Sesungguhnya nafas itu ditarik dan dilepaskan dari Ruh. Ada yang bertanya, "mana dalilnya?"
Inilah dalilnya, sebagaimana QS. Shad, ayat 72, yaitu;
وَنَفَخۡتُ فِيۡهِ مِنۡ رُّوۡحِىۡ
Jika mengikuti terjemahannya sesuai dengan urutannya per-kata, maka makna terjemahannya adalah sebagai berikut;
وَنَفَخۡتُ = dan Ku tiupkan
فِيۡهِ = ke dalamnya
مِنۡ = dari
رُّوۡحِىۡ = ruh-Ku
Artinya "dan Ku tiupkan ke dalamnya (tubuh Adam) dari ruh-Ku"
Penjelasannya sebagai berikut :
✅Yang ditiupkan ke dalam tubuh Adam adalah nafas, pada saat Ruh itu mulai terhubung ke tubuh Adam (menjadi nafas masuk)
✅Min ruuhy artinya dari ruh-Ku, Maka sesungguhnya nafas kita itu ditarik dari Ruh.
Karena nafas itu ditarik dari Ruh, rasakanlah bahwa saat nafas itu ditarik maka berhimpunlah diri kita kepada Ruh. Disinilah kuncinya mi'raj.
Pada hakekatnya Qudrat milik Allah lah yang menggerakkan nafas kita, karena hidup itu dari Allah dan tiada bercerai dengan Allah.
