Evolusi Kesadaran

Mengalah itu Menang, diam (hening) itu Bijaksana. Penonton hanya penilai, mereka akan selalu lebih pintar dan ego, mereka tidak berproses, mereka tidak akan pernah mengalami kemajuan, mereka mabuk diluar arena, mereka emosi sendiri, menyalahkan dengan kata-kata kotor, jika yang terjadi sesuai keinginannya, Anda di elu-elukan dan di junjung, jika tidak sesuai dengan keinginannya, Anda akan di jelekan, mereka menciptakan rasa melalui penilaian dan kesimpulan.  Mereka tak sadar menciptakan racun, dan meminum racun ciptaan mereka sendiri, dan mereka keracunan 

Tetap Fokus di permainanmu, fokus di jalan hidupmu, jangan terlalu menghiraukan penonton, jangan sampai langkahmu tersendat hanya karena teriakan atau sorakan penonton, jangan besar kepala dan jangan berkecil hati, biasa saja, agar fokus Anda tidak terganggu dan tidak mengalami kerugian atau kemunduran, Jaga KESADARAN Anda, diamkan saja (kendalikan diri) jangan terpengaruh dan jangan hiraukan, tutup mata dan telingamu dan lanjutkan permainanmu, jangan bereaksi atas aksi mereka, hidup ini hanya bermain dan permainan hidup itu keindahan, nikmatilah setiap langkah. Anda akan maju jika mampu menjadikan permainan Anda sebagai pengalaman yang indah, pengalaman yang menjadi Guru yang memberimu pelajaran kesadaran dan pencerahan. 

Berjalan saja dengan penuh Kesadaran, kendalikan diri, Anda harus tahu saatnya ngegas dan ngerem, keindahan akan datang disaat waktu yang tepat, tak perlu pembelaan diri dan mengalah untuk menang, biarkan waktu yang memproses semuanya.

Jika Anda Sadar, Anda pasti Sabar, sebab Diam sering dikatakan sebagai Emas, kemurnian meditatif. Semakin tinggi Kesadaran seseorang maka akan semakin Sabar. Kesabaran itu tak bisa di latih, yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan Kesabaran adalah dengan meningkatkan Kesadaran.

Hanya orang yang dalam kesadaran tinggi yang mampu untuk diam dalam keadaan Hening itulah meditatif, selalu Sabar dan Sadar. 

Orang yang Kesadarannya rendah mungkin bisa diam, tetapi dalam diam bergejolak, diam terguncang, seperti gunung merapi yang suatu saat akan meledak.