Aku adalah Engkau dan Engkau adalah Aku

Tuhan bukanlah sebuah sosok yang terbatas, bukan pula entitas personal yang duduk jauh di angkasa menunggu untuk menghakimi. Tuhan adalah prinsip universal, energi tak terbatas, dan kesadaran murni yang melingkupi segala sesuatu. Di dalam bentangan alam semesta yang luas ini, terdapat miliaran "Aku", miliaran jiwa yang hidup dan merasakan. Dan setiap jiwa itu memandang Wujud Tertinggi melalui kaca mata pengalamannya masing-masing.

Maka, tak heran jika tafsir tentang Tuhan begitu beragam. Namun, perlu dipahami dengan jernih: Tidak ada yang mutlak benar, dan tidak ada yang mutlak salah. Yang sesungguhnya ada hanyalah dampak dan konsekuensi dari tafsir tersebut terhadap realitas kehidupan yang dijalaninya.

Kata kuncinya sederhana namun dahsyat: "Tuhan Itu Ada Sesuai Dengan Prasangka dan Keyakinanmu."

Setiap persepsi tentang Tuhan dibentuk oleh prasangka batin, pola pikir, dan pengalaman hidup masing-masing individu. Dan yang menakjubkan, semua perspektif ini saling bersinergi, membentuk sebuah mozaik realitas yang kompleks namun sempurna dalam kerangka kesadaran kolektif semesta.

Ini sejalan dengan hukum alam yang dikenal sebagai Law of Attraction: Semesta adalah cermin raksasa yang akan selalu memantulkan dan menghadirkan apa pun yang menjadi fokus pikiran, perasaan, anggapan, dan kepercayaan yang paling dalam di dalam diri manusia.

- Jika seseorang meyakini bahwa Tuhan itu tidak ada, maka semesta dengan bijaknya akan menyusun realitas sedemikian rupa sehingga ia menemukan "bukti" bahwa ia berdiri di atas kaki sendiri, bahwa kekuatan terbesarnya terletak pada kemandirian dan potensi diri semata. Baginya, realitas itu nyata.

Jika seseorang memahami Tuhan sebagai sosok yang penuh amarah, murka, suka menghukum, dan senang menguji dengan penderitaan, maka semesta pun akan menghadirkan pengalaman hidup yang penuh tekanan, ketakutan, dan rasa bersalah. Ia akan hidup dalam bayang-bayang hukuman dan ancaman, karena itulah realitas yang ia ciptakan melalui keyakinannya.

Namun, jika seseorang menyadari bahwa Tuhan adalah Cinta Kasih yang tak bersyarat, sumber kebaikan dan kelimpahan yang tak terbatas, maka semesta akan membuka pintunya lebar-lebar. Ia akan dikelilingi oleh kedamaian, kemudahan, dan kasih sayang, karena ia telah menyelaraskan getarannya dengan frekuensi cinta itu sendiri.

Jadi, perdebatan tentang benar dan salah hanyalah permainan ego dan doktrin belaka. Inti persoalannya bukan pada seberapa "benar" kepercayaanmu menurut kitab atau mazhab, melainkan pada dampak apa yang ditimbulkannya dalam kualitas hidupmu. Apakah keyakinan itu membebaskanmu atau memenjarakanmu? Apakah itu membuatmu bahagia atau hidup dalam ketakutan?

Segala sesuatu di dunia ini didefinisikan oleh makna yang kita berikan padanya. Definisi menciptakan realitas.

Oleh karena itu, Tuhan pada hakikatnya adalah manifestasi dari kepercayaan manusia itu sendiri. Tuhan adalah proyeksi dari isi hati kita.

Dan ini berlaku bukan hanya tentang Tuhan, melainkan tentang segala hal dalam kehidupan :

- Kualitas hidupmu ditentukan oleh bagaimana kamu mendefinisikan kehidupan itu sendiri.

- Kualitas cintamu ditentukan oleh makna yang kamu sematkan pada kata "cinta".

- Definisi melahirkan keyakinan, keyakinan membentuk perasaan, dan perasaan akan memerintahkan semesta untuk menghadirkan bukti nyata sesuai dengan apa yang kamu yakini.

Sungguh sederhana hukumnya, namun begitu dalam maknanya. Kita adalah arsitek dari realitas kita sendiri, dan Tuhan adalah kanvas tak terbatas yang siap melukis apa pun yang kita percaya.

Terwujud semua makhluk hidup berbahagia, terbebas dari penderitaan akibat doktrin yang membelenggu, dan sadar akan kekuatan suci yang ada di dalam diri sendiri.

Rahayu, Namaste, Salam Cinta, Cahaya dan Kebebasan 





Hukum Semesta dan Tuhan

Hukum yang paling hakiki adalah hukum Tuhan. Hanya dalam banyak kalangan Praktisi Spiritualitas memakai istilah hukum semesta. Memakai istilah Hukum Semesta itu bukan karena menyamakan Semesta adalah Tuhan. Tetap mengarah ke Allah hanya beda bahasa saja

Ada yang mengibaratkan Semesta itu Kerajaan…Tuhan itu Raja-nya…Dan hukum semesta adalah hukum kerajaan dengan segala aturannya

Ada juga Guru Spritual meng-analogikan semesta adalah perusahaan berikut aturan nya dan S.o.p nya. Sedangkan Tuhan adalah pimpinan perusahaan.

Pola dan Hukum Semesta sebagai berikut :

1. Hukum Sebab-Akibat (Cause & Effect) 

Setiap tindakan punya konsekuensi. Jika Anda konsisten berusaha peluang hasil baik meningkat. Ini dekat dengan konsep ilmiah tentang sebab-akibat.

2. Hukum Kebiasaan (Habit/Repetition) 

Apa yang sering Anda lakukan akan membentuk dirimu. Otak manusia memang bekerja dengan pola, ini dijelaskan dalam Psikologi.

3. Hukum Persepsi (Perception) 

Dunia terasa sesuai cara Anda melihatnya. Dua orang bisa mengalami hal sama, tapi maknanya beda.

4. Hukum Tarik-Menarik (Law of Attraction) 

Versi populer bilang : Pikiran menarik realita. Versi realistis : Pikiran mempengaruhi tindakan. Tindakan mempengaruhi hasil. Jadi bukan "magis", tapi efek mindset + perilaku.

5. Hukum Energi/Getaran 

Sering disalahartikan. Dalam Fisika, energi itu nyata. Tapi dalam konteks hidup : ini lebih ke emosi & sikap yang mempengaruhi interaksi sosial.

6. Hukum Keseimbangan (Balance) 

Hidup selalu mencari titik seimbang : kerja-istirahat, emosi-logika. Kalau berat sebelah, biasanya muncul masalah.

7. Hukum Pertumbuhan (Growth) 

Perubahan butuh proses. Tidak ada hasil instant tanpa fase berkembang.

8. Hukum Tanggung Jawab (Responsibility) 

Apa pun kondisi Anda sekarang, sebagian adalah hasil keputusan masa lalu. Bukan untuk menyalahkan diri, tapi untuk sadar,  Anda masih bisa mengubah arah.

9. Hukum Ketidakkekalan (Impermanence) 

Segala sesuatu berubah. Senang itu tidak  selamanya, susah itu juga tidak selamanya.

10. Hukum Fokus (Focus) 

Energi dan perhatian Anda menentukan arah hidupmu. Fokus ke hal negatif hidup terasa berat. Fokus ke solusi hidup lebih terarah.



Cara Menerapkan Hukum Semesta


1. Buat Tujuan yang Jelas

Mulailah dengan merumuskan tujuan yang spesifik dan jelas dalam berbagai aspek kehidupan kamu, seperti karier, kesehatan, hubungan, atau keuangan. Pastikan tujuan tersebut terukur, realistis, dan sesuai dengan nilai-nilai pribadi.

                 2. Visualisasikan Ide

Setelah membuat tujuan, coba untuk memvisualisasikannya melalui suatu gambar, seperti menggambarnya di papan dan meletakkannya di tempat yang mudah terlihat. Kamu juga bisa memasang wallpaper berisi quote di handphone atau laptop untuk membantu kamu selalu semangat.

                 3. Bayangkan Kamu Sudah Mencapai Tujuan

Bayangkan dengan jelas dan detail saat kamu telah mencapai tujuan tersebut. Rasakan emosi positif yang muncul dengan pencapaian tujuan tersebut, seperti kegembiraan, kepuasan, atau rasa syukur. Lakukan ini secara rutin dalam meditasi atau sesi visualisasi.

                4. Jaga Pikiran Positif

Sadari dan kendalikan pikiran. Hindari pola pikir negatif, seperti keraguan, kekhawatiran, atau ketakutan, dan gantilah dengan pikiran positif dan penuh keyakinan. Fokus pada apa yang ingin kamu capai, bukan pada apa yang ingin kamu hindari.

               5. Gunakan Afirmasi Positif

Katakan kalimat-kalimat afirmasi yang mendukung tujuan kamu dan ulangilah secara teratur. Misalnya, “Aku layak untuk sukses”, “Aku sehat dan semangat setiap hari”, atau “Aku pasti akan mendapatkan peluang besar dalam hidup ini”. Afirmasi ini membantu memperkuat keyakinan positif dalam diri kamu.

                6. Jangan Lupa Bersyukur

Luangkan waktu setiap hari untuk menghargai apa yang sudah kamu miliki. Rasa syukur akan membantu memperkuat energi positif dan membuka pintu bagi lebih banyak hal positif dalam hidup.

                 7. Lakukan Tindakan Nyata

Law of attraction tidak hanya mengenai berpikir positif, tetapi juga tentang mengambil tindakan yang sesuai. Susun langkah-langkah yang perlu kamu ambil untuk mencapai tujuan, dan lakukanlah secara konsisten. Bertindak merupakan bagian penting dalam mewujudkan tujuan Anda.

             8. Tetap Terbuka Terhadap Peluang

Selalu terbuka terhadap peluang dan pertanda yang muncul di sekitar kamu. Terkadang, alam semesta memberikan jalan yang tak terduga untuk mencapai tujuan kita. Kamu harus peka terhadap kesempatan yang mungkin datang dan ambillah langkah untuk mengikutinya


Langkah Menarik Kekayaan

 

Enam Langkah Menarik Kekayaan bagi Diri Anda

Jika Anda sudah memiliki mindset di atas, kini saatnya Anda mengetahui cara untuk dapat memancing kekayaan ke kehidupan Anda.
Apa saja langkahnya? Siapkan catatan Anda dan catat langkah-langkahnya di bawah ini!

Langkah #1: Fokus pada Harta yang Telah Anda Miliki

Menurut konsep dasar Law of Attraction, Anda akan menarik sesuatu yang Anda berikan perhatian, energi, dan fokus.

Jadi, jika Anda meluangkan waktu untuk memusatkan perhatian pada harta yang Anda miliki, Anda akan menarik lebih banyak harta.

Kedengarannya mungkin sangat abstrak, ya?

Cobalah cara konkret yang bisa Anda lakukan berikut ini:

Ambil sebuah kertas kosong dan catat 5 hal yang Anda syukuri setiap harinya.

Tutup mata Anda selama 3-5 menit, luangkan waktu untuk merenungkan berkah yang Anda dapatkan di hidup Anda

Latihan di atas dilakukan untuk menumbuhkan rasa syukur atas segala hal yang Anda miliki, walau sekecil apapun.

Langkah #2: Eliminasi Pikiran Negatif dengan Melihat Lebih Luas

Bila Anda mencoba menarik kekayaan, hati Anda mungkin akan pesimis dan terbesit pikiran bahwa Anda tidak bisa melakukannya.

Bahkan Anda mungkin akan berpikir bahwa Anda tidak pantas menjadi kaya raya.

Kapan pun pikiran negatif seperti ini muncul, segeralah eliminasi pikiran tersebut dengan memikirkan orang-orang inspiratif yang sudah lebih dulu meraih kekayaannya sebelum Anda.

Misalnya, saat Anda berpikir:

“Kayaknya saya tidak bisa kaya.”

Tepis dengan tegas pikiran tersebut, dan munculkan pikiran positif:

“Banyak kok orang yang bisa berhasil meraih kekayaan. Chairul Tanjung (silakan isi tokoh inspiratif versi Anda sendiri) yang lahir dari keluarga kurang mampu saja bisa.”

Langkah #3: Pahami Nilai-nilai Penting dalam Hidup Anda

Cara ketiga untuk menarik kekayaan adalah dengan memastikan Anda menghabiskan kekayaan yang Anda miliki untuk hal-hal yang benar-benar penting.

Bila Anda merasa senang saat mengeluarkan uang dan menghindari pengeluaran yang memunculkan perasaan menyesal, otomatis Anda akan membangun hubungan yang jauh lebih positif dengan uang.

Ketika Anda melihat uang dengan cara yang positif dan penuh kasih, Anda akan menarik lebih banyak uang secara instan!

Jika Anda belum yakin nilai-nilai apa saja yang Anda hargai dalam hidup, lakukan hal berikut:

Tuliskan 5 pengalaman terpenting dalam hidup Anda.

Tulis 5 kata yang menggambarkan masing-masing pengalaman.

Tanyakan pada diri Anda: tema umum apa yang muncul? Ini adalah kata kunci atas nilai yang Anda pegang.

Langkah #4: Hadapi Fakta

Mewujudkan kekayaan bukan hanya tentang menghubungkan uang dengan kebahagiaan.

Anda juga harus realistis dalam melihat situasi keuangan Anda dan bertindak sesuai dengan kemampuan Anda.

Jadi, jujurlah dengan diri sendiri. Ketahui kondisi keuangan Anda, termasuk utang-utang Anda.

Jangan takut untuk menghubungi bantuan jika Anda membutuhkannya.

Perencana keuangan profesional adalah pihak yang bisa Anda percayai untuk membantu Anda menyusun rencana keuangan.

Saat ini sudah banyak jasa perencana keuangan di Indonesia yang bisa membantu Anda memperbaiki kondisi keuangan Anda.

Sangat penting untuk mengetahui kondisi keuangan Anda, agar Anda bisa menyusun rencana keuangan yang sesuai dengan posisi Anda saat ini.

Ingatkan pada diri Anda sendiri bahwa Anda tidak akan bisa ‘merangkak’ ke tempat yang Anda inginkan, kecuali Anda memahami dengan jelas di mana Anda berada sekarang.

Langkah #5: Menghirup Wangi Uang

Meskipun kedengaran konyol, Anda bisa mengoptimalkan Law of Attraction untuk mendapatkan uang dan kekayaan jika Anda mencoba beradaptasi dengan wangi uang, lho!

Dengan menghirup wangi uang, Anda sedang menyelaraskan getaran Anda dengan uang dan kekayaan.

Sewaktu Anda melakukan ini, bayangkan diri Anda berhasil meraih kekayaan yang Anda inginkan.

Tidak usah memikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan banyak uang atau untuk apa uang tersebut akan digunakan. Biarkan otak Anda percaya bahwa Anda sudah memiliki kekayaan itu.

Ini adalah latihan yang cepat dan mudah. Dan jika sering dilakukan, Anda bisa menghilangkan persepsi negatif tentang uang, yang selama ini menahan Anda untuk menarik kekayaan bagi diri Anda.

Langkah #6: Buang Ketakutan Anda untuk Sukses

Banyak orang sengaja menyabotase dirinya sendiri untuk menjadi kaya.

Alasannya, mereka takut atas apa yang akan terjadi jika mereka berhasil menarik uang dan menjadi kaya raya!

Tulislah alasan mengapa Anda takut kaya. Misalnya, Anda bisa menulis:

“Bagaimana jika orang bersikap baik pada saya untuk memanfaatkan harta saya?”

atau

“Bagaimana jika saya tidak bahagia walaupun harta saya sudah melimpah?”

Untuk menghilangkan ketakutan itu, coba pikirkan dari mana asal ketakutan itu.

Apakah ada teman Anda dari masa lalu yang membuat Anda mengingat hal ini?

Setelah mengetahui sumber ketakutan Anda, tuliskan solusi untuk setiap kekhawatiran Anda. Misalnya:

“Saya bisa membedakan dan mengenal mana teman sejati dan mana teman yang palsu, betapapun kayanya saya nanti.”


Afirmasi Law of Attraction


Lakukan ini di Pagi Hari: Ucapkan 10 Kalimat Afirmasi untuk Menarik Uang dan Kekayaan

Untuk mengoptimalkan Law of Attraction, Anda perlu memusatkan hati dan pikiran pada tujuan Anda.

Di bawah ini adalah 10 ungkapan sederhana yang berisi pesan kuat tentang kebahagiaan dan kesuksesan.

Cobalah ucapkan kalimat berikut agar Anda bisa menciptakan getaran positif atas uang dan akhirnya bisa menarik uang untuk mendekat pada diri Anda:

“Saya cinta uang. Uang itu baik.”

“Saya bisa menarik lebih banyak uang setiap hari.”

“Saya siap dan saya pantas untuk menjadi orang kaya dan memiliki banyak uang.”

“Saya bisa menarik uang sebanyak-banyaknya, tidak terbatas!”

“Saya menghargai uang yang saya miliki dan saya akan menarik lebih banyak uang ke dalam hidup saya.”

“Saya akan selalu memiliki uang, berapapun yang saya butuhkan.”

“Menghasilkan uang itu mudah bagi saya.”

“Saya tahu saya akan berhasil untuk menarik kekayaan dan mencapai semua tujuan saya.”

“Hidup saya sukses dan menyenangkan!”

“Saya adalah magnet yang bisa menarik uang.”

Tips: Katakan kalimat di atas sambil melihat cermin sebelum memulai hari Anda!


Mengapa Law Attraction Tidak Bekerja


The Law of Attraction, yang diumumkan dalam The Secret, menjadi sangat populer saat The Secret pertama kali diterbitkan beberapa tahun lalu.The Secret pada dasarnya mengatakan bahwa Anda dapat menarik apa pun yang Anda inginkan dalam hidup Anda - uang, kesuksesan, hubungan yang sempurna, rumah yang bagus, mobil, dll - hanya dengan berfokus padanya dengan niat positif untuk memilikinya.

Dengan kata lain, dengan menggunakan niat positif, atau pemikiran positif, Anda dapat mewujudkan apa pun yang Anda inginkan untuk hidup Anda.

Setiap formula 'baru' untuk sukses yang didasarkan pada pemikiran positif selalu menjadi hit - lagipula, siapa yang tidak menginginkan cara mudah untuk menjadi kaya? 

Sangat sedikit yang berhenti untuk bertanya-tanya, jika itu sangat mudah, mengapa semua orang tidak mewujudkan impian mereka? Lagi pula, bagaimana dunia akan berfungsi jika semua orang menjalani impian mereka - siapa yang akan melakukan jenis pekerjaan yang tidak diinginkan orang lain? Dan apakah akan sangat menyenangkan jika semua orang juga tinggal di rumah besar dan mengendarai mobil mewah?

Anda dapat mengetahui dengan melihat berbagai kursus dan buku terbaru yang ditawarkan bahwa optimisme awal dari Rahasia sedang digantikan dengan kekecewaan.

Osho menyebut semuanya sampah, jauh sebelum The Secret keluar. Ia mengatakan bahwa berpikir positif tidak dapat mengubah apapun karena itu adalah cara untuk menghindari melihat pikiran bawah sadar, yang penuh dengan kenegatifan kita. Dia mengatakan itu,

… Dengan Anda tidak melihatnya, apakah menurut Anda itu lenyap? Anda hanya membodohi diri sendiri. Anda tidak bisa mengubah kenyataan. Malam akan tetap ada; Anda dapat berpikir bahwa ini adalah siang hari selama dua puluh empat jam, tetapi dengan pemikiran Anda, itu tidak akan menjadi cahaya dua puluh empat jam sehari. "

Dr Bruce Lipton, telah menemukan bukti ilmiah yang mendukung apa yang dikatakan Osho selama ini.

Ia mengatakan bahwa berpikir positif tidak berhasil, karena dilakukan dengan pikiran sadar. Dan pikiran sadar bukanlah apa yang menjalankan hidup kita.

Hidup kita dijalankan oleh apa yang oleh Dr Lipton disebut sebagai pikiran bawah sadar, yang oleh Osho disebut sebagai pikiran bawah sadar. Dia mengatakan sains menunjukkan bahwa alam bawah sadar menjalankan hidup kita 95-99% dari waktu, setiap hari. Dan pikiran bawah sadar jauh lebih kuat daripada pikiran sadar - lebih dari satu juta kali lebih kuat sebagai pemroses informasi.

Jika keinginan sadar kita cocok dengan gagasan bawah sadar kita, sebenarnya tidak akan ada masalah. Kemudian 'Law of Attraction' akan bekerja secara otomatis - tidak perlu melakukan apa pun untuk membuatnya. Tetapi sebagian besar gagasan bawah sadar kita (70% menurut Dr Lipton), bersifat negatif dan merusak, bukan yang secara sadar kita inginkan! Dan karena itulah yang menjalankan hidup kita, Anda dapat melihat mengapa setiap upaya untuk berpikir positif secara sadar pasti akan gagal. Hanya meludahi angin.

Ini berarti bahwa kita mungkin secara sadar berpikir kita menginginkan lebih banyak uang, dan fokus pada visualisasi rekening bank gemuk yang bagus dari beberapa juta, tetapi jika ada kepercayaan di alam bawah sadar kita bahwa kita tidak pantas menjadi kaya, bahwa kita tidak akan pernah memenangkan lotre, bahwa itu adalah sesuatu untuk orang lain bukan saya, lalu coba tebak - tidak peduli berapa banyak dan berapa lama Anda memvisualisasikan jutaan itu, Anda tidak akan pernah mendapatkannya!

Suatu ketika Buddha Gautam ditanya, "Mengapa Anda tidak mengajari orang-orang Anda untuk berdoa?" Itu adalah pertanyaan yang jelas - agama tanpa doa sama sekali tidak dapat dibayangkan oleh banyak orang. Dan jawaban yang Buddha berikan saat ini masih segar seperti dua puluh lima abad sebelumnya, sama baru dan revolusionernya. Dia berkata, “Saya tidak mengajari orang-orang saya untuk berdoa karena doa mereka akan merugikan mereka. Saat ini mereka tidak cukup sadar untuk meminta sesuatu, dan apapun yang mereka minta akan salah. Pertama, biarkan mereka menjadi cukup sadar. Saya mengajari mereka bagaimana menjadi lebih sadar dan kemudian terserah mereka.

“Ketika mereka sadar sepenuhnya, jika mereka ingin berdoa, mereka bebas. Mereka bukan budak saya. Tetapi saya dapat mengatakan satu hal: bahwa siapa pun yang sadar sepenuhnya tidak akan meminta apa pun. Dia memiliki semua yang bisa diminta orang. "

Praktek Meditasi LOA

Lakukan ini di Malam Hari : Bermeditasi, Pikirkan 5 Hal Ini Sebelum Tidur!

Di bawah ini adalah 5 hal tentang uang yang perlu Anda pikirkan sebelum tidur sehingga pesan bisa mudah diserap ke alam bawah sadar Anda.

Untuk memulai meditasi uang, Anda perlu menemukan tempat yang nyaman dan sepi di mana Anda tidak akan terganggu. Duduklah bersila, atau duduk santai di kursi dengan kaki menyentuh tanah.

Ambil napas dalam-dalam sebanyak 5x, hirup dan hembuskan napas di hitungan kesepuluh setiap kali. Sewaktu Anda melakukan ini, lepaskan semua ketegangan dari tubuh Anda. Bayangkan beban besar dari bagian atas kepala Anda turun perlahan melewati leher, dada, pinggang, hingga kaki Anda.

Saat Anda sudah benar-benar rileks, bayangkan tubuh Anda memanas dan dipenuhi oleh cahaya emas yang hangat.

Setelah beberapa menit berlalu, bayangkan jutaan lembar uang turun dari langit. Bayangkan jumlah uang yang turun mencapai ratusan juta rupiah. Bayangkan uang itu memenuhi kamar Anda, ruang tamu Anda, kamar mandi Anda, dapur Anda. Dan uang itu cukup untuk Anda bagikan pada keluarga Anda.

Biarkan diri Anda merasa senang dan puas. Setelah beberapa menit Anda terhanyut dalam kebahagiaan ini, perlahan buka mata Anda.

Berpikir Positif tentang Uang dan Tarik Kekayaan bagi Diri Anda

Kekayaan bukan hanya soal uangJangan bayangkan Anda akan tidur di tumpukan uang setelah menarik kekayaan lewat Law of Attraction.

Lagi pula, uang hanyalah selembar kertas. Dan semua kertas di dunia ini tidak akan menjamin kebahagiaan seumur hidup seseorang.

Kekayaan akan terlebih dahulu memanifestasikan dirinya lewat berbagai aspek di kehidupan Anda, contohnya dengan menarik energi positif ke dalam kehidupan cinta, keluarga, kesehatan, dan bisnis yang sedang Anda jalani.

Begitu hal-hal di atas tercapai, kekayaan finansial akan mengikuti.