Banyak orang tanpa sadar sedang menzalimi dirinya sendiri dan Sang Khalik. Mereka mengetuk pintu langit meminta kesuksesan, namun di saat yang sama, hatinya penuh dengan kabut keraguan. Inilah kebocoran energi yang membuat doa sulit termanifestasi. Keraguan adalah sampah emosi yang menurunkan vibrasi Anda.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengingatkan bahwa hati yang kotor oleh ketergantungan pada makhluk tidak akan mampu menampung cahaya keyakinan yang murni.
Sementara Syaikh Abdul Qadir Jaelani menegaskan bahwa Tauhid yang sejati adalah mematikan ketergantungan pada diri sendiri dan makhluk, agar hanya Allah semata yang bertahta di hati. Hukum Prasangka & Kecepatan Doa adalah "Aku sesuai prasangka hamba-Ku". Ini adalah hukum universal yang mutlak.
Jika keyakinan Anda biasa saja, maka manifestasi doa akan melambat. Jika keyakinan Anda Penuh Keraguan, maka Anda sedang mengundang kekecewaan. Jika Anda melepaskan Ego dan Rasa takut lalu mengisinya dengan keyakinan total, maka pertolongan Allah akan datang lebih cepat dari kedipan mata. Untuk mencapai derajat diri yang tangguh, Anda harus mendaki tangga keyakinan sebagai berikut :
1. Ilmu Yaqin - Keyakinan Berdasar Ilmu. Anda percaya karena teori dan dalil. Seperti mengetahui Kabah itu ada karena membaca buku. Ini adalah level logika.
2. Ainul Yaqin - Keyakinan Berdasarkan Penglihatan. Keyakinan Anda naik karena telah melihat tanda-tanda kebesaran-Nya. Level ini lebih stabil karena mata batin mulai terbuka.
3. Haqqul Yaqin - Keyakinan Berdasarkan Rasa/Pengalaman. Inilah level tertinggi. Anda tidak lagi sekedar tahu atau melihat, tapi merasakan. Anda merasakan getaran seperti saat berdoa di Multazam, Anda mengalami sendiri keajaiban di tengah kemustahilan. Keyakinan ini tidak akan tergoyahkan oleh apapun.
Siapa pun yang berharap pada kekuatan diri atau pertolongan makhluk, ia sedang membangun istana di atas pasir. Syaikh Abdul Qadir Jaelani mengajarkan kita untuk "melepaskan" segala sesuatu selain Allah. Saat Anda mencapai kondisi kosong terhadap makhluk, saat itulah Anda hadir dihadapan Allah.
Tanamkan dalam jiwa Anda : Doa saya bukan sekedar permintaan, tapi sebuah kepastian yang sedang dalam perjalanan.
Garis besarnya : Berhenti memaksa Tuhan dengan ambisi egomu yang penuh dengan ketakutan. Bersihkan hatimu dari ketergantungan kepada makhluk, dan biarkan Haqqul Yaqin mengambil alih. Ingat, Tuhan tidak memberikan apa yang Anda inginkan, tapi Tuhan memanifestasikan apa yang Anda yakini di dalam vibrasi mu.
