Para yogi mengatakan bahwa medulla oblongata di bagian atas leher, tempat pertemuannya dengan tengkorak, adalah tempat kedudukan ego di dalam tubuh. Ini adalah kutub negatif dari kesadaran Diri yang lebih tinggi. Kutub positif terletak pada titik di antara kedua alis, pusat ekspresi Kesadaran Diri yang lebih tinggi.
Titik ini adalah Mata Spiritual, pantulan energi yang masuk ke dalam tubuh terus-menerus dari alam semesta di sekitarnya melalui medula. Mata Spiritual bukanlah khayalan. Itu adalah sesuatu yang benar-benar dilihat seseorang dalam meditasi, ketika pikiran didiamkan, dan ketika intelek berfungsi pada tingkat intuitifnya sendiri yang lebih tinggi. Ketika Mata Spiritual dilihat dengan jelas, itu adalah lingkaran cahaya keemasan yang mengelilingi bidang biru tua. Di tengahnya ada bintang putih dengan lima titik. Ketika Mata Spiritual dilihat secara tidak sempurna, ia terlihat sebagai cahaya ungu redup dengan lingkaran samar di sekelilingnya, dan titik yang bahkan lebih redup di tengahnya.
Apakah Anda melihat Mata Spiritual atau tidak, dengan bermeditasi pada titik itu kesadaran Anda akan berangsur-angsur naik hingga melewati portal kesadaran manusia dan memasuki keadaan ekstasi, atau kesadaran super.
Untuk berkonsentrasi pada titik di antara alis, lihat ke atas tidak menyilangkan mata Anda, tetapi sedikit menyatukannya seolah-olah Anda sedang menatap ibu jari Anda yang terulur di atas Anda.
Perhatian Anda, bukan mata Anda, harus difokuskan pada titik di dahi itu.
Jangan mencoba secara paksa untuk memfokuskan mata Anda, tetapi lihatlah secara mental pada titik itu, dan biarkan Mata Spiritual menarik Anda ke dalamnya.
Lahiri Mahasaya, berkata untuk memusatkan perhatian terlebih dahulu di wilayah medula oblongata, dan sejak saat itu menatap ke arah Mata Spiritual.
Paramhansa Yogananda memberi tahu kami bahwa ketika dia pertama kali datang ke gurunya, ashram Sri Yukteswar, dia akan menjaga pikiran dan pandangannya terfokus pada titik di antara alis sebanyak mungkin.
Namun, praktik ini harus digabungkan dan didukung oleh pengabdian Hati. Semua keinginan dan aspirasi kita harus mengalir ke atas, menuju mata spiritual: "pintu" menuju Keabadian.
Kesadaran super memiliki kekuatan atau Siddhis, yang terkait dengan aktivasi Ajna Chakra dan khususnya Ajna atau Rudra granthi-bedha. Rudra Granthi tepat di bawah Ajna-cakra dan terletak tepat di awal medulla oblongata.
Teknik Yoni Mudra dari Lahiri Mahasaya Kriya Yoga persis difokuskan pada Rudra Granthi-Bedha, proses menusuk simpul Ajna (atau simpul Rudra), yang merupakan salahsatu simpul utama sistem chakra.
Namun, kriyavan mempraktikkan teknik ini bukan untuk tujuan mendapatkan Siddhi, tetapi untuk mencapai pengalaman Cahaya Spiritual atau Kutastha. Dalam banyak aspek, Kesadaran Super mirip dengan gambaran “Guru Bathin”.
