Jebakan Spritual

Jebakan menolak kekayaan dalam jalan $piritual

Banyak orang Spiritual anti terhadap kemapanan dan kekayaan karena mereka menganggap harta duniawi adalah penghalang. Ini bukan kebenaran, ini hanya sudut pandang, hanya pilihan. Lalu mereka merasa sudah pasrah total, merasa ingin cepat pulang, merasa ingin menjadi Suci. Ini adalah anggapan.

Inilah orang-orang yang masuk dalam alam Khayali. Khayalan menjadi orang suci, khayalan menjadi cepat sadar, khayalan menjadi cepat bertemu Tuhan, khayalan untuk tidak reinkarnasi kembali. Justru ini membuat mereka jatuh ke dalam Ketidaktauhidan.

Tauhid artinya tunggal, artinya satu, artinya utuh. Tidak ada yang dipilih dan tidak ada yang ditolak. Ketika seorang memilih menjadi Suci dengan menolak dunia, dia sudah masuk ke dalam perpecahan. Karena sudut pandang itu arti­nya menyudut, tidak menyeluruh, tidak utuh.

Tauhid itu Esa. Tunggal itu Satu. Satu itu utuh. Utuh itu tidak terpecah. Tidak memilih sebagian dan menolak sebagian.

Ketika Anda merasa pasrah tetapi di dalam batin masih ada yang ditolak, maka penolakan itu adalah bentuk lain dari keinginan. Contohnya, ketika Anda menolak duniawi, arti­nya Anda menginginkan akhirat. Ini adalah jebakan yang halus.

Sama halnya dengan orang yang memilih menjadi kaya dan menolak kemiskinan. Itu juga bentuk pemilihan. Menjadi kaya berarti menolak kemiskinan. Penolakan adalah hambatan. Penolakan menciptakan tekanan, dan tekanan menghambat aliran. 

Inilah yang membuat hidup terasa tidak selaras walaupun Anda merasa sudah pasrah. Karena memilih menjadi kaya atau memilih menjadi miskin, keduanya sama-sama bentuk perpecahan. Keduanya masih masuk dalam khayalan dan pemisahan.

Menolak kekayaan sama buruknya dengan menolak kemiskinan. Orang yang benar-benar pasrah tidak memilih dan tidak menolak. Dia diam.

Lalu apakah orang yang tidak memilih akan menjadi miskin? Tidak. Justru dia menjadi orang terpilih. Orang terpilih bukan karena dia memilih, tetapi karena dia dipilih.

$eperti dalam pemilihan, Anda tidak memilih diri Anda menjadi pejabat, tetapi Anda dipilih. Orang yang dipilih hidupnya tercukupi, hidupnya mulia, hidupnya terjaga. 

Seperti para Rasul dan utusan, mereka adalah orang-orang terpilih. Orang terpilih tidak mungkin kekurangan. Tidak mungkin disia-siakan. 

Tetapi ketika Anda memilih menjadi miskin dengan alasan ingin menjadi suci, lalu menikmati penderitaan dengan alasan itu adalah kebenaran, maka Anda masuk ke dalam khayali.

Itulah ilusi kesucian dan Anda terjebak di dalamnya.










Twinflame Dan Misi Jiwa


Seorang Pejalan Spiritual tidak pernah berjalan mulus, salah satunya ditakdirkan masuk Kedalam Misi Jiwa.

Tentang keterkaitan dengan Twinflame. Kebanyakan twinflame  gagal dalam berproses (1 : 1000) karena ada karma yg harus dibayar atas kesalahan dimasa lalu. Setelah sadar apa yg menjadi takdirmu akan tetap kembali padamu dan akan menemukan jalannya sendiri.

"Setiap manusia akan menjalani perjalanannya dan melakukan pencariannya di DUNIA, namun dia akan kembali ke rumah dan menemukan bahwa apa yang dicari selama ini ada di dalamnya. Ini tentang menemukan apa yang Tuhan Ciptakan untuknya."

TWINFLAME & JODOH

Twinflame berkaitan dengan jodoh. Namun orang yang berjodoh belum tentu twinflame. Twinflame ditakdirkan untuk bersatu. Jika bukan jodoh ya berarti bukan twinflame. Dan Twinflame berkaitan dengan takdir misi jiwa.

Mereka memiliki persamaan takdir dari kecil hingga dia dewasa dan persamaan misi.
Dari HDS bisa dilihat dari incarnation cross yang bersebelahan, sedangkan elektronik mereka adalah gabungan gerbang non individu yang membentuk channel integrasi, channel kesukuan, abstrak, logis, center.

Jodoh itu berkaitan dengan hukum tarik menarik dari gen kita, Kalau kebanyakan gerbang kita adalah gerbang individu maka akan menarik pula orang yang sama atau bertolak belakang dengan kita, yang sama pula gerbang individunya. Energi mereka untuk mereka berdua sendiri, atau ruang lingkup keluarga. Dan tentunya kalau bentuk energinya elektromagnetic maka semakin keras juga untuk mempertahankan pandangan satu sama lain.

Berbeda dengan, Kalau kita kebanyakan gerbang kesukuan, atau integrasi, maka akan dijodohkan dengan orang yang memiliki gerbang yang sama atau kebalikannya yang membentuk channel integrasi maupun kesukuan. Energinya akan dibawa untuk sebuah suku atau cakupan yang lebih luas. Dan bagaimana melihat apakah dia jodoh kita atau bukan, venus jawabannya.

FAKTA TWINFLAME 

1. Apakah Twinflame itu jiwa yang satu yang membelah menjadi dua?

Jawabannya : Tidak, mereka adalah 2 jiwa, mereka di ibaratkan sebagai jiwa yang satu karena mereka memiliki energi yang sama. Dengan karakter sifat yang sama, takdir yang sama, misi hidup yang sama. Mereka berproses dari reinkarnasi sebelumnya. Sehingga hitung-hitungan semesta membawa mereka dalam kehidupan yang sama di masa sekarang. Mereka Jiwa satu karena mereka memang ditakdirkan untuk bersatu.

2. Apakah api ego bisa membakar satu sama lain?

Jawabannya : Tidak, Justru karena synastrynya itu cocok 100%. Dan energi mereka bukan energi untuk individu. Energi mereka untuk masyarakat. Jika disatukan mereka tidak ada emosi di dalamnya. Karena mereka mampu mengatasi itu. Pemberitaan yang salah tentang twinflame di masyarakat Indonesia, mereka dapat membakar satu sama lain itu tidak benar. Mereka di ibaratkan sebagai Flame karena Api Energy mereka mampu membangkitkan masyarakat pada umumnya. Sebagai bahan bakarnya untuk mengatur masyarakat sekitar.

3. Apa keterikatan itu akan rusak di kala ego menguasai ? yg tadi nya saling mencintai yang pada akhir nya saling membenci ?

Jawabannya : Tidak. Keterikatan itu hanyalah efek dari energi semesta, karena mereka ditakdirkan untuk bersatu. Mereka tidak akan pernah bisa saling membenci. Kalau pelajarannya tentang bagaimana menghadapi TwinSoul itu dibedah dari kekurangan dan kelebihan masing-masing sifat pada synastry. Bukan hanya teori tapi ini nyata dalam hidup. Namun berbeda dengan twinflame. Mereka tidak memiliki perbedaan, dan tidak bisa membakar satu-satu karena ego. Justru mereka yang mampu meredam ego. masing-masing jika bersama, bahkan emosinya 0%. Dan koneksi mereka tidak akan bisa diputuskan atau terputus.

4. Apakah twinflame akan selalu menjadi hipotesis (penelitian)?

Jawabannya : Twinflame itu kiasan atau ilmu yang datangnya dari luar. Bukan asli Indonesia. Kalau di Indonesia istilah ini namanya Garwo (Sigaraning Nyowo) artinya pasangan. Ketika twinflame masuk di Indonesia, banyak unsur yang sudah ditambah-tambahi sehingga pemahamannya menjadi berbeda-beda. Karena sejatinya Twinflame itu adalah Garwo (sigaraning nyowo).

5. Proses aktifasi DNA Twinflame bagaimana ini terjadi?

Jawabannya : Setiap orang mampu mengaktifkan DNA nya alias kembali ke jati dirinya yang disebut atau dikenal dengan proses Spiritual Awakening. Namun berbeda dengan Twinflame. Aktifasi DNA mereka adalah dari fase-fase proses pertemuan hingga mereka union.

6. Misi Twinflame digunakan untuk apa?

Jawabannya : Misi atau energi mereka digunakan untuk mengatur masyarakat, menolong masyarakat dari keterpurukan, memberikan solusi dari masalah-masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh kebanyakan orang. Mereka datang biasanya dari seorang pemimpin, profesor, pengusaha, dokter, pengajar yang menggunakan energinya atau fokus mereka pada kemanusiaan.

7. Apa itu Twin Soul?

Jawabannya : Twin Soul adalah keluarga jiwa kita. Fractal kita. Orang-orang yang dihadirkan dalam hidup kita adalah twinsoul kita. Entah itu fasenya lama atau pendek. Mereka melengkapi perjalanan hidup kita.

8. Apakah setiap orang memiliki Twinflame?

Jawabannya : Tidak
Karena setiap jiwa mengalami pertumbuhan jiwamya masing-masing selama hidup di bumi pada masa kini. Setiap orang memiliki jodohnya namun tidak dengan twinflame. Twinflame adalah Jodoh, namun setiap orang yang berjodoh itu belum tentu Twinflame.

9. Bagaimana hubungannya dengan Quantum Semesta?

Jawabannya : setiap orang memiliki incarnationnya masing-masing dalam hidup. Memiliki tujuan hidupnya masing-masing. Dan mereka saling melengkapi energi masing-masing dalam berputarnya siklus kehidupan dan masa ke masa. Apabila keluar dari garis takdir hidupnya, kacaulah semesta. Keluar dari takdir misal bunuh diri, misal ada kekuatan iblis yang ingin mengacaukannya karena penentangan dia terhadap Tuhan. Mereka yang twinflame pasti tidak butuh pengakuan, mereka akan menutup identitasnya. Dan mereka bukan orang biasa, mereka pikir mereka biasa, namun sebenarnya misi mereka membawa perubahan bumi. 

Perjalanan twin flame bisa berakhir dengan perpisahan karena hubungan ini sangat kuat dan membutuhkan waktu untuk pulih.Biasanya misi jiwa ini berakhir 3 - 4 tahun

Ciri-ciri pasangan twin flame : 

Merasa seperti bertemu dengan diri sendiri. Merasa memiliki ikatan yang kuat. Merasa terhubung atau dekat pada tingkat yang dalam. Merasa terdorong untuk menjadi versi terbaik dari dirimu. Memiliki daya tarik emosional dan spiritual yang sulit dijelaskan. Sering mengalami sinkronisitas atau kebetulan yang bermakna Hubungan yang dinamis. 

Kehadiran twin flame memberikan rasa keutuhan yang unik. Merasakan tarikan magnetis satu sama lain. Memiliki ketakutan dan rasa tidak aman yang sama

Contoh hubungan twin flame :

Seseorang yang selama ini merasa kosong dalam hubungan lain tiba-tiba bertemu dengan seseorang yang langsung terasa cocok dan membuat mereka merasa utuh Dua orang yang memiliki jiwa, bahkan pikiran yang sama. Dua orang yang memiliki kekuatan dan kelemahan, kisah masa lalu, hingga trauma yang sama.

Itulah jenis Cinta yg ditakdirkan untuk tidak saling memiliki, tapi Memiliki Ikatan Batin jiwa yang sangat kuat, masing-masing tahu dan saling memikirkan, Namun mustahil untuk bisa bersama, dan pada akhirnya memilih untuk merindu seumur Hidup..



Wanita pilihan

Pemutus Karma, Penjaga Cahaya, dan Warisan Suci bagi Masa Depan

Tidak semua perempuan diturunkan ke dunia untuk menjalani hidup yang ringan. Sebagian hadir bukan untuk langsung merasakan bahagia, melainkan untuk membersihkan jalan—agar kebahagiaan dapat diwariskan kepada generasi sesudahnya.

Mereka menanggung yang tidak sempat diselesaikan, menyembuhkan luka yang terlalu lama dipendam, dan menutup siklus penderitaan yang berulang di lintas generasi. Merekalah yang disebut perempuan pilihanpemutus karma leluhur, penjaga cahaya di tengah kegelapan, dan pembuka gerbang masa depan yang lebih jernih.

Kisah ini bukan penghakiman. Bukan pula penetapan takdir yang memberatkan.

Ini adalah apresiasi. 

Ini adalah penghormatan.

Dan ini adalah doa harapan

agar perempuan-perempuan ini akhirnya menerima ketenangan yang selama ini mereka perjuangkan untuk orang lain.

1. “Tidak semua perempuan ditugaskan untuk hidup mudah” Ini bukan glorifikasi penderitaan, melainkan pengakuan bahwa ada jiwa-jiwa tertentu yang lahir dengan peran berat secara batin. Biasanya ditandai dengan : Hidup penuh ujian emosional sejak dini. Relasi yang menguras batin. Tanggung jawab keluarga yang tidak seimbang. Sensitivitas tinggi terhadap energi dan emosi orang lain. Mereka sering kuat bukan karena ingin, tapi karena harus.

2. “Bukan untuk bahagia lebih dulu, tapi membersihkan jalan”. Makna ini sangat dalam artinya Ia menjadi generasi transisi. Ia menanggung pola lama agar tidak turun lagi. Ia memutus rantai luka, kekerasan, penelantaran, ketidakadilan, atau  pengorbanan berlebihan. Sering terlihat dalam bentuk : Anak perempuan yang “berbeda” dari pola keluarganya yang berani berkata cukup, yang tidak mau mengulang siklus lama. Kebahagiaannya sering tertunda, bukan dihilangkan.

3. “Pemutus karma leluhur”. Ini bukan karma mistis semata, tapi pola trauma turun-temurun. Cara mencintai yang salah. Cara bertahan yang menyakitkan diri. Keyakinan lama tentang perempuan harus berkorban terus-menerus. Perempuan ini Sadar akan pola, berani menghadapi rasa sakit, tidak lagi menormalisasi luka. Kesadaran inilah yang memutus karma.

4. “Penjaga cahaya” Mereka disebut penjaga cahaya karena tetap lembut meski sering terluka. Tidak membalas gelap dengan gelap. Menjadi tempat aman bagi banyak orang. Membawa ketenangan hanya dengan kehadiran. Namun sering cahaya mereka dihabiskan untuk orang lain. Lupa menjaga diri sendiri. Pesannya penjaga cahaya juga berhak disinari.

5. “Bukan beban, tapi penghormatan” Kalimat ini penting agar tidak salah tafsir. Maknanya bukan vonis “kamu harus kuat terus”. Bukan kewajiban menderita seumur hidup. Tapi pengakuan bahwa perjalananmu bermakna. Dan setelah tugas kesadaran selesai, hak untuk hidup tenang harus diambil kembali.

Pesan moral :

Perempuan pilihan tidak dilahirkan untuk terus berkorban, tetapi untuk sadar memutuskan, lalu hidup lebih jujur kepada dirinya sendiri. Setelah itu, ia berhak memilih bahagia tanpa rasa bersalah, tenang tanpa harus menyelamatkan semua orang. Di cintai tanpa harus terluka dulu.


Twinflame Dan Soulmate

Pengetahuan tentang Soulmate/Pasangan Jiwa dan Twin Flame/Kembaran Jiwa ini penting, agar kita mengatahui bahwa kita adalah Jiwa bukan hanya tubuh. Jiwa yang meskipun bermanifestasi di alam 3 dimensi pada tubuh fisik, namun tetap selalu berada dalam Keabadiannya pada alam Jiwa. Ini adalah tentang Kesadaran Jiwa.

Soulmate/Pasangan Jiwa berasal dari group Jiwa yang sama, memiliki kesepakatan pada tataran alam Jiwa untuk bermanifestasi dengan peran-peran yang berbeda-beda, dengan tujuan Penyempurnaan. Peran pada Soulmate/Pasangan Jiwa ini beraneka ragam, bisa menjadi kekasih, orang tua, keluarga, sahabat, bahkan musuh. Semua dengan tujuan Penyempurnaan Jiwa. Walaupun berasal dari kelompok jiwa yang sama, Soulmate/Pasangan Jiwa masih memiliki Indiviudualitas, berasal dari Jiwa yang berbeda.

Twin Flame/Kembaran Jiwa berasal dari Jiwa yang sama, Jiwa yang satu, Sumber yang satu, yang memiliki kesepakatan pada tataran Jiwa untuk bermanifestasi menjadi dua polaritas dari aspek yang berbeda; Feminin dan Maskulin. Penyatuan kedua polaritas Feminin dan Maskulin ini akan menghasilkan kekuatan yang sangat dahsyat, dan sangat bermanfaat bagi sesama manusia dan planet Bumi. Karena itu penyatuan Twin Flame bukan hanya tentang dongeng kisah percintaan, tetapi selalu ada misi khusus yang bermanfaat bagi yang lain dalam Reuni/Penyatuan kembali mereka pada kehidupan di Bumi. 

Manusia adalah makhluk Multi Dimensi, pada saat kita bermanifestasi di alam 3 dimensi ini, Diri kita yang Sejati, Sang Jiwa, masih tetap berada di alam luhur, dimensi ke 5. Karena inilah dikatakan Soulmate/Pasangan Jiwa selalu bersama, atau Twin Flame/Kembaran Jiwa yang sejatinya tidak pernah berpisah, merujuk pada keadaan Kesejatian Keabadian di alam yang lebih luhur ini.

Setiap dari kita memiliki Twin Flame/Kembaran Jiwa, aspek Feminin dan Maskulin, namun memang tidak semuanya ber-inkarnasi bersama di kehidupan kali ini, dikatakan yang ber-inkarnasi bersama adalah mereka yang berada pada evolusi terakhir sebagai manusia dan juga memang telah memilih peranan itu. Setiap Jiwa adalah unik. Jika Twin Flame kita tidak ber-inkarnasi bersama, mereka tetap akan selalu bersama kita pada tataran alam luhur, berperan sebagai Spirit Guide, dsb.

Setelah kebangkitan Kundalini, dan terbukanya Chakra Anahata dan Mahkota pada pasangan Twin Flame/Kembaran Jiwa, mereka akan memiliki akses kepada Sumber Informasi Semesta yang Tak Terbatas. Penyatuan mereka sendiri membuka Portal menuju dimensi yang lebih tinggi dan akses bagi makhluk-makhluk Cahaya yang akan bekerja sama dengan Twin Flame/Kembaran Jiwa dalam rangka membantu Percepatan Evolusi Bumi…

Twinflame Pembawa Tatanan Baru


Pasangan Twin Flame/Kembaran Jiwa adalah para pembawa pesan Keillahian.Setelah bertemu pasangan Twin Flame/Kembaran Jiwa nya. maka mereka telah cukup bagi satu sama lainnya. Kini pasangan kembaran nya telah menjadi wujud Keilahian yang paling sempurna di muka bumi bagi pasangan nya masing-masing.

Pesan-pesan Keilahian akan diturunkan melalui mereka. Tidak ada lagi pelajaran di luar diri yang dibutuhkan. Tidak ada lagi Guru luaran, atau Kitab Suci luaran yang dibutuhkan. Mereka akan menjadi Guru dan wakil suara Tuhan bagi satu sama lainnya. 

Bersama-sama mereka akan menciptakan Mahakarya baru, Kitab Suci baru. Karena kini wahyu-wahyu Ilahi akan turun secara langsung kepada mereka berdua. 

Mereka akan berkerja sama sebagai Satu Jiwa. Karena misi kelahiran mereka telah diketahui. Seringkali mereka berbagi tugas sesuai kelebihan/karomah Ilahi yang dimiliki masing-masing. Kelebihan/karomah Ilahi ini akan semakin terbangkitkan setelah penyatuan kelima sistem tubuh Feminin dan Maskulin terjadi. Bentuk kerjasama saling melengkapi yang terjadi misalnya adalah, jika yang pria yang mendapatkan tugas untuk menerima pesan-pesan Keilahian dalam bentuk simbol, gambaran dll, maka hanya yang wanita yang akan mempu menerjemahkan pesan-pesan itu.

Twin Flame/Kembaran Jiwa adalah jiwa-jiwa dengan evolusi tingkat tinggi yang telah tercerahkan. Bisa jadi mereka telah melupakan Diri Sejati nya sebelumnya. Tapi pertemuan dengan pasangan kembaran nya akan membangkitkan kesadaran Kesejatiannya. 

Kini mereka telah sepenuhnya menyadari bahwa mereka adalah wahana, kendaraan Keilahian, dan bahwa Kekosongan lah yang nyata. Karena hanya dengan kesadaran Kekosongan/Emptiness, yang dipicu oleh kekuatan Cinta Sejati mereka, hal itu mampu melemparkan mereka ke dalam keadaan Saat Ini, kondisi meditatif penuh, dimana seseorang dapat menerima pesan-pesan dari alam Luhur dengan lebih sempurna. Dengan kekuatan Cinta mereka yang luar biasa tersebut, kini mereka dapat berfungsi penuh untuk mengerjakan tugas-tugas Keilahian bersama.... 

Mereka telah sepenuhnya menyadari bahwa mereka bukan hanya tetesan embun, tetapi adalah bagian dari Lautan, bagian dari Keilahian, dengan kelompok makhluk pekerja cahaya, yang memandu evolusi Kesadaran dan Tatanan lingkungan Masyarakat.

Twinflame


Orang yg belum mengalami pasti tidak akan percaya, bahkan mungkin menertawakan atau menghina dan menyalahkan. Tapi pada kenyataanya didunia ini ada kisah yang tidak bisa dihindari dan tidak mampu mengelak sekuat apapun usaha yang kita lakukan. Secara fisik kita bisa hidup berumah tangga dengan seseorang dalam sebuah ikatan perkawinan yg nyata. Akan tetapi disisi lain bathin, hati, pikiran dan perasaan kita hidup bersama orang yg kita cintai yg entah terpisah oleh jarak dan waktu.

Lamanya waktu (tahun bahkan puluhan tahun), jauhnya jarak, ketemu atau tidak berkomunikasi atau tidak, namun batin tetap saja menyatu, rasa yang tersambung, berkomunikasi lewat bathin, melepas segala rasa lewat bathin.

Saling merindu tapi tak saling jumpa. Saling berkomunikasi tapi tak pernah bicara. Saling menyatu tapi tak bersentuhan fisik. Selalu bersama meski tak pernah jumpa. Sakit ? Tentu sangat menyakitkan...Hanya saling melangitkan doa dan harapan. Pertanyaannya, bagaimana jika terjadi di alam nyata?


Delapan Cara Berdamai dengan Diri

Memaknai karma baik mungkin terasa lebih mudah ketimbang karma buruk. Tapi, sulitkah berdamai dengan karma buruk?

Inilah hal-hal yang saya lakukan untuk berdamai dengan karma buruk : 

1. Mengidentifikasi karma

Mungkin kita pernah menemui kejadian pahit yang sama secara berulang dan bertanya-tanya, “Kenapa ini terus terjadi pada saya?” Inilah yang kita sebut pengetahuan tentang karma. Sama seperti manusia, energi, dan entitas semesta lainnya, karma juga perlu dikenali. Dengan mengenalinya, karma tidak perlu memperkenalkan diri berulang kali. Jika di masa lalu kamu bertemu dengan orang yang katakanlah jahat dan kamu membalasnya dengan kejahatan setimpal, bukan tidak mungkin jika di masa mendatang kamu akan menemui orang berbeda dengan karakteristik yang sama. Bukan untuk membuatmu menderita, melainkan untuk membuatmu mengenalinya. Dengan mengenali karma, kamu tidak akan merespon orang tersebut dengan respon yang sama seperti kejadian sebelumnya. Maka, di sinilah pola karma akan berganti.

2. Diam adalah emas

Semakin banyak penyangkalan, pembenaran, dan pembelaan terhadap diri sendiri, akan terasa semakin sulit kita menghadapi karma buruk. Dalam kondisi seperti ini, diam adalah emas. Saat karma buruk datang, terimalah. Setelah itu, barulah kita bisa melihat, mendengar, dan merasakan bagaimana karma datang membawa kesadaran diri, pengetahuan spiritual, dan pemahaman mengenai hakikat diri yang sebenarnya. Pada saat inilah saya melihat betapa besarnya Tuhan sehingga bisa menangkal semua ketakutan dan kecemasan yang saya alami.

3. Bertanggung jawab

Saat kita menerima karma buruk, artinya kita telah mengakui kesalahan yang pernah kita lakukan. Inilah saatnya bertanggung jawab atas apa yang pernah kita lakukan dengan meminta maaf, memperbaiki kesalahan, dan melakukan lebih banyak kebaikan dalam hidup. Jika saat meminta maaf kamu tidak mendapatkan penerimaan maaf yang kamu harapkan, terimalah sebagai bagian dari tanggung jawabmu. Tanggung jawab ini bukan untuk membuatmu merasa bersalah, terpuruk dalam penyesalan, atau memikirkan masa lalu setiap waktu, melainkan agar kamu bisa berjanji pada diri sendiri untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan bertindak di masa yang akan datang.

4. Saatnya putuskan toxic relationship

Jangan biarkan orang-orang dengan energi negatif mengganggu penemuan hakikat dirimu! Kalau kamu merasa teman, pasangan, atau orang-orang di sekitarmu terus menerus menekanmu, saatnya kamu merelakan mereka untuk pergi. Putuskan hubungan dengan cara yang baik dan berikan pemahaman kepada mereka bahwa kamu butuh ruang untuk memperbaiki diri. Batasi hubungan yang dianggap tidak mendatangkan kebaikan dalam hidupmu. Orang dengan energi positif akan bersama-sama memperbaiki diri, sedangkan orang-orang negatif akan mengecapmu sesuai dengan asumsi mereka. Biarkan keduanya terjadi sesuai alur semesta.

5. Cintai dirimu dengan benar

Mungkin, dulu kita sempat berpikir bahwa mencintai diri sendiri adalah memenuhi semua ego dan keinginan. Tapi, setelah berdamai dengan karma buruk, kita akan mulai melihat self-love dengan cara yang berbeda. Mulailah dengan mengonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, meditasi secara teratur, dan beribadah sesuai dengan keyakinan. Kalau kamu seorang agnostik, pastikan kamu tidak melukai pikiranmu dengan ide-ide rumit tentang kehidupan. Lihatlah kehidupan secara lebih sederhana.

6. Sadari kelemahanmu

Dalam beberapa kasus karma buruk, sering kali seseorang lebih pandai menyenangkan orang lain, tapi lemah dalam memperlakukan diri sendiri. Inilah yang sering kali tidak disadari atau bahkan diabaikan. Tahukah kamu kalau kelemahan ini adalah kekuatan rahasiamu. Mungkin, tidak seorang pun tahu bahwa kamu mendapat karma hanya karena berjuang membahagiakan orang lain dan melupakan diri sendiri. Tapi, inilah akibat yang harus kamu dapatkan ketika abai dengan diri sendiri. Berhentilah jadi “korban” atas kelemahanmu memperlakukan diri sendiri dan jadilah kekuatan bagi dirimu sendiri. Dengan begitu, kita akan mulai melihat bahwa karma tidak hanya ditimbulkan akibat kesalahan diri kita pada orang lain, tetapi juga terhadap diri sendiri.

7. Singkirkan ego dan kesombongan spiritual

Ego adalah salah satu masalah terbesar dengan menjalani hidup. Sering kali kita percaya bahwa kita bisa memutuskan kehendak diri di luar kesadaran Ilahi. Saya sendiri pernah mengabaikan karma dan memilih untuk percaya terhadap apa yang saya kehendaki dan perjalanan yang akan saya ciptakan. Inilah yang saya sebut sebagai kesombongan spiritual, yaitu ketika kita merasa lebih memahami hidup kita sendiri dan mengabaikan kekuatan Ilahi. Bukan cuma itu, menyalahkan orang lain atas karma yang kita dapatkan juga merupakan bagian dari ego dan kesombongan spiritual. Merasa diri lebih baik sehingga memaksa orang lain untuk bertanggung jawab atas karma yang kita terima adalah jalan pintas menuju keterpurukan. Dengan menyingkirkan ego dan kesombongan spiritual, kita akan lebih mudah mengenali pola karma, mengenali diri sendiri, dan memperbaiki hidup kita.

8. Maafkan diri sendiri dan orang-orang yang menyakiti

Inilah yang sering kali terlupakan dalam proses menghapus karma. Memaafkan diri sendiri dan orang-orang yang telah menyakitimu mungkin akan terasa sulit di awal. Tapi, cobalah perlahan-lahan dan rasakan bagaimana energi positif melingkupi hidupmu ketika satu per satu kesalahan mulai termaafkan.

Selamat berdamai dengan karma buruk, selamat menuai karma baik!