Sudut pandang Uang dan Kesadaran

Anda tahu Tuhan Maha Kaya, tapi mengapa masih takut minta kaya? Masalahnya bukan di Tuhan. Masalahnya di dalam diri Anda. Anda percaya Tuhan bisa memberikan apa saja tapi disaat yang sama Anda ragu layak tidaknya menerima sebanyak itu. Karena di waktu berdoa, Anda menahan kelimpahan dengan minta secukupnya. Main aman.  Tidak berani berharap lebih jauh. Mengapa bisa? Karena Anda dibesarkan dengan pola jangan berlebihan, yang penting cukup dan jangan terlalu tinggi.

Awalnya ini nasihat baik tapi pada akhirnya berubah menjadi pembatas di pikiran, minta banyak salah, ingin besar berisiko, hidup berlebihan menakutkan. Ini yang terjadi dan fakta. Anda percaya Tuhan Maha Kaya tapi Anda hidup seolah-olah Anda hanya boleh punya sedikit.

Sekarang kita balik logikanya. Coba Visualisasi kalau hari ini Anda dikasih 1M. Apa yang terjadi? Apakah Anda tenang, punya rencana, tahu cara mengelolanya atau malah bingung, takut, cemas kehilangan, tidak tahu harus diapakan. Jika jawabannya tidak tahu, Itu bukan karena Anda tidak berhak. Tapi karena Anda BELUM SIAP.

Yang sering disalah pahami adalah kita berpikir karena Tuhan belum memberi. Padahal bisa jadi karena kita belum siap menerimanya. Rezeki besar itu butuh Wadah besar. Wadah itu bukan dompet tetapi wadah cara berfikir, cara mengambil keputusan, cara mengelola dan cara menahan diri. Jadi bukan minta kecil biar aman tapi yang benar adalah mintalah yang besar, sambil membesarkan diri.

Bagaimana Caranya?

1. Melatih diri berani meminta jangan langsung ditahan. Kalau Anda butuh lebih, bilang. Jujurlah dengan diri sendiri. 

Doa itu bukan tempat pura-pura sederhana. Doa itu tempat yang paling jujur.

2. Siapkan mental menerima, tanya ke diri sendiri. Kalau uang datang, Anda siap? siap mengelola? siap tanggung jawab? siap berubah? Kalau belum, mulai belajarlah dari sekarang.

3. Besarkan Wadah Anda. 

Mulai sekarang ubah pola dengan belajar mengatur uang, belajar disiplin, belajar menahan diri dan belajar mengambil keputusan. Karena rezeki besar itu tidak akan betah di tempat yang belum siap.

4. Mengubah cara pandang. 

Berhentilah berpikir “Aku siapa sih?” Diubah menjadi “Tuhan Aku siapa?” Kalau Dia Maha Kaya, mengapa Anda harus berpikir kecil dan sempit. 

Kesimpulannya : Bukan dilarang minta besar tapi diminta untuk siap menerima Kelimpahan. Jadi mulai sekarang, jangan kecilkan Doa Anda tapi besarkan diri Anda  supaya doa itu punya tempat untuk mendarat.

#pesanuntukdirisendiri#renungan#uang#kelimpahan#