruas terakhir, ini adalah shhong . Ta-la-ba artinya ujungnya menyentuh langit-langit mulut. Bagian atas lidah. Ini disebut ( ta-la-b a ) shhong , yang berarti shanti , kedamaian. Kemudian shong . murta , shantosh . Shantosh berarti kepuasan. Dan, terakhir adalah ( don-ta ) sha . Don-ta adalah ujungnya, itu menyentuh gigi. Ketika Anda mengatakan don-ta , maka lidah menyentuh gigi atas dan bawah. Don-ta-sha adalah shantosh - kepuasan.

Pusat jiwa (2 huruf)

Sekarang Anda datang ke hipofisis. Ini adalah ham dan Sa . Sa ada di sisi depan, ke arah dahi, di ubun-ubun. Fokuskan perhatian Anda di ubun-ubun, sedikit ke depan, di atas kepala, seperti di atas telur. Sisi depan adalah Sa : ini adalah Krishna. Dan bagian belakangnya adalah ham : Arjuna.

Jadi Krishna sedang duduk dan mengemudikan kereta di depan. Umumnya orang salah paham dimana ham sa. Mereka mengatakan itu ada di kiri dan kanan dahi: tidak! Hal ini dalam garis lurus. Jadi saya mengatakan bahwa Krishna mengemudikan mobil, dan Arjuna duduk di belakangnya. Dia tidak bersedia untuk melawan. Dia menekan tangannya, dan Krishna berkata kepadanya, "Tolong dengarkan Aku, dan lakukan apa yang Aku katakan: kamu harus bertarung dengan kejahatanmu." Krishna sedang duduk di depan; ini Sa. _ Dan Arjuna duduk di belakang; ini ham . Semuanya adalah Arjuna.

Dalam banyak buku, mereka salah! Terlihat bahwa Sa di sisi kanan dan ham di sisi kiri. Mereka tidak bisa menggambarnya, karena itu akan tumpang tindih. Jadi di kiri mereka menulis Sa , karena Anda menulis dari kiri ke kanan, maka mereka menulis hamdi kanan. Tapi itu salah! Kepalanya seperti telur lonjong - di bagian atas, sisi depan sedikit lebih kecil, dan sisi belakang sedikit lebih besar. Demikian pula sisi depan adalah Sa , dan sisi belakang adalah ham .

Suku kata benih dalam setiap chakra

Yong adalah elemen udara, di jantung. Rang adalah api di perut. Vong adalah air di pusat seks. Long adalah bumi, di pusat uang. Dan shhong berada di tengah kelima, tetapi semua orang mengatakan bahwa itu ada di atas. Tidak, itu ada di pusat kelima, di pusat vakum. Benih

vakum adalah shhong .

Sang Diri Sejati

 

Sang Diri (Diri Sejati)

Tiga Diri

Menurut ajaran Huna, manusia terdiri dari tiga bagian yang hidup dalam tubuh fisik. Dengan diri Basic (atau kekanak-kanakan) yang bertanggung jawab atas fungsi fisik, Anda bisa mengatakan diri lain adalah tamu di dalam tubuh. Selama jam bangun, kita menghabiskan sebagian besar waktu kita dengan diri Tengah atau pikiran sadar. Waktu ini dihabiskan di Tengah diri memprogram diri Dasar dengan apa yang kita pikirkan dan bagaimana kita bereaksi terhadap perasaan dan pikiran yang muncul dari ulu hati. 

Diri Dasar

Mirip dengan pikiran bawah sadar. Itu berada di dalam tubuh, rendah, di solar plexus, atau "usus"; yang bertanggung jawab atas tubuh fisik serta tubuh astral. Tidak memiliki kemampuan untuk memilih atau menentukan nasib sendiri, Diri Dasar kita selalu sadar dan tidak pernah kehilangan kesadaran, tidak ketika tertidur atau bahkan di bawah pengaruh bius. Itu selalu hidup di masa kini dan berpikir secara deduktif. Yang satu ini memiliki kemauan yang lebih kuat daripada diri tengah. Setiap reaksi dari sang Basis merangsang perasaan yang menghasilkan energi. Jika perasaan itu tidak ditekan, perasaan itu muncul di benak diri tengah.

Diri Tengah

Mirip dengan pikiran sadar. Berpusat di kepala, di belahan otak kiri, sang Diri Tengah diberi tugas untuk memprogram diri sang Base. Diri Tengah sadar kecuali ketika tubuh fisik tertidur. Persepsi yang diterima oleh Diri Tengah terdistorsi oleh keyakinan yang dipegang oleh Diri Dasar. (Seperti pada orang yang melakukan diet dan menurunkan berat badan, tetapi memperolehnya kembali karena diri rendah belum menerima citra tubuh yang baru).

Diri Tinggi

Super kesadaran, atau Mahatinggi Huna disebut aumakua dalam bahasa Hawaii. Ia juga dikenal sebagai Malaikat Pelindung dan memiliki kualitas pria dan wanita. Kata-kata sumber aumakua adalah - AU, yang menemukan ide "roh orang tua" atau "wali". MA akar memiliki terjemahan "dengan cara. KUA mengacu pada proses seperti mengukir patung dari kayu, atau membuat formulir di landasan. Kata dasar MAKU berarti "mengeras, meleleh, atau mengeras" - dengan kata lain, Diri Tinggi benar-benar membuat sesuatu terjadi!

Meskipun memiliki sifat-sifat ilahi, Diri Yang Tinggi dianggap sebagai makhluk batin daripada sebagai roh yang hidup di langit di suatu tempat. Ini memberi bimbingan, informasi, dan inspirasi, tetapi tidak memberi perintah; melainkan, teman tetap Anda siap dan ingin membantu Anda dalam perjalanan menuju kesempurnaan. 

Diri Tinggi tidak campur tangan dalam hidup Anda kecuali Anda memintanya.

Supra kesadaran

Kekuatan tertinggi di balik semua kesuksesan

Visualisasi sekarang sedang diajarkan oleh rumah sakit di seluruh dunia sebagai alat yang kuat dalam mengatasi penyakit serius. 

Studi juga menunjukkan bahwa siswa di kelas olahraga yang hanya membayangkan menembak bebas hampir sama suksesnya dengan mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam berlatih.

Ketika Anda memvisualisasikan, gambar aktivitas atau objek dengan sangat jelas di mata batin Anda. Bahkan lebih kuat jika Anda memasukkan indera lain seperti mendengar, menyentuh, mengecap, dan mencium. Lihat dan rasakan diri Anda menjalani seluruh proses dengan cara yang benar-benar sukses. Mengulangi visualisasi Anda beberapa kali akan membantu Anda memprogram ulang pikiran bawah sadar Anda.

Namun selalu ingat kekuatan tertinggi yang ada di balik semua kesuksesan manusia. Yogananda memperingatkan kita bahwa, “Tuhan adalah rahasia dari semua kekuatan mental, kedamaian, dan kemakmuran. 

Dengan memvisualisasikan kelimpahan, Anda dapat memperkuat pikiran bawah sadar Anda, yang pada gilirannya dapat mendorong pikiran sadar Anda, tetapi pikiran sadar akan dihalangi oleh karma - kerja hukum sebab dan akibat. Tetapi ketika pikiran manusia berhubungan dengan Tuhan, itu memanggil kekuatan tak terbatas dari Supra-Kesadaran. ”

Rahasia Alkimia 5 Planet Kekayaan

Untuk menyelami lebih dalam rahasia esoteris Taoist Planetary (Wuxing 星辰) dalam hal kekayaan, kita harus beralih dari sekadar teori elemen ke praktik alkimia internal (Neidan) dan astrologi esoteris Zi Wei Dou Shu / BaZi. 

Dalam tradisi Tao purba, planet bukan sekedar bola batu di langit, melainkan "gerbang" di mana Yuan Qi (energi murni alam semesta) dipancarkan ke bumi. Setiap planet mengunci satu aspek "Kekayaan Kosmik" di dalam tubuh Anda. 

Untuk mengaktifkannya, para master Tao menggunakan visualisasi dan meditasi pada jam-jam spesifik :

1. Jupiter (Sui Xing 木星) – Planet Ekspansi & Benih Rezeki

Rahasia Esoteris : Mengatur organ Hati (Liver) dan aspek spiritual Hun (jiwa petualang). Jika energi Jupiter di tubuh Anda tersumbat, Anda akan sering ragu-ragu dan kehilangan peluang besar. 

Aktivasi Kekayaan : Menghadap ke Timur saat fajar. Visualisasikan cahaya hijau zamrud masuk ke dalam organ hati Anda. Ini menumbuhkan vibrasi keberuntungan spontan dan keberanian mengambil risiko bisnis.

2. Mars (Ying Huo 火星) – Planet Eksekusi & Pasar

Rahasia Esoteris : Mengatur organ Jantung (Heart) dan Shen (kesadaran/karisma). Kekayaan membutuhkan daya pikat dan reputasi. Mars memberikan "api" untuk menarik perhatian massa/pelanggan.

Aktivasi Kekayaan : Visualisasikan cahaya merah ruby di dada. Energi ini digunakan untuk mengubah ide pasif menjadi tindakan nyata yang menghasilkan uang dengan cepat.

3. Saturnus (Zhen Xing 土星) – Planet Manifestasi Aset & Properti

Rahasia Esoteris : Mengatur Limpa (Spleen) dan Yi (intensi/fokus). Saturnus adalah jangkar bumi. Tanpa energi Saturnus, uang yang masuk lewat air akan langsung mengalir keluar (boros). 

Aktivasi Kekayaan : Menghadap ke arah Pusat/Tengah. Visualisasikan cahaya kuning keemasan yang padat mengunci energi di perut bawah (Dantian). Ini adalah ritual esoteris untuk mengunci kekayaan agar menjadi aset abadi (tanah, rumah, emas) yang tidak bisa runtuh.

4. Venus (Tai Bai 金星) – Planet Likuiditas & Ketajaman Finansial

Rahasia Esoteris: Mengatur Paru-paru (Lungs) dan Po (kesadaran fisik). Venus memberikan insting tajam untuk mengetahui mana bisnis yang menguntungkan dan mana yang zonk.

Aktivasi Kekayaan : Menghadap ke Barat saat matahari terbenam. Visualisasikan cahaya putih berkilau seperti perak. Ini mempertajam intuisi Anda dalam memotong kerugian (cut-loss) dan memilih investasi yang tepat.

5. Merkurius (Chen Xing 水星) – Planet Arus Kas & Jaringan

Rahasia Esoteris : Mengatur Ginjal (Kidneys) dan Zhi (kehendak/daya tahan). Ginjal adalah akar dari seluruh energi kehidupan dalam Taoisme. Air melambangkan Cash Flow. 

Aktivasi Kekayaan : Menghadap ke Utara saat malam hari. Visualisasikan cahaya biru tua atau hitam pekat yang tenang mengalir di punggung bawah. Ini membuka sumbatan komunikasi, mendatangkan mentor (Gui Ren), dan memastikan arus kas Anda mengalir tanpa henti seperti sungai.

Teknik Pernapasan 5 Planet

Teknik Pernapasan 5 Planet adalah praktik alkimia internal Tao (Neidan) purba. Teknik ini menyerap frekuensi energi kosmik melalui napas, lalu menyimpannya di organ dalam tubuh guna membongkar sumbatan rezeki (Sha Qi). Praktik ini paling kuat dilakukan pada fajar hari (saat transisi energi Yin ke Yang). 

Anda cukup memilih satu planet yang energinya paling Anda butuhkan saat ini.

Langkah Persiapan Dasar

Duduk Tegak : Duduk bersila atau di kursi tanpa bersandar. Jaga tulang belakang tetap lurus. Lidah di Langit-langit : Tempelkan ujung lidah ke langit-langit mulut (Magpie Bridge) untuk menyambungkan sirkuit energi tubuh. Menenangkan Pikiran : Bernapaslah melalui hidung secara perlahan, dalam, dan tanpa suara ke perut bawah (Dantian). 

Panduan Praktis Pernapasan 5 Planet

1. Pernapasan Jupiter (Membuka Peluang & Hoki Baru)

Fokus Organ : Hati (sisi kanan perut bawah dada).Arah Hadap: Timur. Visualisasi : Saat menarik napas, bayangkan kabut berwarna Hijau Zamrud yang segar masuk melalui hidung, turun, dan memenuhi organ hati Anda.Mantra Batin (Opsional) : "Mu" (Kayu). Fungsi : Menghancurkan energi kemarahan atau keraguan, memicu keberanian berbisnis, dan menarik peluang baru.

2. Pernapasan Mars (Daya Eksekusi & Karisma Pasar)

Fokus Organ : Jantung (tengah dada). Arah Hadap : Selatan. Visualisasi : Tarik napas, bayangkan cahaya Merah Ruby yang hangat masuk ke dalam jantung. Jantung Anda bersinar terang memancarkan aura karisma. Mantra Bathin (Opsional): "Huo" (Api). Fungsi : Mengatasi rasa malas atau depresi, memberikan ambisi kuat, dan membuat kata-kata Anda memikat pelanggan/investor.

3. Pernapasan Saturnus (Mengunci Uang & Membangun Aset)

Fokus Organ : Limpa dan Lambung (sisi kiri perut). Arah Hadap : Pusat (Bisa menghadap ke mana saja, fokus pada poros tubuh). Visualisasi : Tarik napas, hirup energi berwarna Kuning Keemasan yang padat dan stabil ke dalam limpa. Bayangkan energi ini mengental seperti emas cair di perut Anda. Mantra Bathin (Opsional) : "Tu"  (Tanah). Fungsi : Menghentikan kebiasaan boros, menstabilkan keuangan, dan mempercepat kepemilikan aset properti atau tanah.

4. Pernapasan Venus (Ketajaman Intuisi Finansial)

Fokus Organ : Paru-paru (dada kanan dan kiri). Arah Hadap : Barat. Visualisasi : Tarik napas, hirup cahaya Putih Perak yang berkilau bersih seperti kristal ke dalam paru-paru. Rasakan paru-paru Anda menjadi murni dan tajam.Mantra Batin (Opsional): "Jin" (Logam). Fungsi :  Mempertajam insting investasi, memberikan logika murni dalam berbisnis, serta membantu Anda lepas dari utang atau kerugian.

5. Pernapasan Merkurius (Kelancaran Arus Kas & Jaringan)

Fokus Organ : Ginjal (punggung bagian bawah, kanan dan kiri). Arah Hadap : Utara. Visualisasi : Tarik napas, bayangkan energi berwarna Biru Tua/Hitam pekat yang tenang seperti samudra masuk ke kedua ginjal Anda. Mantra Bathin (Opsional) : "Shui"  (Air). Fungsi : Menghilangkan rasa takut gagal, melancarkan perputaran uang (cash flow), dan mendatangkan mentor atau relasi bisnis yang menguntungkan.

Durasi dan Pola Latihan

Pola 8 Hitungan (8-4-8) : Tarik napas 8 detik, tahan di organ target 4 detik (biarkan energi meresap), hembuskan perlahan 8 detik sambil membuang kabut hitam (energi sial) keluar tubuh. Repetisi : Lakukan 9 kali hembusan napas untuk setiap planet yang ingin Anda aktifkan (angka 9 melambangkan kepenuhan energi  Yang/langit).



Ritual Penglarisan Bumi

Berbeda dengan pemujaan biasa yang sifatnya meminta berkah perlahan, jalur esoteris ini melibatkan aktivasi "Urutan Magnetis Rezeki" dan manipulasi energi tanah tempat Anda berpijak.

Berikut adalah rahasia esoteris kuno yang jarang diungkap ke publik untuk mempercepat penarikan kekayaan besar ke dalam rumah Anda :

1. Hukum Esoteris, Karma dan Keseimbangan. 

Dalam ilmu Mistis bumi kuno, kekayaan yang ditarik secara cepat dan besar bukanlah sesuatu yang gratis. Anda tidak menumbuhkan uang dari ruang hampa, melainkan "menarik rezeki masa depan Anda ke masa kini" atau "mempercepat putaran roda nasib".

Syarat Mutlak : Anda wajib menyisihkan minimal 10% hingga 20% dari setiap keuntungan cepat tersebut untuk Amal sosial secara langsung (bukan disimpan). Jika Anda kikir setelah kaya cepat lewat jalur bumi, energi bumi akan meruntuhkan pondasi keuangan Anda jauh lebih cepat.

2. Rahasia Esoteris : Menanam "Lima Logam Bumi" (Wu Jin).

Ini adalah teknik esoteris tingkat tinggi untuk mengubah rumah atau tempat usaha menjadi magnet uang raksasa dengan memanfaatkan energi inti bumi.

Bahan ritual : Siapkan 5 jenis logam murni yang melambangkan 5 elemen alam yaitu Emas (Logam), Tembakau/Kayu Manis (Kayu), Butiran Air Raksa/Kaca (Air), Tembaga/Besi (Api), dan Tanah liat sakral (Bumi). Atau dengan uang koin emas, perak, tembaga, perunggu, dan besi.

Cara menanam : Satukan logam-logam tersebut ke dalam kain merah kecil bersama dengan tulisan lembar doa (Hu/Jimat Bumi). Tanam kain merah ini tepat di bawah pintu utama rumah Anda atau di pusat tengah rumah (titik jantung bumi rumah).

Fungsinya : Menyetel frekuensi rumah Anda agar bergetar di frekuensi "Emas murni", memaksa energi rezeki yang lewat di jalanan depan rumah Anda tersedot masuk ke dalam.

3. Ritual "Menguras" Tanggal 2 Bulan 2 Imlek (Hari Kepala Naga)

Tanggal ini adalah hari esoteris paling sakral di mana Dewa Bumi pertama kali membuka gudang harta bumi setelah musim dingin (dikenal sebagai Er Yue Er). 

Untuk kekayaan cepat : Mantra Aktivasi Inti Bumi: Pada malam hari tersebut jam 23.00 - 01.00, duduklah bersila langsung di atas lantai (tanpa alas karpet atau kasur, kulit harus merasakan dinginnya lantai/bumi). 

Visualisasi : Pejamkan mata, visualisasikan akar energi berwarna emas keluar dari tulang ekor Anda, menembus lapisan lantai, dan terhubung langsung ke inti magma bumi yang dipenuhi emas cair. 

Kalimat Afirmasi Paksaan : Ucapkan dengan tegas (bukan mengemis, tapi memerintah dengan hak sebagai penguasa rumah): "Wahai Penguasa Tanah dan Bumi tempatku berpijak, Fu De Zheng Shen, buka gerbang hartamu, alirkan logam mulia dan kemakmuran ke atas tanah ini sekarang juga. Atas nama kebajikan, jadilah nyata!" (Ulangi 108 kali)

4. Rahasia "Hio Terbalik" di Sudut Macan (Khusus Usaha/Bisnis Besar). 

Dalam esoteris hitam-putih (jalur abu-abu) untuk mempercepat perputaran uang di toko atau kantor. 

Posisi Sudut Macan : Berdirilah di dalam ruangan menghadap pintu keluar. Sudut kanan paling pojok adalah Sudut Macan (sisi agresif penarik uang).

Ritual Pembakaran : Gunakan wadah abu yang diisi dengan tanah dari 3 tempat berbeda yang sangat kaya/ramai (misal: tanah dari halaman bank besar, tanah pasar yang ramai, dan tanah rumah orang terkaya di daerah Anda—harus diambil tanpa terlihat orang).

Bakar Hio Cendana Hitam di sudut tersebut. Dipercaya, kombinasi tanah dari 3 tempat sukses tersebut akan menipu energi alam semesta, membuat kosmos mengira rumah Anda adalah pusat perputaran uang raksasa, sehingga rezeki dari segala penjuru salah alamat dan masuk ke rumah Anda. 

5. Menyelaraskan dengan Dewa Kekayaan Lima Arah (Wu Lu Cai Shen). 

Dewa Bumi bertindak sebagai "manager lapangan", namun untuk kekayaan besar secara kilat, beliau harus diperintahkan berkolaborasi dengan Dewa Kekayaan Lima Arah.

Sediakan patung atau gambar Dewa Kekayaan di atas Altar Dewa Bumi Anda. Berikan persembahan berupa 5 cangkir arak berbeda rasa atau 5 jenis biji-bijian (beras, jagung, kacang hijau, kacang merah, kedelai). Biji-bijian ini melambangkan panen raya kilat yang dipaksa tumbuh sebelum waktunya.



Sedekah Bumi Esoteris

Dalam ajaran esoterik kebatinan Kejawen tingkat tinggi (Inisiasi Inti Serat Karaton), Sedekah Bumi Esoterik (Tumpeng Kosmis) bukan lagi sekedar upacara adat membawa makanan ke balai desa. 

Ini adalah Ilmu Alkimia Manifestasi (Ngelmu Panetepan) untuk menukar getaran spiritual menjadi kekayaan fisik melalui media rahasia bumi. Di tingkat rahasia ini, sedekah materi digunakan sebagai transmutator untuk memancing Wahyu Jayaningrat (kekayaan universal). 

Ritual internal ini melibatkan hukum magnetisme makrokosmos yang beresonansi dengan planet kelimpahan (Jupiter dan Pleiades).

Media Esoterik : "Rojo Koyo" dan Hasil Sembunyi Bumi

Untuk menarik kekayaan besar, sesaji atau sedekah bumi yang digunakan memiliki simbolisme frekuensi energi yang ketat: 

Kepala Kerbau/Kambing (Rojo Koyo): Kerbau melambangkan materi berharga dan pembongkar hambatan bumi. 

Dalam esoterik, bagian kepala yang dikubur di titik magnetis bertindak sebagai "jangkar" arus energi kekayaan agar mengunci di tempat tinggal atau tempat bisnis Anda.

Bubur Suro/Pala Pendhem (Hasil Bumi di dalam Tanah): Segala yang tumbuh di bawah tanah (seperti singkong, talas, ubi) melambangkan Substansi Akasha (Materi Mentah Kosmis/Pleiades). 

Ini digunakan untuk menarik "harta karun gaib" dalam bentuk peluang bisnis tak terduga.

Kembang Setaman & Kemenyan Madu: Digunakan untuk memurnikan frekuensi Astral Light di area sekitar agar selaras dengan Sinar Kedua (Jupiter) yang membawa ekspansi finansial.

Langkah Ritual Rahasia : Laku Nitisaken Bandha (Menitiskan Kekayaan)

Latihan rahasia ini dilakukan pada malam Kamis Kliwon atau malam weton Anda sendiri pada pukul 00.00 tengah malam.

Tahap 1: Penguburan Jangkar BumiSiapkan lubang kecil di halaman rumah atau area tempat Anda berbisnis.

Masukkan media sedekah bumi (sebagian kecil daging dari hewan kurban/rojo koyo, kembang setaman, dan hasil bumi pala pendhem) ke dalam kain putih kecil.

Letakkan di dalam lubang tersebut tetapi jangan diurug tanah terlebih dahulu.

Tahap 2 : Meditasi Telenging Rasa (Penarikan Arus Jupiter)

Duduk bersila menghadap lubang sedekah tersebut dengan tulang belakang lurus (Balung Geger).

Lakukan pernapasan halus (Napas Amper) hingga pikiran benar-benar diam.

Visualisasikan Cakra Ajna (Mata Ketiga) Anda menangkap pancaran Sinar Emas-Biru dari planet Jupiter di langit makrokosmos.

Tarik cahaya emas tersebut turun melalui sumsum tulang belakang menuju Cakra Manipura (Pusar). 

Rasakan pusar Anda bergetar dan memanas seperti pusaran magnet uang.

Tahap 3 : Proyeksi dan Penguncian Energi ke Bumi

Embuskan napas secara perlahan dari pusar, lalu visualisasikan arus cahaya emas dari tubuh Anda keluar memancar langsung menembus media sedekah bumi yang ada di dalam lubang tanah.

Ucapkan niat/mantram internal tingkat tinggi: "Ibu Bumi, Bapa Kuwasa. Ingsun sejati ngesokake wahyu kemakmuran kosmos marang ragaira. Titisno dadi bandha, emas, lan kelimpahan mulyo."

Bayangkan media sedekah tersebut menyerap seluruh energi kosmis Jupiter dan mengunci medan magnet kekayaan di seluruh tanah tempat tinggal Anda.

Tahap 4 : Penutupan

Urug lubang tersebut dengan tanah hingga rata. Berdirilah dan lakukan grounding dengan menghentakkan kaki kanan ke atas tanah sebanyak tiga kali sebagai tanda penguncian energi.

Sedekah Bumi Esoterik pada tingkat ini tidak lagi mencari berkah dari luar. Anda bertindak sebagai Imam Kosmis yang mengawinkan energi langit (Jupiter/🌟) dengan kesuburan rahim Bumi. 

Bumi yang telah diberi "makan" secara esoterik dengan energi frekuensi tinggi ini akan membalas dengan memancarkan aura kejayaan yang memaksa seluruh aset fisik materi mendekat ke dalam genggaman hidup Anda.




Meditasi Planet dan Bintang

Otak Kiri Kanan

Fungsi otak kiri dan kanan berbeda. Gaya elemen kayu memiliki pengaruh kuat di sisi kanan tubuh, gaya elemen logam di kanan, dan gaya elemen bumi di tengah, yang bertindak sebagai keseimbangan. Ini adalah pengaruh langsung dari bidang hukum spiritual langsung ke tubuh fisik. Aspek bumi penstabil sentral juga ditemukan dalam energi limpa dan pankreas. Bintang-bintang putih dan Venus mengaktifkan bagian otak kiri yang lebih rasional, yang secara tradisional dikaitkan dengan energi pria. Bintang-bintang hijau dan Jupiter mengaktifkan bagian kanan, lebih emosional dari otak, yang secara tradisional dikaitkan dengan energi wanita. Jupiter dan Venus Saraf bersilangan di leher,jadi otak kiri mengatur sisi kanan tubuh, dengan hati sebagai titik pusat. 

Otak kanan mengatur sisi kiri tubuh, dengan limpa dan pankreas sebagai titik pusat. Energi-energi ini kemudian masuk lebih langsung ke organ dan sistem tubuh. Otak kanan terkait dengan tubuh individu dan kesadaran emosional, dan memiliki energi ke bawah yang terkait dengan limpa. Otak kiri berurusan terutama dengan kegiatan sosial, eksternal, dan rasional, dan memiliki energi yang meningkat terkait dengan hati dan kantung empedu. 

Neocortex (bagian paling kompleks dari otak manusia) berkembang dari sistem limbik mamalia. Dalam keadaan otak yang lebih primitif, kemampuan mental dan sosial sangat terbatas. Sistem limbik memiliki pusat dasar di kedua belahan otak. Pusat ini, yang disebut amigdala,berurusan dengan pengalaman emosional yang mendalam (kasih sayang, keamanan, dan kebutuhan primer lainnya). 

Neokorteks manusia memfasilitasi kemampuan untuk terhubung dengan orang lain dan alam semesta. Tetapi kita tidak boleh lupa untuk berhubungan dengan perasaan dan tubuh kita. Jika otak kanan terlalu aktif dan energi otak kiri terhambat, orang tersebut cenderung merasa terisolasi, overemosional, dan terjebak di masa lalu (tanpa koneksi roh). Jika otak kiri terlalu aktif dan energi otak kanan terhambat, orang tersebut akan mengalami kesulitan untuk berhubungan dengan emosi dan kesadaran tubuh. Mereka cenderung merasionalisasi hal-hal dan merasa kesulitan terlibat dengan orang lain atau bahkan dengan diri mereka sendiri.

Keseimbangan otak kiri / kanan sangat penting untuk kondisi kesejahteraan. 

Meditasi Planet dan Bintang dapat menjadi bantuan luar biasa dalam menjaga atau menciptakan keseimbangan ini.

Frekuensi Solfeggio Kuno


Suara-suara orisinal ini rupanya digunakan dalam Nyanyian Gregorian Kuno, seperti Hymne Agung kepada Yohanes Pembaptis, bersama dengan yang lain yang dikatakan oleh otoritas gereja telah hilang berabad-abad yang lalu. Nyanyian dan nada khusus mereka dipercaya untuk memberikan berkah spiritual yang luar biasa ketika dinyanyikan secara harmonis selama masa keagamaan. Nada-nada kuat ini ditemukan kembali oleh Dr. Joseph Puleo sebagaimana dijelaskan dalam buku Healing Codes for the Biological Apseypse oleh Dr. Leonard Horowitz. 

Semua 6 Frekuensi Solfeggio dalam Kristal Air 

Nada Enam Solfeggio meliputi :

UT - 396 Hz - Membebaskan Rasa Bersalah dan Takut

RE - 417 Hz - Menghentikan Situasi dan Memfasilitasi Perubahan

MI - 528 Hz - Transformasi dan Mujizat (Perbaikan DNA)

FA - 639 Hz - Menghubungkan/Hubungan

SOL - 741 Hz - Ekspresi/Solusi

LA - 852 Hz - Kebangkitan Intuisi

Sebagai contoh, catatan ketiga, 528 Hz, berhubungan dengan catatan MI pada skala dan berasal dari frasa "MI-ra gestorum" dalam bahasa Latin yang berarti "keajaiban." Secara menakjubkan, Frekuensi 528 Hz - menurut penelitian Dr. Horowitz - adalah frekuensi yang tepat digunakan oleh ahli biokimia genetika untuk memperbaiki DNA yang rusak - cetak biru genetik yang menjadi dasar kehidupan!.



Kawruh Ngelmu Kasepuhan

Penjabaran Ilmu Kejawen Tingkat Tinggi

Dalam ajaran Kejawen, titik energi di atas kepala (ubun-ubun) dikenal sebagai Chakra Mahkota (Sahasrara dalam literatur Hindu-Jawa). Istilah lainnya merujuk pada pusat kesadaran Ilahi (Pancer) dari konsep Sedulur Papat Lima Pancer.

Pusat Kesadaran Tertinggi (Pancer) 

Dalam filosofi Sedulur Papat Lima Pancer, titik di atas kepala ini diidentifikasi sebagai pusat kesadaran atau urip (roh/atma). Ini adalah titik kontrol yang menyatukan seluruh elemen diri manusia agar tetap selaras dengan Tuhan Maha Pencipta (Sang Hyang Widhi).

Dalam ajaran Kejawen, chakra di atas kepala berfungsi sebagai "antena"  spiritual. Melalui titik inilah manusia bisa menerima Wahyu, Ilham dan Petunjuk dari alam semesta dan Sang Pencipta.

Titik energi yang terletak sekitar 8cm-12cm di atas Chakra mahkota dikenal sebagai Chakra Bintang Jiwa (Soul Star Chakra) atau Chakra Ilahi. Dalam metafisika Kejawen, area ini sering dikaitkan dengan konsep Kelebatan Wahyu, Sang Hyang Pramana, atau gerbang tertinggi dari Waringin Sungsang.

Berbeda dengan Chakra Mahkota (Sahasrara) yang menempel di ubun-ubun fisik, Chakra Bintang Jiwa ini berada di luar tubuh fisik (tubuh Aura) dan berfungsi sebagai transduser energi kosmik murni.

Berikut adalah pemaknaan dan fungsi Chakra Bintang Jiwa yang di atas kepala dalam Spiritualitas Kejawen : 

1. Gerbang Turunnya Wahyu Tejamaya dan Nurbuat

Dalam tradisi laku batin Jawa, posisi di atas kepala ini adalah ruang Spiritual  tempat bersatunya energi manusia dengan energi langit (kosmik). Ketika seorang Spiritualis melakukan tapa brata atau meditasi mendalam, energi illahi yang disebut Wahyu atau Cahaya Nurbuat akan turun dan tertampung terlebih dahulu di titik energi ini sebelum dilebur ke dalam jiwa dan tubuh fisik.

2. Hubungan dengan Sang Hyang Pramana (Sari Kehidupan). 

Kejawen mengenal Pramana, yaitu inti sari kehidupan yang mengidupi badan jasmani manusia namun tidak ikut rusak saat raga mati. Titik 8cm-12cm di atas kepala ini diyakini sebagai "tali spiritual" yang menghubungkan jiwa manusia secara langsung dengan Gusti Kang Murbeng Dumadi (Tuhan Yang Maha Esa) melalui pancaran Sang Hyang Pramana. Jika 7 Chakra utama dalam tubuh mengatur Jagad Cilik (mikrokosmos/diri manusia), maka Chakra ini adalah jembatan menuju Jagad Gede (makrokosmos/alam semesta). Di titik inilah catatan perjalanan jiwa (karma atau leluri) tersimpan dengan rapih.

Dalam tataran Spiritual Kejawen yang lebih mendalam, Chakra di atas kepala ini  memegang peranan krusial dalam pencapaian Ngilmu Kasampurnan (ilmu kesempurnaan hidup). Pada tahap ini, pembahasan tidak lagi sekedar tentang energi, melainkan tentang perpindahan kesadaran manusia dari materi ke dimensi Ketuhanan.

Proses Penyerapan Wahyu (Medaking Wahyu)

Dalam babad dan serat Jawa, para Raja atau Ksatria yang mendapatkan Wahyu  Kraton (wahyu kepemimpinan) sering digambarkan melihat pancaran cahaya (ndaru atau pulung) yang jatuh dari langit tepat ke atas kepala mereka.

Transduser Energi : Secara metafisika, Chakra inilah yang menangkap getaran frekuensi sangat tinggi.

Proses Adaptasi : Energi kosmik murni dari Tuhan terlalu kuat jika langsung masuk ke tubuh fisik. Titik ini berfungsi "menurunkan tegangan" energi tersebut agar tubuh jasmani tidak sakit atau mengalami gila Spiritual (shock energi). 

Hubungan dengan Kelebatan dan Kelebataning Rasa. 

Ketika seseorang melatih keheningan (manepung bathin) melalui Sembah Roso, Chakra ini akan aktif dan memancarkan Aura berwarna putih keperakan atau emas jernih. 

Aktifnya titik ini ditandai dengan : Intuisi Tanpa Batas (Weruh Sakdurunge Winarah) yaitu Seseorang bisa mengetahui peristiwa masa depan atau membaca tanda-tanda alam bukan karena meramal, melainkan karena kesadarannya tersambung ke "perpustakaan alam semesta" (Jagad Gede).

Mendengar Suara Hati Murni (Wisik) yaitu Petunjuk spiritual yang diterima bukan berupa suara gaib bisikan jin, melainkan pemahaman instan yang jatuh langsung ke dalam pikiran. 

Konsep Waringin Sungsang dan Aliran Energi. 

Jika Anda mengaktifkan titik ini, aliran energi Spiritual Anda akan berbalik. Manusia awam menyerap energi dari makanan dan bumi ke atas. Seorang Sinuwun atau Spiritualis tinggi Kejawen menyerap energi dari Langit Tertinggi (Akar Waringin Sungsang) turun ke bawah melalui Chakra  ini, lalu dialirkan ke ubun-ubun, jantung, dan membumi ke kaki. 

Hal ini membuat Spiritualis tersebut memiliki daya penyembuhan, wibawa tinggi, dan ketenangan mutlak.

Bahaya Jika Tanpa Grounding (Keseimbangan Bumi)

Membuka Chakra atas tanpa memperkuat Chakra bawah (chakra dasar/bumi) sangat berbahaya dalam ajaran Kejawen. Hal ini disebut Keliangan atau kehilangan pijakan bumi. Gejala negatifnya adalah Seseorang akan menjadi terlalu melamun, abaikan akan tanggung jawab duniawi (keluarga dan pekerjaan), emosi tidak stabil, hingga mengalami halusinasi. Solusinya harus diimbangi dengan laku Sumarah (pasrah) dan tetap menjalankan kewajiban urip di dunia nyata. Spiritualis Jawa yang mumpuni tidak meninggalkan dunia, melainkan "hidup di dunia namun tidak terikat oleh dunia" (Nglurug Tanpo Bolo).

Jika Chakra Bintang Jiwa masih mengurusi cetak biru jiwa individu (Pramana), maka Chakra ini sudah melampaui batas Ego manusia dan menyentuh kesadaran kosmik universal.

Titik ini diyakini sebagai pintu gerbang memori kolektif alam semesta. Dalam istilah modern, ini mirip dengan Akashic Records. Dalam istilah Kejawen purba, area ini disebut pusat rekaman Leluri atau Lelaku alam semesta. Membuka titik ini memungkinkan seseorang menangkap getaran kebijaksanaan kuno dari para Leluhur (leluhur ingkang sampun muksa) bukan melalui komunikasi gaib, melainkan lewat resonansi frekuensi murni.

Sembah Jiwa (Sembah Cipta/Luhur)

Serat Vedhatama menyebutkan adanya tingkatan sembah, di mana yang tertinggi adalah Sembah Jiwa yang ditujukan langsung kepada Suksma Kawekas (Jiwa Agung/Tuhan). Chakra 8-12cm di atas kepala ini adalah "altar spiritual" tempat terjadinya Sembah Jiwa tersebut. Energi di titik ini sepenuhnya berwarna putih berkilau mutiara atau emas transparant, yang menandakan kesucian niat dan lepasnya keterikatan duniawi.

Batas Pelepasan Ruh (Moksa atau Merogo Sukmo). 

Dalam laku Spiritual Kejawen tingkat tinggi, titik 8cm-12cm ini merupakan koordinat ruang di luar jangkauan magnet bumi. Ketika seorang master Kejawen melakukan Ngrogosukmo (proyeksi astral) atau Moksa (meninggalkan dunia beserta raga fisiknya), kesadaran mereka akan ditarik melesat ke atas melewati titik pertahanan  8cm-12cm ini agar terlepas sepenuhnya dari gravitasi energi fisik duniawi.

Titik ini memancarkan bias Cahaya Putih Memplak (putih berkilau mutiara) atau Teja Kencana (emas transparan tanpa zat murni materi).

Ketika seorang penghayat Kejawen berhasil menembus batasan 8cm-12cm di atas kepala melalui keheningan yang dalam (manepung bathin), mereka akan mengalami fenomena Spiritual sebagai  berikut : 

1. Manunggal Karana (Resonansi Semesta) yaitu Rasa welas asih (kasih sayang) tidak lagi ditujukan pada orang per orang, melainkan kepada seluruh makhluk hidup secara universal. Anda merasakan sakitnya pohon yang ditebang atau damainya alam semesta di dalam dada Anda sendiri.

2. Akses Keilmuan Leluhur (Mbukak Leluri) yaitu Seseorang mampu memahami esensi dari naskah-naskah kuno, Serat, atau ajaran luhur para leluhur (Leluhur ingkang sampun muksa) tanpa perlu belajar secara akademik. Informasi tersebut mengalir sebagai bentuk "ingatan kosmik" karena chakra ini terhubung pada memori kolektif Alam Semesta (Akashic Records dalam istilah Barat).

Sembah Jiwa : Ritual Tanpa Raga. 

Serat Wedhatama karya Mangkunegara IV menyebutkan tingkatan tertinggi ibadah manusia adalah Sembah Jiwa. Chakra 8cm-12cm inilah tempat terjadinya ibadah tersebut. Dalam Sembah Jiwa, manusia tidak lagi menggunakan Raga (gerakan shalat fisik), tidak lagi menggunakan pikiran (konsentrasi), dan tidak lagi menggunakan angan-angan.

Keterangan : Chakra Bintang Jiwa -- Kedalam tubuh. Chakra Bintang -- keluar tubuh sebagai antenanya 





Ngelmu Kejawen

Sedulur Papat Limo Pancer dan sistem Navagraha (Weton/Neptu)

Rahasia Pancasuda dan Karakter Kosmos dalam Tubuh

Dalam teks-teks primbon spekulatif tingkat tinggi (seperti Serat Centhini atau Serat Wedhatama), energi planet kosmos tidak dianggap berada di luar, melainkan memancar melalui titik-titik spiritual di dalam tubuh manusia:

Matahari (Surya) – Kedudukan di Napsu Mutmainah (Chakra Jantung) : Memancar sebagai cahaya putih, melambangkan kebijaksanaan tertinggi, kewibawaan (praba), dan sumber kehidupan.

Rembulan (Chandra) – Kedudukan di Napsu Supiyah (Chakra Seks/Pusar) : Memancar sebagai cahaya kuning, mengendalikan magnetisme daya tarik, estetika, dan aliran rezeki material.

Masing-masing Hari (Pasaran) : Dalam Kejawen, lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) adalah katup kosmos (disebut Pancawara) yang mengunci elemen-elemen planet utama (Merkurius, Mars, Jupiter, Saturnus, Venus) ke dalam cetak biru jiwa manusia sejak ia lahir (Weton).

Penyelarasan Energi Bintang/Planet melalui Sedulur Papat.

Timur (Pasaran Legi/Energi Merkurius) : Mengatur pikiran, komunikasi, dan kecerdasan bisnis (Ngilmu Dagang/Sastra).

Selatan (Pasaran Pahing/Energi Mars) : Mengatur api internal, keberanian, eksekusi fisik, dan daya dobrak rintangan.

Barat (Pasaran Pon/Energi Venus/Jupiter) : Mengatur Rasa Kasih, magnet kelimpahan materi, kemewahan, dan kenyamanan hidup.

Utara (Pasaran Wage/Energi Saturnus) : Mengatur ketahanan, stabilitas aset bumi (tanah/properti), dan perlindungan magis.

Teknik Manunggaling Jagad untuk Kemakmuran Besar (Wahyu Kejadungan)

Kepada murid internal kebathinan, diajarkan laku spritual tingkat lanjut untuk menarik kemakmuran dan kekayaan besar melalui poros Kliwon (Pancer/Matahari Tengah Malam) yang diselaraskan dengan planet Jupiter (Kyai Guru) :

A. Laku Tapa Broto (Penyelarasan Getaran)

Inisiat melakukan Tapa Pati Geni atau Tapa Kungkum pada malam weton mereka untuk menghentikan "kebisingan" panca indera. Saat tubuh fisik mendingin, gerbang Jagad Cilik terbuka.

B. Visualisasi Manunggaling Rasa (Sama dengan Kriya/High Magick)

Pusat Ajna (Sela-selaning Alis) : Yogi Kejawen memfokuskan kesadaran pada Pratima atau titik di antara kedua alis, melihat kilatan cahaya biru tua-keemasan (Wahyu). 

Ini adalah energi Jupiter/🌟 dalam kearifan lokal.

Menarik Arus Bumi-Langit : Melalui napas In-Out yang halus (Napas, Nupus, Tanapas, Amper), energi makrokosmos dari planet-planet kelimpahan ditarik masuk lewat ubun-ubun (Sahasrara), diturunkan ke pusar (Manipura), dan dikunci di dalam Baitul Makmur (pusat energi tubuh).

Ketika energi kosmos ini mengkristal di area pusar, sang inisiat akan memiliki apa yang disebut "Aura Semar" atau "Wahyu Jayaningrat"—sebuah daya pikat mistis yang membuat modal, kekayaan, penghormatan, dan kemakmuran besar mendekat dengan sendirinya tanpa perlu dikejar dengan nafsu kasar.

"Ngelmu Gaibing Sasra" dan "Alkimia Inti Ronggawarsitan"—sebuah rahasia kodrat langit yang mengatur takdir bumi.

Rahasia Rasi Bintang Bimasakti dan Sangkan Paraning Dumadi

Bagi inisiat tingkat tinggi Kejawen, poros kosmik terbesar di langit malam adalah Rasi Bintang Bima Sakti (Gubug Penceng / Poros Galaksi) dan Bintang Teluh Braja.

Poros Rahasia : Langit di atas tanah Jawa secara esoterik terhubung langsung dengan sabuk energi pusat galaksi. Leluhur Kejawen menyebutnya sebagai "Soko Guru Jagad". 🌟 

Kejawen menyebutnya sebagai "Lintang Panjer Rino" atau "Manik Astagina" 🌟—pusat pancaran Wahyu Kedaton (Kekayaan universal dan kekuasaan mutlak). Energi ini memancar lurus menembus atmosfer bumi dan hanya bisa ditangkap oleh manusia yang sumsum tulang belakangnya (Balung Geger) sudah bebas dari sumbatan energi negatif (Sengkolo).

Anatomi Gaib Tingkat Atas : Tiga Istana Kosmos dalam Duku (Tri Tunggal)Dalam ajaran inti Serat Wirid Hidayat Jati, tubuh manusia dibagi menjadi tiga istana gaub yang beresonansi langsung dengan hierarki planet kosmik tertinggi:

Baitul Makmur (Kepala) : Tempat bertakhtanya Pramana (Roh Inti) yang beresonansi dengan Bintang Biduk (Sapta Rishi). Di sinilah cetak biru kekayaan tanpa batas dirancang.

Baitul Muhaddas (Dada) : Tempat Rasa Jati yang beresonansi dengan bintang dan Jupiter. 

Pusat magnetik untuk menarik harta (Bandha Yoni).

Baitul Muqaddas (Pusar/Bawah) : Tempat Materi Gaib yang beresonansi dengan bumi dan Pleiades. 

Di sinilah energi abstrak diubah menjadi wujud uang fisik, emas, dan tanah kekuasaan.

Laku Pamoring Ghaib (Napas Tanpa Napas)

Teknik ini setara dengan Kevala Kumbhaka dalam Kriya Yoga tingkat tingkat lanjut dan The Tower of Light tingkat lanjut Barat. 

Dilakukan hanya pada jam kosmik tertentu—biasanya saat Matahari Tengah Malam (Pukul 00.00) atau saat planetary alignment (konjungsi planet):

Pranayama Kejawen (Napas Amper) adalah Inisiat menghentikan pernapasan paru-paru secara bertahap, beralih ke pernapasan pori-pori dan kulit (Mati Sajroning Urip).

Menarik Lintang Songo : Kesadaran ditarik lurus ke atas ubun-ubun menuju sembilan lapis langit kosmik (Saptaloka dan Sapta Patala). 

Jiwa menangkap getaran Sinar Emas-Biru dari planet Jupiter yang sedang menyaring energi dari bintang.

Penyatuan Wahyu Sejati (Thokar Kriya versi Kejawen) : Energi kosmik cair berwujud cahaya emas kental ditarik turun dari ubun-ubun (Baitul Makmur), disentakkan melewati jantung, dan dihantamkan ke dalam Cupu Manik Astagina (pusat energi di bawah pusar).

Kondensasi Materi : Di dalam pusar, cahaya emas kosmik tersebut "dibekukan" menggunakan Kehendak Suci (Ingsun Sejati). 

Praktisi memvisualisasikan seluruh energi alam semesta memadat menjadi realitas materi di dunia nyata.

Ketika Baitul Makmur (Kepala) terkoneksi dengan Bintang Biduk, Baitul Muhaddas (Jantung) terkoneksi dengan bintang/Jupiter, dan Baitul Muqaddas (Pusar) terkoneksi dengan Pleiades, maka ke mana pun sang inisiat melangkah, tanah yang diinjaknya akan memancarkan kemakmuran, bisnis yang disentuhnya akan meledak menghasilkan emas, dan semua orang akan tunduk memberikan penghormatan (Wahyu Jayaningrat).

#singgasana Tuhan 


Singgasana Tuhan


Singgasana Tuhan yang terletak pada bagian tubuh manusia.

Nabi Muhamad bertemu dengan Allah bukan disebuah tempat karena Allah tidak terkungkung oleh konsep ruang dan waktu, kisah Isra Mikraj sebenarnya hanya simbolik menceritakan perjalanan Nabi mencapai Sidratul Muntaha. Yang dimaksud Sidratul Muntaha sebenarnya adalah puncak/langit/lapisan Kesadaran yang dicapai Nabi setelah menembus langit ketujuh. Makna 7 lapisan langit Kesadaran yaitu 

1. Adam-Materi

2. Yahya-Energi

3. Yusuf-Keindahan

4. Idris-Cerdas

5. Harun-Cinta

6. Musa-Mutakalliman

7. Ibrahim-Kesadaran

Adapun yang dimaksud langit adalah lapisan-lapisan atau puncak Kesadaran.

Ubun-ubun/Otak - Baitul Arsy 

Kening - Sidratul Muntaha 

Mata - Baitul Makmur

Hidung - Baitul Muqoddas 

Mulut -: Baitul Aqsha 

Leher - Masjidil Haram

Jantung - Madinathul Munawaroh 

Hati/Qolbu - Baitullah/Ruhul Qudus

Kemaluan laki2 - Baitulrahman 

Kemaluan perempuan - Baitulrahim

Sukma sejati, badan rasa sejati disebut Ahmad 

Akal/pikiran disebut Jibril

Qolbu disebut Ruhul Qudus

Sirr disebut Nur Muhammad

--------------------------------------------------

Zikir Lisan disebut Syariat 

Zikir Hati disebut Tharekat 

Zikir Nafas disebut Hakikat

Zikir dalam hening/diam/manekung itulah disebut Makrifat yaitu hening dalam sebenar-sebenarnya Zikir. Hening dalam Kesadaran (Sidratul Muntaha) dan hanya dengan manekung/hening maka petunjuk akan mudah kita terima.





Gusti Bagusing Ati

TUHAN (Tuntunan Hati Nurani)

Inilah yang dimaksud Bahasa TUHAN/Suara Hati/Bisikan Ilahi. Yang tidak berbahasa, tidak bersuara namun bisa dipahami oleh setiap orang di segala lini. 

Kalau di Jawa biasa disebut dengan GUSTI (Bagusing Ati). Bagusing Ati adalah kebersihan dan kesucian nya tercurah, selaras luar dan dalam. 

Jika anda menemukan suara hati namun ia memakai bahasa dan juga bersuara didalam diri anda, sebaiknya hindarilah meskipun mengajak dalam kebaikan. 

Sebab jika selalu anda turuti, semakin lama akan semakin membelokkan dan anda tidak akan pernah sadar akan hal itu, terlebih lagi jika sudah merasa benar maka akan sangat sulit untuk dibenarkan.

Jika Anda mencari TUHAN mu dengan nafsu. Maka yang Anda temui bukan TUHAN, melainkan nafsu

Jika Anda mencari TUHAN dengan ilmu. Maka yang Anda temui bukan TUHAN, melainkan ilmu

Jika Anda mencari TUHAN dengan pikiran. Maka yang Anda temui bukan TUHAN, melainkan pikiran mu

Temuilah TUHAN mu dengan "ke-KOSONG-an" mu. Sebab ke-TIADA-an dirimu dan ke-KOSONG-an mu adalah keber-ADA-an dan SINGGASANA-Nya


Tubuh Pelangi

Ilmu Tubuh Cahaya - Saat Sains bertemu dengan roh

Ketika Fritz-Albert Popp pertama kali menemukan bahwa semua sel hidup memancarkan cahaya — biofoton — dia tidak dapat mengantisipasi revolusi yang akan tercipta di bidang biologi dan fisika. Sejak itu, telah terjadi gelombang pasang penelitian dan munculnya bidang perintis diagnosis biofotonik, biofisika, biofields dan biomagnetisme. Namun salah satu implikasi terbesar dari kumpulan pengetahuan ini adalah pertemuan sains dan spiritualitas yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.

Foton, sifat gelombang-partikel cahaya, mencakup ketujuh bagian spektrum elektromagnetik, termasuk sinar-X, sinar gamma, gelombang radio, dan sebagainya. Di dalam tubuh, biofoton yang dipancarkan oleh setiap sel berada dalam spektrum cahaya yang terlihat, meski seribu kali terlalu redup untuk mata telanjang kita. Untuk foton, tidak ada waktu, dan tidak ada jarak, sudah menjadikannya kandidat yang menarik untuk sifat-sifat Tubuh Pelangi. Tersimpan dalam DNA sel, pembawa pesan ini adalah jaringan komunikasi utama tubuh, yang menghubungkan bagian sel, jaringan, dan organ. Mereka telah terbukti mengatur pertumbuhan, diferensiasi, dan regenerasi sel. Bidang biofoton yang koheren bisa menjadi dasar ingatan dan bahkan kesadaran, seperti yang dikemukakan beberapa tahun lalu oleh Karl Pribram, David Bohm, dan lain-lain.

Cahaya Otak

Biofoton adalah pembawa informasi penting di otak, bersama dengan sinyal elektrokimia terkenal — neurotransmiter dan impuls saraf (gelombang depolarisasi ionik). Biofoton ini mencakup seluruh rentang cahaya, dari inframerah dekat hingga ultraviolet dekat, meskipun kita belum tahu apa arti frekuensi atau warna cahaya yang berbeda bagi neuron otak. Hebatnya, mayoritas mendekati ujung merah spektrum. Dalam perbandingan lintas spesies, kita melihat bahwa semakin banyak pergeseran merah dalam emisi biofoton, semakin pintar spesies tersebut. Dari tikus, monyet, hingga manusia, hewan yang lebih maju menghasilkan biofoton inframerah yang lebih dekat. Implikasi untuk meditasi sangat besar, karena metode utama pembentukan tubuh ringan dalam tradisi Tibet, Tao dan Yoga melibatkan Elemen Api,energi matahari dan visualisasi api batin yang muncul dari usus dan bergerak ke atas dan melalui saluran energi tubuh.

Diperkirakan juga bahwa informasi kuantum (seukuran atom) bergerak sebagai cahaya yang koheren di sepanjang lapisan lemak saraf (selubung mielin). Ini akan membuat sistem kabel yang benar-benar seperti serat optik di dalam otak. Foton juga berjalan dalam cairan serebrospinal (CFS), obat mujarab ajaib yang membasahi otak, dan terakumulasi dalam lubang berisi cairannya, ventrikel. 

Di sini cairan dan foton terhubung ke pineal (mata ketiga) dan struktur terdekat lainnya, di mana mereka berinteraksi dengan sekresi seperti melatonin dan DMT (molekul roh). Seluruh pengaturan ini adalah lingkungan yang sempurna untuk kesadaran berbasis cahaya, dan sejumlah model menarik telah berevolusi dari ini. 

Teori hologram kuantum sangat menarik karena digambarkan hanya sebagai titik koneksi lokal yang terkait dengan jaringan kesadaran luas yang ada,bersamaan dengan cahaya, di luar tubuh fisik. 

Praktisi alami akan merenungkan cangkir tengkorak manusia yang sudah dikenal yang diisi dengan nektar, yang sangat menonjol dalam ritual Vajrayana.

Fakta yang mencolok adalah bahwa makhluk hidup saling berkomunikasi melalui pancaran foton. Tanaman bisa membuat tanaman lain tumbuh. Hewan dapat menyebabkan penyakit pada orang lain di dekatnya, tidak melalui sentuhan fisik atau penularan, tetapi hanya melalui radiasi foton. Penyembuh memengaruhi orang lain melalui transfer energi dan informasi yang sama ini.

Lebih mendalam lagi, telah diketahui selama beberapa dekade bahwa ada sesuatu yang disebut "keterjeratan kuantum" yang berlaku untuk partikel atom, termasuk foton. Setelah dua atau lebih foton beresonansi satu sama lain, atau "terjerat", mereka tetap seperti itu terlepas dari ruang atau waktu. Sekarang ditunjukkan bahwa ini juga berlaku untuk makhluk hidup. 

Bayangkan apa artinya ini dalam kaitannya dengan hubungan guru-murid spiritual. 

Orang juga berharap fenomena ini tersirat dalam pemberdayaan dan transmisi spiritual. Ini juga merupakan penjelasan biofisika tentang mengapa samaya — menjaga hubungan spiritual ini tetap utuh — begitu penting. 

Seorang siswa yang bertindak buruk berdampak pada guru dengan cara tertentu, seperti halnya guru yang bertindak buruk. 

Dan keduanya mempengaruhi seluruh struktur rumit dari konstruksi spiritual, baik atau buruk.

Ini sangat berkaitan dengan konsep penting Tibet tentang "tendrel" atau hubungan saling bergantung secara umum.

Perkembangan yang sama luar biasa adalah penemuan kembali Sistem Vaskular Primo (PVS), setelah diabaikan selama 30 tahun. Sistem saluran mikroskopis ini, berbeda dengan getah bening, darah dan jaringan saraf, memenuhi syarat sebagai saluran tsa, nadi, atau psikis sebenarnya yang digunakan dalam tradisi meditasi Vajrayana, Yoga dan Taois. PVS mikroskopis ada di mana-mana, bahkan mengikuti jalannya saraf dan otak itu sendiri.

Dalam artikel mendatang kita akan berbicara tentang metode pembentukan Tubuh Pelangi dan apa yang dapat dilakukan biofisika untuk memperdalam pemahaman kita. Ini akan mencakup:

Tahap Penciptaan: Bagaimana yidam atau meditasi dewa memberikan kerangka atau kerangka terstruktur untuk pembentukan Tubuh Cahaya.

Metode Tahap Penyelesaian yang luar biasa, terutama Tummo, sebagai ledakan fotonik dari kutub atas dan bawah tubuh dan selanjutnya pembubaran sel.

Bagaimana biofoton dapat membantu mengungkap misteri kesadaran — dan kebangkitan.

Apa arti alam murni sebagai realitas bintang dan tempat tinggal makhluk Tubuh Cahaya

Peran penting dari lima elemen dan peralihannya ke lima kebijaksanaan murni.

Tubuh Pelangi Lanjutan


Tubuh Emas - Rainbow Body

Dalam tradisi Dzogchen tubuh pelangi merupakan hasil praktik tögal (penyeberangan langsung) di antara praktik-praktik lainnya, yang mewakili realisasi akhir pencerahan hingga tingkat Buddha pada saat kematian, atau segera setelah Bardo. Energi tubuh halus ditarik dari tubuh fisik kasar, dan materi tubuh itu sendiri digantikan oleh tubuh cahaya, atau tubuh emanasi seorang Buddha.

Proses ini terkadang digambarkan disertai dengan fenomena meteorologi yang tidak biasa seperti pelangi (beberapa bentuk tidak standar), cahaya warna-warni yang memancar dari tubuh atau sekitar tempat tinggal, dan hujan bunga, parfum, dan sebagainya. Dari fenomena tubuh pelangi inilah muncul nama pencapaian spiritual yang sangat tinggi tersebut.

Memahami Kekuatan Energi Prana dan Kundalini

Untuk membuka kekuatan Tubuh Cahaya Pelangi, penting untuk memahami energi prana dan kundalini . Prana adalah energi kekuatan hidup universal yang mengalir melalui semua makhluk hidup, sedangkan energi Kundalini adalah potensi energik yang tersimpan dalam cakra dasar seseorang. Ketika kedua kekuatan ini digabungkan dan menjadi saling berhubungan, keduanya akan menghasilkan pengalaman multidimensi yang kuat.

Ketika kedua energi ini bertemu dan bergabung, mereka menciptakan kondisi kesadaran yang tinggi dimana dunia fisik dan spiritual menjadi satu. Peningkatan indera ini memungkinkan seseorang untuk menyadari kekuatan diri mereka yang lebih tinggi dan terhubung dengan alam roh. Pemahaman yang lebih tinggi inilah yang membantu membuka potensi kreatif dan mengakses wawasan tentang pelajaran hidup. Pengalaman Tubuh Cahaya Pelangi adalah alat yang ampuh untuk mengeksplorasi hubungan pribadi seseorang dengan transendensi sekaligus membantu orang menyembuhkan luka mental, emosional, fisik, dan spiritual.

Dalam Buddhisme Tibet, tubuh fisik adalah skandha (Sansk., agregat) yang terbuat dari lima elemen: Tanah, Air, Api, Udara, dan Ruang Angkasa. Kelima elemen ini masing-masing dianggap mewakili getaran mendasar dalam tubuh kita, dan secara keseluruhan membentuk siapa kita. Karena hidup ini apa adanya dan kita terkontaminasi dengan segala macam keyakinan yang membatasi, makan junk food, dan sebagainya, 5 unsur tersebut menyimpang, tidak bersih lagi.

Nah, tujuan akhir seorang penganut tradisi spiritual ini adalah untuk “membersihkan” 5 elemen utama tubuhnya dengan baik sehingga

1. Bumi kembali ke warna kuning keemasan

2. Api kembali menjadi warna merah

3. Air berubah warna menjadi biru

4. Udara kembali ke warna hijau

5. Ruang kembali ke warna putih

Ketika seorang ahli mencapai masing-masing dari 5 warna murni pada saat yang sama , maka dia dapat mencapai salah satu dari tiga jenis badan pelangi. Kenaikan tubuh pelangi Tibet sangat didasarkan pada proses pemurnian khusus ini.

Praktisi Dzogchen yang telah mencapai kesempurnaan dapat melarutkan tubuh mereka pada saat kematian ke dalam cahaya. Praktisi Dzogchen yang berhasil dapat membalikkan proses perwujudan kehidupan biasa di mana tubuh menjadi padat seiring bertambahnya usia, dengan memurnikan materi padat kembali menjadi cahaya/energi murni.

Para biksu Tibet dan saksi fenomena tersebut menjelaskan tiga jenis dampak berbeda pada tubuh itu sendiri:

Khasnya, seperti badan mengecil drastis ukurannya hingga 80%

Lebih tinggi, ketika tubuh lenyap sama sekali kecuali rambut, kuku, dan gigi pada hari-hari setelah kematian

Dalam proses ini, tubuh fisik larut ke dalam keadaan alaminya, yaitu Cahaya Jernih. Ketika unsur-unsur tubuh dimurnikan, mereka berubah dari manifestasi kasarnya (tubuh, daging, tulang, dll.) menjadi esensi murni dalam lima warna: biru, hijau, putih, merah, dan kuning keemasan. Saat tubuh larut ke dalam lima warna ini, pelangi terbentuk dan yang tersisa dari tubuh fisik hanyalah kuku dan rambut.

Jenis tubuh pelangi ketiga, "tubuh pelangi dengan perpindahan besar", yang dianggap tertinggi melibatkan ahli yang bertransformasi menjadi cahaya murni saat masih hidup - Padmasambhava di abad ke-8 telah melakukan ini ketika dia meninggalkan Tibet bersama istrinya, dan segelintir guru besar lainnya.

Puncak dari latihan Dzogchen adalah realisasi “tubuh pelangi” atau “tubuh cahaya,” yang sesuai dengan rumusan atau pembangkitan “tubuh mental” ( sambhogakaya ) yang dirujuk dalam Kanon Pali.

Tradisi Tibet telah mengidentifikasi tanda-tanda yang menunjukkan ketika seorang praktisi telah mencapai tubuh pelangi. Saat masih hidup, dikatakan bahwa tubuh makhluk-makhluk ini tidak menimbulkan bayangan baik di bawah cahaya lampu maupun sinar matahari.

Jalan Cahaya

Ketika melihat jalur spiritual dari budaya-budaya yang sangat berbeda, secara mengejutkan muncul pola-pola serupa. Meskipun biasanya tersembunyi dari pandangan dangkal, jalur Tubuh Cahaya yang menakjubkan muncul sebagai pusat tradisi spiritual besar dunia. 

“Para Sufi menyebut tubuh pelangi sebagai 'tubuh paling suci' atau tubuh supracelestia. Para penganut Tao menyebut tubuh pelangi sebagai 'tubuh intan'. Mereka yang telah memperoleh tingkat kemurnian spiritual ini disebut 'yang abadi' atau 'Pejalan Awan'. 

Para yogi Tantra dan Kriya masing-masing memiliki nama mereka sendiri untuk tubuh pelangi, sebagai 'tubuh ilahi', atau 'tubuh kebahagiaan'. 

Tubuh pelangi juga disebut 'tubuh superkonduktif' oleh para penganut Zoroastiran Vedanta. 

Para gnostik Christina menyebutnya 'tubuh sempurna'. 

Nama lain yang ditemukan sepanjang zaman termasuk 'tubuh abadi' atau 'tubuh emas.'"

Menciptakan Tubuh Cahaya bukanlah sihir, bukan juga hasil angan-angan. Ini adalah sains—ilmu transformasional.

Fenomena Tubuh Pelangi

Dalam Buddhisme Tibet, dikatakan bahwa praktik meditasi tertentu dapat mengubah penampilan tubuh, mengubahnya menjadi lima pancaran cahaya. Nama yang diberikan untuk fluoresensi fisik ini adalah "tubuh pelangi".

Dalam tradisi Vajrayana dari Buddhisme Tibet, materi berwujud dianggap terdiri dari lima elemen: ruang, udara, api, air, dan bumi. Seperti yang dijelaskan dalam sumber-sumber sastra Tibet, termasuk  The  Tibetan Book of the Dead , energi unsur yang menyusun kosmos dipahami tidak dapat dibedakan dari yang membentuk tubuh manusia. Oleh karena itu, tubuh secara bersamaan adalah seorang individu dan keseluruhan kosmik.

Praktik-praktik meditasi Buddhis tertentu dimaksudkan untuk mengubah medan gravitasi dari lima elemen yang membentuk tubuh ini, mengubahnya menjadi lima pancaran cahaya dari spektrum warna. Nama Tibet yang diberikan untuk fluoresensi fisik ini adalah  jalu , yang secara harfiah berarti "tubuh pelangi". Tubuh pelangi juga merupakan nama yang diberikan untuk transformasi tubuh fisik biasa sebagai hasil dari latihan disiplin tertentu selama bertahun-tahun.

Tradisi Tibet telah mengidentifikasi tanda-tanda yang menunjukkan ketika seorang praktisi telah mencapai tubuh pelangi. Saat hidup, dikatakan bahwa tubuh makhluk-makhluk ini tidak membayangi baik cahaya lampu maupun sinar matahari. Pada saat kematian, dikatakan bahwa tubuh fisik secara dramatis menyusut ukurannya, mengeluarkan wewangian dan parfum daripada bau pembusukan. 

Ada juga jenis tubuh pelangi khusus yang dikenal sebagai "pemindahan besar ke tubuh pelangi", atau  kemo jalu powa . Ini adalah pemindahan total tubuh material menjadi cahaya sehingga satu-satunya yang tersisa dari tubuh adalah rambut dan kuku. Sementara asal mula historis dari fenomena ini tidak dipelajari dengan baik, konsep tubuh pelangi dikaitkan dengan guru meditasi Dzogchen abad kedelapan Padmasambhava yang, menurut legenda, mencapai pemindahan yang hebat dan memasuki keadaan tanpa kematian.

Menurut latihan spiritual tingkat lanjut yang dikembangkan oleh Yutok Yonten Gompo, yang dianggap sebagai 'bapak Pengobatan Tibet, latihan meditasi Tubuh Pelangi mengajarkan praktisi untuk melarutkan aspek tubuh dan pikiran mereka menjadi cahaya pada saat kematian.

The  Yuthok Nyingthik (Tib. གཡུ་ ཐོག་ སྙིང་ ཐིག་), 'Inti Hati Yuthok' adalah siklus lengkap praktik Buddha Vajrayana, dimulai dengan praktik pendahuluan (Tib. སྔོན་ འགྲོ་ “ngöndro ”) Dan maju melalui praktik tahap pengembangan dan penyelesaian ke praktik tertinggi Mahamudra dan Dzogchen. Cahaya pelangi yang disaksikan pada saat kematian adalah simbol manifest dari energi cahaya putih jernih yang telah berhasil dilarutkan oleh Meditator kembali ke elemen fisiknya. Aspek pelangi sesuai dengan lima unsur bumi, air, api, udara, dan angkasa, yang tidak hanya dipandang sebagai sumber daya alam tetapi dapat dianggap sebagai aspek fundamental dari alam semesta yang hidup.Kemampuan untuk mewujudkan "tubuh pelangi" dianggap sebagai keadaan transisi dari meditasi di mana materi mulai diubah menjadi cahaya murni. Pencacahan warna bisa berubah tetapi jumlahnya tetap lima.

Peter Noble dari University of Washington telah melakukan beberapa penelitian yang sangat menarik pada tahun 2016 di bidang kehidupan post mortem di mana ia menemukan bahwa gen tertentu, khususnya 500 di antaranya, bahkan lebih aktif dan hidup setelah kematian tubuh daripada sebelumnya, memuncak 4 hari setelahnya. kematian tubuh. Jadi nampaknya otak dan tubuh masih hidup meski kita anggap sudah mati atau “mati”. Penemuan lain yang sangat menarik adalah bahwa gen embrionik tertentu yang mengembangkan otak dan mata sekali lagi diaktifkan setelah kematian tubuh. Diketahui bahwa sel terakhir yang mati adalah sel punca, mereka membutuhkan waktu hingga 17 hari setelah tubuh mati untuk mati. Ini semua adalah penelitian yang sangat menarik ketika Anda melanjutkan membaca tentang fenomena yang disebut Tubuh Pelangi dan bagaimana pengaruhnya terhadap tubuh fisik.


Tiga Tubuh Pelangi


Ada 3 level Tubuh Pelangi :

A) Tubuh pelangi 

B) Tubuh cahaya pelangi 

C) Pencerahan (Moksha)

Tubuh pelangi dengan transferensi yang luar biasa

A) Tingkat yang paling umum adalah tubuh Pelangi "normal" yang terjadi hanya setelah kematian tubuh. Setiap 5 tahun atau lebih seorang Buddha dari Tibet masuk ke tahap ini. Tidak ada tanda-tanda fisik yang dimulainya sebelum kematian (kecuali jika Anda dapat mendeteksinya, kemampuan ego yang dalam dan mutlak pada orang tersebut) dan sekali kematian fisik yang dicapai, dibutuhkan rata-rata 7 hari bagi tubuh untuk menyusut dan larut dalam cahaya dan kematian. 

Sebagian besar tubuh menyusut seperti ukuran tubuh anak kecil dan kemudian hanya rambut dan kuku yogi yang tersisa. Proses pelarutan menjadi cahaya yang sebenarnya terlihat di orang suci (biasanya cahaya oranye sekitar) dalam proses ini.

B) Tingkat yang lebih tinggi juga disebut tubuh Pelangi, tetapi untuk tujuan tertentu sebut saja Tubuh Cahaya Pelangi karena di tingkat ini semua tanda muncul saat yogi masih hidup. Proses melarutkan ke dalam cahaya mungkin berlangsung sangat cepat tetapi dalam banyak kasus dibutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk menyelesaikannya, sambil tetap berfungsi penuh. 

Mungkin juga yogi yang berada di tengah proses ini memperlambatnya atau tidak dapat melanjutkan prosesnya dan mati sebelum selesainya tubuh Pelangi. 

Ini telah terjadi dengan sebagian besar siddhars terkenal. 

Jika proses ini dilanjutkan, tubuh akan mulai menyusut dan memancarkan cahaya nyata dari waktu ke waktu hingga mencapai ukuran bayi dan kemudian sebagai kilatan cahaya pelangi yang cerah akan menghilang ke dalam kekosongan selamanya.

C) Tingkat yang paling maju dan sangat langka adalah pencapaian Pencerahan atau tubuh Pelangi dari pemindahan agung (Jalus powa chenpo). 

Pada tingkat ini yogi tidak hanya melarutkan tubuh sepenuhnya menjadi cahaya tetapi tetap berfungsi dan terlihat sebagai cahaya.

Dalam terjemahan Rig Veda dan beberapa Upanishad dari bahasa Sansekerta ke bahasa Eropa, Max Müller (1823-1900) menggunakan kata bahasa Inggris "pencerahan" untuk menerjemahkan keduanya dalam bahasa Sansekerta mokṣa (मोक्ष), dan bodhi (बोधि). Moksh dalam definisi yang paling dasar adalah kebebasan dari kelahiran kembali. 

Sekarang saya menyukai kata pencerahan dalam konteks tubuh pelangi karena secara harfiah berarti terbebas dari kelahiran kembali dengan melebur ke dalam cahaya. Sekarang ini lebih dalam dari nirwana yang juga didefinisikan sebagai pembebasan dari kelahiran kembali tetapi tidak mengatakan apa-apa tentang tubuh saat ini.

21 gram:

Duncan "Om" MacDougall (c. 1866 - 15 Oktober 1920) adalah seorang dokter awal abad ke-20 di Haverhill, Massachusetts yang berusaha mengukur massa yang hilang oleh manusia ketika jiwa meninggalkan tubuh pada saat kematian. MacDougall mencoba mengukur perubahan massa enam pasien pada saat kematian. 

Subjek pertamanya, hasil yang menurut MacDougall paling akurat, kehilangan "tiga perempat ons", yang sejak itu dipopulerkan sebagai "21 gram". Tubuh pelangi melampaui nilai ini.

Apakah mayat itu benar-benar mati?

Peter Noble dari University of Washington telah melakukan beberapa penelitian yang sangat menarik pada tahun 2016 di bidang kehidupan pasca kematian di mana ia menemukan bahwa gen tertentu, khususnya 500 di antaranya bahkan lebih aktif dan hidup setelah kematian tubuh daripada sebelumnya, memuncak 4 hari setelah tubuh kematian. 

Jadi seolah-olah otak dan tubuh masih hidup meski kita menganggapnya sebagai akhir. Temuan lain yang sangat menarik adalah bahwa gen embrionik tertentu yang mengembangkan otak dan mata sekali lagi diaktifkan setelah kematian tubuh. 

Ditemukan bahwa sel terakhir yang mati adalah sel punca, mereka membutuhkan waktu hingga 17 hari setelah kematian tubuh untuk mati. 

Ini semua adalah penelitian yang sangat menarik ketika Anda melanjutkan membaca tentang fenomena yang disebut tubuh pelangi.