Darah, Pengetahuan dan Semangat mereka mengalir di tubuh kita dalam bentuk DNA. Kita boleh saja memuliakan leluhur bangsa lain dan Ajaran nya. Tapi jika kita sudah melupakan begitu saja leluhur kita sendiri beserta pengetahuan dan pencapaiannya dimasa silam. Artinya kita tak tahu diri dan lupa diri dari mana kita berasal.
Ingat… kita pun suatu saat akan menjadi leluhur bagi anak cucu kita. Mampukah kita menjadi leluhur yang benar-benar luhur bagi anak cucu kita kelak? Seorang yang terpilih dan yang dipilih dari jiwa-jiwa yang menempati wadah yang di Kehendak-Nya. Dengan menitis dari Jiwa leluhur atau pun jiwa-jiwa suci, yang mempunyai tugas belum terselesaikan, maka Jiwanya menitis, ke satu wadah yang dikehendaki nya, untuk melanjutkan kembali tugas yang dia emban.
Semoga Jiwa -Jiwa yang Suci, yang menitis senantiasa diberi kekuatan lahir dan batin, untuk menjalani hidup, karena dia yang menitis ilmu dari leluhur, dia akan dihadapkan dengan persoalan hidup, yang kadang diluar batas kemampuan manusia pada umum nya. Seorang yang menerima titisan dari leluhur, akan memiliki jiwa dan mental yang kuat, untuk menjadi sosok teladan bagi sesama.
Tanda-tanda manusia yang mendapatkan TITISAN dari LELUHUR Nusantara yang SUCI yaitu orang-nya sangatlah teduh, wawasan serta pengetahuan sangatlah luas. Ia tidak membeda-bedakan suatu Agama, Suku, Bangsa, Kasta, Tahta, Jabatan, Pakaian. Dan meskipun terlihat seperti orang biasa. Namun semua Alam ghaib, Alam ghaib suci, Alam ghaib sakti Mandraguna jagad, Alam Semesta Raya Nusantara dan di alam Dewa/Dewi bahkan Alam Kahyangan sangatlah mengetahui siapa sebenar-nya dirinya.
DIA-lah wakil-wakil yang diutus Sang Pencipta Alam Semesta dan para leluhur untuk mengembalikan JIWA-JIWA para KSATRIA yang telah lama kehilangan arah dan tujuan karena telah berubah bentuk menjadi PRIBADI para Ksatria berbadan butho kolo (Bhuta Kala)
Ilmu Leluhur
Setiap Seorang dalam sebuah Keluarga tentu mempunyai Leluhur, Jika Leluhur seseorang itu dimasa hidupnya mempelajari suatu ilmu khususnya ilmu Pengobatan, Ilmu Kebatinan, ilmu Gaib, ilmu Tharekat, ilmu Hakikat, Tasawuf atau Makrifat. Maka disaat ini ilmu Leluhur itu sedang melayang-Layang mencari keturunan nya, yang wadahnya siap untuk di isi ilmu tersebut. Jika Keturunan nya belum ada yang siap, maka ilmu itu bisa turun Kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Ciri bangkitnya Spiritual dalam diri yang terhubung dengan keilmuan leluhur dan ada beberapa orang yang terhubung atau memiliki titisan leluhur. baik ilmu spiritual maupun ilmu supranatural.
Adapun ciri seseorang memiliki bimbingan leluhur :
1. Awalnya mendapatkan Gemblengan atau Ujian kehidupan baik itu dalam ekonomi, asmara, bahkan sakit. Ujian gemblengan ini untuk mengasah sisi wadah mental.
2. Mengalami perubahan kesadaran diri, bangkitnya Kesadaran Spiritual Awakening
3. Memiliki kepekaan Rasa-Indra keenam- Insting-felling-intuisi tajam.
4. Terkoneksi atau terhubung dengan jiwa leluhur.baik dalam mimpi atau berinteraksi meditasi.
5. Memiliki kemampuan baik Spiritual atau Supranatural.
6. Mendapatkan perlindungan dari leluhur. ketika terbentur hal negatif. Leluhur kita akan menjaga. Ini fakta bagi yg peka.
7. Leluhur juga secara tidak langsung membimbing arah Spiritual menuju jalan Kesadaran Ketuhanan.
Namun tidak semua orang yang memilki. Ilmu leluhur memiliki ciri-ciri tersebut tergantung pada jiwa leluhurnya dimasa Hidupnya.
PESAN...!!
Hati-hati bagi yang memiliki Ilmu leluhur dalam Emosi, Ucapan dan Doa yang bersifat negatif, apa lagi mendoakan hal yang tidak baik. Karena seseorang yang memiliki keilmuan leluhur pasti memiliki Energi atau Power yang besar. Maka kita harus hati-hati baik ucapan Pikiran didalam bathin Karena ucapannya sering terjadi (Sidhi/Dadi). Lebih baik sugestikan hal-hal yang bersifat kebaikan..Kesuksesan...Kebahagiaan...Cinta..Kasih.
Salam Rahayu Leluhur Leluhur Nusantara
