Jaga Ucapan dan Tindakan

Jangan pernah sombong, karena di semua orang punya jatah untuk jatuh. Peran kita didunia hanyalah sebatas hamba, bukan yang kuasa. Maka jangan pernah bertingkah seperti yang punya dunia.

Seorang yang terluka oleh lisanmu, mungkin memilih pura-pura di depanmu, tapi siapa yang bisa mencegah jika ternyata Ia menceritakan semua hal sakit hatinya kepada Rabb-nya? berhati-hatilah. Jangan sampai didepan Anda terdiam, namun dihadapan Rabb-nya ia menangis sambil menyebut nama Anda. 

Rasulullah Saw bersabda, Takutlah dengan doa orang yang terzalimi, karena tidak ada hijab (penghalang) antara Ia dengan Allah. (HR. Bukhari no.1496, Muslim no 19).

Dialog tentang disakiti orang lain. 

Murid :  Guru, apa yang harus dilakukan Praktisi jika ada orang menyakitinya?

Guru : Sebenarnya seorang Praktisi itu bukan orang awam. Kalau ada orang yang menyakitinya ada tiga hal jalan sederhana : 

1. Memaafkannya

2. Tidak tinggal diam, Ia bisa Sabdo dadi dengan sumpahnya menjadi kenyataan.

3. Berbeda dengan Praktisi yang sudah jauh menempuh perjalanan Spiritual, baginya "Tidak ada yang perlu dibalas bahkan tidak ada yang perlu dimaafkan. Karena jika sebuah cermin tidak ada, bagaimana mungkin debu bisa melekat".

Sang Praktisi tidaklah terpengaruh oleh orang yang menyakitinya. Karena Kekuatan sejati bukanlah tentang mengalahkan orang lain, melainkan sudah mampu mengendalikan diri sendiri.

Sang Praktisi tidak pernah menyingkirkan siapapun dari hidup nya, Mereka mati oleh drama yang mereka mainkan sendiri.

Rahayu