Twinflame Dan Misi Jiwa


Seorang Pejalan Spiritual tidak pernah berjalan mulus, salah satunya ditakdirkan masuk Kedalam Misi Jiwa.

Tentang keterkaitan dengan Twinflame. Kebanyakan twinflame  gagal dalam berproses (1 : 1000) karena ada karma yg harus dibayar atas kesalahan dimasa lalu. Setelah sadar apa yg menjadi takdirmu akan tetap kembali padamu dan akan menemukan jalannya sendiri.

"Setiap manusia akan menjalani perjalanannya dan melakukan pencariannya di DUNIA, namun dia akan kembali ke rumah dan menemukan bahwa apa yang dicari selama ini ada di dalamnya. Ini tentang menemukan apa yang Tuhan Ciptakan untuknya."

TWINFLAME & JODOH

Twinflame berkaitan dengan jodoh. Namun orang yang berjodoh belum tentu twinflame. Twinflame ditakdirkan untuk bersatu. Jika bukan jodoh ya berarti bukan twinflame. Dan Twinflame berkaitan dengan takdir misi jiwa.

Mereka memiliki persamaan takdir dari kecil hingga dia dewasa dan persamaan misi.
Dari HDS bisa dilihat dari incarnation cross yang bersebelahan, sedangkan elektronik mereka adalah gabungan gerbang non individu yang membentuk channel integrasi, channel kesukuan, abstrak, logis, center.

Jodoh itu berkaitan dengan hukum tarik menarik dari gen kita, Kalau kebanyakan gerbang kita adalah gerbang individu maka akan menarik pula orang yang sama atau bertolak belakang dengan kita, yang sama pula gerbang individunya. Energi mereka untuk mereka berdua sendiri, atau ruang lingkup keluarga. Dan tentunya kalau bentuk energinya elektromagnetic maka semakin keras juga untuk mempertahankan pandangan satu sama lain.

Berbeda dengan, Kalau kita kebanyakan gerbang kesukuan, atau integrasi, maka akan dijodohkan dengan orang yang memiliki gerbang yang sama atau kebalikannya yang membentuk channel integrasi maupun kesukuan. Energinya akan dibawa untuk sebuah suku atau cakupan yang lebih luas. Dan bagaimana melihat apakah dia jodoh kita atau bukan, venus jawabannya.

FAKTA TWINFLAME 

1. Apakah Twinflame itu jiwa yang satu yang membelah menjadi dua?

Jawabannya : Tidak, mereka adalah 2 jiwa, mereka di ibaratkan sebagai jiwa yang satu karena mereka memiliki energi yang sama. Dengan karakter sifat yang sama, takdir yang sama, misi hidup yang sama. Mereka berproses dari reinkarnasi sebelumnya. Sehingga hitung-hitungan semesta membawa mereka dalam kehidupan yang sama di masa sekarang. Mereka Jiwa satu karena mereka memang ditakdirkan untuk bersatu.

2. Apakah api ego bisa membakar satu sama lain?

Jawabannya : Tidak, Justru karena synastrynya itu cocok 100%. Dan energi mereka bukan energi untuk individu. Energi mereka untuk masyarakat. Jika disatukan mereka tidak ada emosi di dalamnya. Karena mereka mampu mengatasi itu. Pemberitaan yang salah tentang twinflame di masyarakat Indonesia, mereka dapat membakar satu sama lain itu tidak benar. Mereka di ibaratkan sebagai Flame karena Api Energy mereka mampu membangkitkan masyarakat pada umumnya. Sebagai bahan bakarnya untuk mengatur masyarakat sekitar.

3. Apa keterikatan itu akan rusak di kala ego menguasai ? yg tadi nya saling mencintai yang pada akhir nya saling membenci ?

Jawabannya : Tidak. Keterikatan itu hanyalah efek dari energi semesta, karena mereka ditakdirkan untuk bersatu. Mereka tidak akan pernah bisa saling membenci. Kalau pelajarannya tentang bagaimana menghadapi TwinSoul itu dibedah dari kekurangan dan kelebihan masing-masing sifat pada synastry. Bukan hanya teori tapi ini nyata dalam hidup. Namun berbeda dengan twinflame. Mereka tidak memiliki perbedaan, dan tidak bisa membakar satu-satu karena ego. Justru mereka yang mampu meredam ego. masing-masing jika bersama, bahkan emosinya 0%. Dan koneksi mereka tidak akan bisa diputuskan atau terputus.

4. Apakah twinflame akan selalu menjadi hipotesis (penelitian)?

Jawabannya : Twinflame itu kiasan atau ilmu yang datangnya dari luar. Bukan asli Indonesia. Kalau di Indonesia istilah ini namanya Garwo (Sigaraning Nyowo) artinya pasangan. Ketika twinflame masuk di Indonesia, banyak unsur yang sudah ditambah-tambahi sehingga pemahamannya menjadi berbeda-beda. Karena sejatinya Twinflame itu adalah Garwo (sigaraning nyowo).

5. Proses aktifasi DNA Twinflame bagaimana ini terjadi?

Jawabannya : Setiap orang mampu mengaktifkan DNA nya alias kembali ke jati dirinya yang disebut atau dikenal dengan proses Spiritual Awakening. Namun berbeda dengan Twinflame. Aktifasi DNA mereka adalah dari fase-fase proses pertemuan hingga mereka union.

6. Misi Twinflame digunakan untuk apa?

Jawabannya : Misi atau energi mereka digunakan untuk mengatur masyarakat, menolong masyarakat dari keterpurukan, memberikan solusi dari masalah-masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh kebanyakan orang. Mereka datang biasanya dari seorang pemimpin, profesor, pengusaha, dokter, pengajar yang menggunakan energinya atau fokus mereka pada kemanusiaan.

7. Apa itu Twin Soul?

Jawabannya : Twin Soul adalah keluarga jiwa kita. Fractal kita. Orang-orang yang dihadirkan dalam hidup kita adalah twinsoul kita. Entah itu fasenya lama atau pendek. Mereka melengkapi perjalanan hidup kita.

8. Apakah setiap orang memiliki Twinflame?

Jawabannya : Tidak
Karena setiap jiwa mengalami pertumbuhan jiwamya masing-masing selama hidup di bumi pada masa kini. Setiap orang memiliki jodohnya namun tidak dengan twinflame. Twinflame adalah Jodoh, namun setiap orang yang berjodoh itu belum tentu Twinflame.

9. Bagaimana hubungannya dengan Quantum Semesta?

Jawabannya : setiap orang memiliki incarnationnya masing-masing dalam hidup. Memiliki tujuan hidupnya masing-masing. Dan mereka saling melengkapi energi masing-masing dalam berputarnya siklus kehidupan dan masa ke masa. Apabila keluar dari garis takdir hidupnya, kacaulah semesta. Keluar dari takdir misal bunuh diri, misal ada kekuatan iblis yang ingin mengacaukannya karena penentangan dia terhadap Tuhan. Mereka yang twinflame pasti tidak butuh pengakuan, mereka akan menutup identitasnya. Dan mereka bukan orang biasa, mereka pikir mereka biasa, namun sebenarnya misi mereka membawa perubahan bumi. 

Perjalanan twin flame bisa berakhir dengan perpisahan karena hubungan ini sangat kuat dan membutuhkan waktu untuk pulih.Biasanya misi jiwa ini berakhir 3 - 4 tahun

Ciri-ciri pasangan twin flame : 

Merasa seperti bertemu dengan diri sendiri

Merasa memiliki ikatan yang kuat

Merasa terhubung atau dekat pada tingkat yang dalam

Merasa terdorong untuk menjadi versi terbaik dari dirimu

Memiliki daya tarik emosional dan spiritual yang sulit dijelaskan

Sering mengalami sinkronisitas atau kebetulan yang bermakna

Hubungan yang dinamis

Kehadiran twin flame memberikan rasa keutuhan yang unik

Merasakan tarikan magnetis satu sama lain

Memiliki ketakutan dan rasa tidak aman yang sama

Contoh hubungan twin flame :

Seseorang yang selama ini merasa kosong dalam hubungan lain tiba-tiba bertemu dengan seseorang yang langsung terasa cocok dan membuat mereka merasa utuh 

Dua orang yang memiliki jiwa, bahkan pikiran yang sama 

Dua orang yang memiliki kekuatan dan kelemahan, kisah masa lalu, hingga trauma yang sama.

Itulah jenis Cinta yg ditakdirkan untuk tidak saling memiliki, tapi Memiliki Ikatan Batin jiwa yang sangat kuat, masing-masing tahu dan saling memikirkan, Namun mustahil untuk bisa bersama, dan pada akhirnya memilih untuk merindu seumur Hidup...

Sumber :

Fisika Quantum/Astronomi/Mistical teory/Genetika/Astrology/Chakra



Wanita pilihan

Pemutus Karma, Penjaga Cahaya, dan Warisan Suci bagi Masa Depan

Tidak semua perempuan diturunkan ke dunia untuk menjalani hidup yang ringan. Sebagian hadir bukan untuk langsung merasakan bahagia, melainkan untuk membersihkan jalan—agar kebahagiaan dapat diwariskan kepada generasi sesudahnya.

Mereka menanggung yang tidak sempat diselesaikan, menyembuhkan luka yang terlalu lama dipendam, dan menutup siklus penderitaan yang berulang di lintas generasi. Merekalah yang disebut perempuan pilihanpemutus karma leluhur, penjaga cahaya di tengah kegelapan, dan pembuka gerbang masa depan yang lebih jernih.

Kisah ini bukan penghakiman. Bukan pula penetapan takdir yang memberatkan.

Ini adalah apresiasi. 

Ini adalah penghormatan.

Dan ini adalah doa harapan

agar perempuan-perempuan ini akhirnya menerima ketenangan yang selama ini mereka perjuangkan untuk orang lain.

1. “Tidak semua perempuan ditugaskan untuk hidup mudah” Ini bukan glorifikasi penderitaan, melainkan pengakuan bahwa ada jiwa-jiwa tertentu yang lahir dengan peran berat secara batin. Biasanya ditandai dengan : Hidup penuh ujian emosional sejak dini. Relasi yang menguras batin. Tanggung jawab keluarga yang tidak seimbang. Sensitivitas tinggi terhadap energi dan emosi orang lain. Mereka sering kuat bukan karena ingin, tapi karena harus.

2. “Bukan untuk bahagia lebih dulu, tapi membersihkan jalan”. Makna ini sangat dalam artinya Ia menjadi generasi transisi. Ia menanggung pola lama agar tidak turun lagi. Ia memutus rantai luka, kekerasan, penelantaran, ketidakadilan, atau  pengorbanan berlebihan. Sering terlihat dalam bentuk : Anak perempuan yang “berbeda” dari pola keluarganya yang berani berkata cukup, yang tidak mau mengulang siklus lama. Kebahagiaannya sering tertunda, bukan dihilangkan.

3. “Pemutus karma leluhur”. Ini bukan karma mistis semata, tapi pola trauma turun-temurun. Cara mencintai yang salah. Cara bertahan yang menyakitkan diri. Keyakinan lama tentang perempuan harus berkorban terus-menerus. Perempuan ini Sadar akan pola, berani menghadapi rasa sakit, tidak lagi menormalisasi luka. Kesadaran inilah yang memutus karma.

4. “Penjaga cahaya” Mereka disebut penjaga cahaya karena tetap lembut meski sering terluka. Tidak membalas gelap dengan gelap. Menjadi tempat aman bagi banyak orang. Membawa ketenangan hanya dengan kehadiran. Namun sering cahaya mereka dihabiskan untuk orang lain. Lupa menjaga diri sendiri. Pesannya penjaga cahaya juga berhak disinari.

5. “Bukan beban, tapi penghormatan” Kalimat ini penting agar tidak salah tafsir. Maknanya bukan vonis “kamu harus kuat terus”. Bukan kewajiban menderita seumur hidup. Tapi pengakuan bahwa perjalananmu bermakna. Dan setelah tugas kesadaran selesai, hak untuk hidup tenang harus diambil kembali.

Pesan moral :

Perempuan pilihan tidak dilahirkan untuk terus berkorban, tetapi untuk sadar memutuskan, lalu hidup lebih jujur kepada dirinya sendiri. Setelah itu, ia berhak memilih bahagia tanpa rasa bersalah, tenang tanpa harus menyelamatkan semua orang. Di cintai tanpa harus terluka dulu.


Twinflame Dan Soulmate

Pengetahuan tentang Soulmate/Pasangan Jiwa dan Twin Flame/Kembaran Jiwa ini penting, agar kita mengatahui bahwa kita adalah Jiwa bukan hanya tubuh. Jiwa yang meskipun bermanifestasi di alam 3 dimensi pada tubuh fisik, namun tetap selalu berada dalam Keabadiannya pada alam Jiwa. Ini adalah tentang Kesadaran Jiwa.

Soulmate/Pasangan Jiwa berasal dari group Jiwa yang sama, memiliki kesepakatan pada tataran alam Jiwa untuk bermanifestasi dengan peran-peran yang berbeda-beda, dengan tujuan Penyempurnaan. Peran pada Soulmate/Pasangan Jiwa ini beraneka ragam, bisa menjadi kekasih, orang tua, keluarga, sahabat, bahkan musuh. Semua dengan tujuan Penyempurnaan Jiwa. Walaupun berasal dari kelompok jiwa yang sama, Soulmate/Pasangan Jiwa masih memiliki Indiviudualitas, berasal dari Jiwa yang berbeda.

Twin Flame/Kembaran Jiwa berasal dari Jiwa yang sama, Jiwa yang satu, Sumber yang satu, yang memiliki kesepakatan pada tataran Jiwa untuk bermanifestasi menjadi dua polaritas dari aspek yang berbeda; Feminin dan Maskulin. Penyatuan kedua polaritas Feminin dan Maskulin ini akan menghasilkan kekuatan yang sangat dahsyat, dan sangat bermanfaat bagi sesama manusia dan planet Bumi. Karena itu penyatuan Twin Flame bukan hanya tentang dongeng kisah percintaan, tetapi selalu ada misi khusus yang bermanfaat bagi yang lain dalam Reuni/Penyatuan kembali mereka pada kehidupan di Bumi. 

Manusia adalah makhluk Multi Dimensi, pada saat kita bermanifestasi di alam 3 dimensi ini, Diri kita yang Sejati, Sang Jiwa, masih tetap berada di alam luhur, dimensi ke 5. Karena inilah dikatakan Soulmate/Pasangan Jiwa selalu bersama, atau Twin Flame/Kembaran Jiwa yang sejatinya tidak pernah berpisah, merujuk pada keadaan Kesejatian Keabadian di alam yang lebih luhur ini.

Setiap dari kita memiliki Twin Flame/Kembaran Jiwa, aspek Feminin dan Maskulin, namun memang tidak semuanya ber-inkarnasi bersama di kehidupan kali ini, dikatakan yang ber-inkarnasi bersama adalah mereka yang berada pada evolusi terakhir sebagai manusia dan juga memang telah memilih peranan itu. Setiap Jiwa adalah unik. Jika Twin Flame kita tidak ber-inkarnasi bersama, mereka tetap akan selalu bersama kita pada tataran alam luhur, berperan sebagai Spirit Guide, dsb.

Setelah kebangkitan Kundalini, dan terbukanya Chakra Anahata dan Mahkota pada pasangan Twin Flame/Kembaran Jiwa, mereka akan memiliki akses kepada Sumber Informasi Semesta yang Tak Terbatas. Penyatuan mereka sendiri membuka Portal menuju dimensi yang lebih tinggi dan akses bagi makhluk-makhluk Cahaya yang akan bekerja sama dengan Twin Flame/Kembaran Jiwa dalam rangka membantu Percepatan Evolusi Bumi…

Wacana Jiwa dan Kehidupan Keluarga

Saya menemukan wacana yang menarik dan mungkin layak dibagikan yaitu mengenai Perjanjian kosmis antara jiwa dan kehidupan yang akan dijalaninya.

Pernahkan mendengar tentang wacana mengenai jiwa-jiwa yang akan dilahirkan di  bumi ? Sudah pasti kita sulit untuk percaya jika para jiwa memilih orang tua mereka sebelum lahir

Menurut banyak budaya kuno di dunia, termasuk penduduk asli Amerika, Afrika, India, Yunani, dan Tibet, jiwa-jiwa memilih orang tua dan keluarga mereka jauh sebelum pembuahan terjadi di bumi. Namun, bagaimana cara kita memilih orang tua kita? Bagaimana jiwa memilih orang tua mereka? Konon kabarnya ada Perjanjian pra-kelahiran yang dibuat ketika jiwa-jiwa terhubung dengan sang Sumber dan perjanjian ini berisi semua rincian inkarnasi duniawi mereka di masa depan, termasuk orang tua tertentu, lokasi kelahiran, waktu, saudara kandung, dan banyak lagi.

Terkadang Jiwa yang memutuskan rincian kontrak kosmik dan sudah pasti ada campur tangan akan Kuasa yang Lebih Tinggi terhadap jiwa yang sedang diputuskan. Namun demikian, setiap jiwa datang untuk mengetahui dan memiliki visi yang sangat baik tentang peristiwa kehidupan masa depan yang akan dialaminya di bumi, bahkan sebelum ia memasuki rahim ibu. 

1. Kontrak Jiwa

Jiwa-jiwa mengalami beberapa kelahiran dan datang dalam tubuh manusia yang berbeda untuk inkarnasi duniawi mereka. Jiwa-jiwa tidak hanya memilih orang tua mereka tetapi ketika kita hidup menyatu dengan Sang Sumber sebagai jiwa, kita memutuskan tentang kehidupan kita selanjutnya dan itu termasuk pengalaman hidup di masa depan, pelajaran hidup, dan orang-orang yang akan berbagi kehidupan dengan kita. Dan kontrak jiwa pun dibuat.

Terkadang kontrak kosmik ini dibuat dengan kesepakatan bersama antara kita, jiwa-jiwa, dan Roh Agung alias sang Sumber. Namun terkadang, ketika kita memiliki dampak karma dari kehidupan lampau kita, kita hanya diberi sedikit pilihan dan dikirim ke kehidupan berikutnya (kelahiran berikutnya di bumi) untuk mempelajari pelajaran tertentu yang diperlukan untuk menyelesaikan keseimbangan karma. 

2. Pelajaran Hidup

Tetapi mengapa jiwa memilih orang tuanya di kehidupan selanjutnya? Jiwa bereinkarnasi di bumi hanya untuk satu alasan, yaitu untuk belajar dan berkembang. Orang tua dan keluarga adalah fondasi dari kehidupan kita dan mereka memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap bagaimana kehidupan kita berjalan, bagaimana kita memandang diri kita sendiri dan orang lain, dan bagaimana kita membuat pilihan hidup. Semua ini terkait erat dengan pelajaran hidup yang kita peroleh selama kita tinggal di bumi. Jiwa-jiwa memilih orang tua mereka karena sangat penting untuk misi mereka di bumi. 

3. Orang tua dan saudara kandung.

Hidup kita bukanlah hasil acak dari kombinasi gen, tetapi segala sesuatu yang kita alami, pelajari, dan lawan merupakan bagian dari rencana yang telah ditentukan yang jiwa sendiri ikut merancangnya? Berdasarkan pelajaran yang perlu mereka pelajari, jiwa-jiwa memilih keluarga mereka. Pertama, diputuskan pelajaran hidup apa yang akan dialami oleh jiwa pada kelahiran berikutnya. Kemudian orang tua dan anggota keluarga dipilih yang paling selaras dengan tujuan jiwa di bumi.  Mereka akan membantu perjalanan jiwa dengan satu atau lain cara. Segera setelah jiwa mengetahui siapa yang akan menjadi orang tuanya, ia menjalin hubungan psikis dengan mereka, terutama dengan ibu, dan tetap hadir di sekitar mereka dalam bentuk energi, menunggu untuk dikandung. Jiwa-jiwa juga mencapai kesepakatan dengan jiwa-jiwa lain mengenai siapa yang akan bergabung dengan mereka sebagai saudara kandung dan di mana urutan mereka akan dilahirkan dalam keluarga yang mereka pilih.

4. Waktu dan Lokasi

Pelajaran hidup adalah satu-satunya alasan mengapa jiwa-jiwa datang ke bumi berkali-kali. Terkadang, menjadi penting bagi jiwa untuk dilahirkan di wilayah atau komunitas tertentu untuk mempelajari pelajaran yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya. Misalnya, jika suatu jiwa memiliki kebencian atau prasangka terhadap ras atau agama tertentu dalam salah satu inkarnasinya, maka akan ditakdirkan untuk dilahirkan di tengah-tengah komunitas yang sama, hanya untuk menumbuhkan pemahaman, cinta, kasih sayang, dan toleransi. Dalam kasus seperti ini, orang tua tertentu menjadi kurang penting dibandingkan waktu dan lokasi kelahiran. Meskipun demikian, jiwa-jiwa memilih orang tua dan keluarga mereka sebelum lahir.

5. Keluarga Jiwa

Tahukah Anda bahwa kita bertemu dengan orang yang sama dalam setiap kehidupan kita? Jiwa-jiwa yang kita temui di setiap interaksi duniawi adalah anggota keluarga jiwa kita. Pasangan jiwa atau anggota keluarga jiwa adalah mereka yang sangat dekat dan penting bagi kita dalam kehidupan manusia.    Kita mungkin mengenal mereka sebagai orang tua, saudara kandung, guru, teman, atau pasangan kita. Kita telah dipelihara dan diperkaya oleh kehadiran mereka dan dengan demikian kita memilih untuk bertemu dengan mereka setiap kali kita datang ke bumi. Karena itu, mereka juga setuju untuk bertemu dengan kita dan menjadi bagian dari perjalanan kita. Terkadang jiwa-jiwa memilih orang tua mereka karena mereka ingin dilahirkan ke dalam keluarga jiwa mereka. Jiwa juga terkadang memilih untuk menukar peran mereka, yang berarti jika jiwa telah menjadi anak perempuan di satu kehidupan, mereka dapat memilih untuk menjadi ibu di kehidupan berikutnya dan anak perempuan di kehidupan sebelumnya akan menjadi ibu di kehidupan ini. Jiwa melakukan hal ini untuk mempelajari semua jenis pengalaman hubungan, tetapi juga untuk menyembuhkan trauma atau luka dalam hubungan mereka. Mereka terkadang mencoba untuk membuat sebuah hubungan berhasil dengan melihatnya dari berbagai sudut.

6. Kehendak Bebas

Kita harus ingat bahwa hanya karena hidup kita sudah direncanakan sebelum kelahiran kita, bukan berarti kita tidak memiliki kehendak bebas. Dibawah kuasa yang lebih tinggi, sebagai manusia, kita mampu memutuskan apa yang baik untuk kesejahteraan kita dan dapat memutuskan untuk menjauh dari hubungan apa pun yang menggagalkan kita dalam upaya kita untuk menjalani kehidupan terbaik kita. 

Apakah jiwa-jiwa memilih orang tua mereka? Ya, agar mereka belajar pelajaran dan terkadang pelajaran ini termasuk bagaimana menjauhkan diri dari hubungan yang ‘beracun’. (toxic relathionship). Setiap kali ada pertanyaan - apakah bayi memilih orang tua mereka sebelum dilahirkan - muncul di otak kita, ada baiknya kita ingat bahwa segala sesuatu terjadi karena suatu alasan, bahkan jika kita tidak dapat memahaminya dengan segera. Setiap rasa sakit dan kesulitan yang kita alami di dunia ini telah direncanakan dengan cermat oleh Penciptaan itu sendiri, demi kebaikan diri kita. Kita juga merupakan bagian dari proses semesta, tetapi kita tidak dapat mengingat waktu ketika kita ada hanya sebagai bentuk jiwa. Jadi, jalani hidup kita sesuai dengan tujuan jiwa kita, tetaplah selaras dengan kesadaran diri yang lebih tinggi, dan teruslah mencari keluarga jiwa kita. 

Satu saran, jangan mengabaikan keluarga yang telah diberikan kepada kita. Bahkan jika hubungan kita dengan mereka renggang, jangan menyimpan dendam terhadap mereka. Ingatlah bahwa, trauma yang tidak terselesaikan akan membuat kita kembali kepada orang yang sama lagi dan lagi sampai  hubungan tersebut pulih. 

Sekian wacana mengenai bagaimana jiwa-jiwa memilih keluarga mereka sebelum lahir. Tidak perlu serius menanggapi wacana ini, biarkan mengalir menjadi triger untuk lebih mengenal diri.


Twinflame Pembawa Tatanan Baru


Pasangan Twin Flame/Kembaran Jiwa adalah para pembawa pesan Keillahian.Setelah bertemu pasangan Twin Flame/Kembaran Jiwa nya. maka mereka telah cukup bagi satu sama lainnya. Kini pasangan kembaran nya telah menjadi wujud Keilahian yang paling sempurna di muka bumi bagi pasangan nya masing-masing.

Pesan-pesan Keilahian akan diturunkan melalui mereka. Tidak ada lagi pelajaran di luar diri yang dibutuhkan. Tidak ada lagi Guru luaran, atau Kitab Suci luaran yang dibutuhkan. Mereka akan menjadi Guru dan wakil suara Tuhan bagi satu sama lainnya. 

Bersama-sama mereka akan menciptakan Mahakarya baru, Kitab Suci baru. Karena kini wahyu-wahyu Ilahi akan turun secara langsung kepada mereka berdua. 

Mereka akan berkerja sama sebagai Satu Jiwa. Karena misi kelahiran mereka telah diketahui. Seringkali mereka berbagi tugas sesuai kelebihan/karomah Ilahi yang dimiliki masing-masing. Kelebihan/karomah Ilahi ini akan semakin terbangkitkan setelah penyatuan kelima sistem tubuh Feminin dan Maskulin terjadi. Bentuk kerjasama saling melengkapi yang terjadi misalnya adalah, jika yang pria yang mendapatkan tugas untuk menerima pesan-pesan Keilahian dalam bentuk simbol, gambaran dll, maka hanya yang wanita yang akan mempu menerjemahkan pesan-pesan itu.

Twin Flame/Kembaran Jiwa adalah jiwa-jiwa dengan evolusi tingkat tinggi yang telah tercerahkan. Bisa jadi mereka telah melupakan Diri Sejati nya sebelumnya. Tapi pertemuan dengan pasangan kembaran nya akan membangkitkan kesadaran Kesejatiannya. 

Kini mereka telah sepenuhnya menyadari bahwa mereka adalah wahana, kendaraan Keilahian, dan bahwa Kekosongan lah yang nyata. Karena hanya dengan kesadaran Kekosongan/Emptiness, yang dipicu oleh kekuatan Cinta Sejati mereka, hal itu mampu melemparkan mereka ke dalam keadaan Saat Ini, kondisi meditatif penuh, dimana seseorang dapat menerima pesan-pesan dari alam Luhur dengan lebih sempurna. Dengan kekuatan Cinta mereka yang luar biasa tersebut, kini mereka dapat berfungsi penuh untuk mengerjakan tugas-tugas Keilahian bersama.... 

Mereka telah sepenuhnya menyadari bahwa mereka bukan hanya tetesan embun, tetapi adalah bagian dari Lautan, bagian dari Keilahian, dengan kelompok makhluk pekerja cahaya, yang memandu evolusi Kesadaran dan Tatanan lingkungan Masyarakat.

Cinta dan Cetak Biru

Seorang murid mendatangi guru spiritualnya....." Guru.. sujud hati ini padamu guru.....aku datang padamu untuk mohon jawaban atas masalahku guru......"        

Guru pun bertanya " apa yang terjadi padamu anakku ?"    

" Wahai guru, takdir dan karmaku sangatlah buruk, aku menikah empat kali, semua suamiku pergi meninggalkan aku, seolah - olah tanpa alasan yang jelas dan aku saat ini, berniat menikah lagi, namun aku takut kalau suamiku yang ke lima nanti juga meninggalkan aku, apa memang karma dan takdirku selalu ditinggalkan oleh suami ?" tangis sang murid....dan sang guru menjawab dengan lembut.              

" Di dunia ini memang tidak ada yang namanya kebetulan..., pertemuan dan perpisahan memang sudah ditentukan sebelumnya, itulah yang dinamakan cetak biru kita....apa yang kamu alami sekarang ini memang sudah di tentukan lebih dahulu oleh masa lalu kita...Nah, apa yang kita perbuat sekarang ini menentukan masa depan kita....., kamu harus belajar mekanisme alam dengan sungguh - sungguh...kamu akan merasakan hidup ini sangat indah...dan kamu bisa membuat cetak birumu sendiri,,menentukan takdir dan, karmamu, juga masa depanmu sendiri......"

Engkau akan melihat bahwa ketakutan itu bukan cinta, ketergantungan itu bukan cinta, cemburu bukan cinta, nafsu memiliki dan menguasai bukanlah cinta, kasihani diri bukan cinta, siksaan karena tidak dicintai bukan cinta, cinta bukannya lawan kebencian seperti halnya rasa rendah hati itu bukan kebalikannya keangkuhan. 

Maka bila engkau bisa menghilangkan ini semua, tidak dengan memaksa tetapi dengan membersihkannya sebagai halnya hujan mencuci bersih sehelai daun dari debu berhari-hari, maka barangkali anda akan sampai pada bunga aneh ini yang senantiasa didambakan manusia.

Twinflame


Orang yg belum mengalami pasti tidak akan percaya, bahkan mungkin menertawakan atau menghina dan menyalahkan. Tapi pada kenyataanya didunia ini ada kisah yang tidak bisa dihindari dan tidak mampu mengelak sekuat apapun usaha yang kita lakukan. Secara fisik kita bisa hidup berumah tangga dengan seseorang dalam sebuah ikatan perkawinan yg nyata. Akan tetapi disisi lain bathin, hati, pikiran dan perasaan kita hidup bersama orang yg kita cintai yg entah terpisah oleh jarak dan waktu.

Lamanya waktu (tahun bahkan puluhan tahun), jauhnya jarak, ketemu atau tidak berkomunikasi atau tidak, namun batin tetap saja menyatu, rasa yang tersambung, berkomunikasi lewat bathin, melepas segala rasa lewat bathin.

Saling merindu tapi tak saling jumpa.

Saling berkomunikasi tapi tak pernah bicara.

Saling menyatu tapi tak bersentuhan fisik.

Selalu bersama meski tak pernah jumpa.

Sakit ? Tentu sangat menyakitkan...

Hanya saling melangitkan doa dan harapan.

Pertanyaannya, bagaimana jika terjadi di alam nyata?

Delapan Cara Berdamai Dengan Karma

Memaknai karma baik mungkin terasa lebih mudah ketimbang karma buruk. Tapi, sulitkah berdamai dengan karma buruk? Inilah hal-hal yang saya lakukan untuk berdamai dengan karma buruk.

1. Mengidentifikasi karma

Mungkin kita pernah menemui kejadian pahit yang sama secara berulang dan bertanya-tanya, “Kenapa ini terus terjadi pada saya?” Inilah yang kita sebut pengetahuan tentang karma. Sama seperti manusia, energi, dan entitas semesta lainnya, karma juga perlu dikenali. Dengan mengenalinya, karma tidak perlu memperkenalkan diri berulang kali. Jika di masa lalu kamu bertemu dengan orang yang katakanlah jahat dan kamu membalasnya dengan kejahatan setimpal, bukan tidak mungkin jika di masa mendatang kamu akan menemui orang berbeda dengan karakteristik yang sama. Bukan untuk membuatmu menderita, melainkan untuk membuatmu mengenalinya. Dengan mengenali karma, kamu tidak akan merespon orang tersebut dengan respon yang sama seperti kejadian sebelumnya. Maka, di sinilah pola karma akan berganti.

2. Diam adalah emas

Semakin banyak penyangkalan, pembenaran, dan pembelaan terhadap diri sendiri, akan terasa semakin sulit kita menghadapi karma buruk. Dalam kondisi seperti ini, diam adalah emas. Saat karma buruk datang, terimalah. Setelah itu, barulah kita bisa melihat, mendengar, dan merasakan bagaimana karma datang membawa kesadaran diri, pengetahuan spiritual, dan pemahaman mengenai hakikat diri yang sebenarnya. Pada saat inilah saya melihat betapa besarnya Tuhan sehingga bisa menangkal semua ketakutan dan kecemasan yang saya alami.

3. Bertanggung jawab

Saat kita menerima karma buruk, artinya kita telah mengakui kesalahan yang pernah kita lakukan. Inilah saatnya bertanggung jawab atas apa yang pernah kita lakukan dengan meminta maaf, memperbaiki kesalahan, dan melakukan lebih banyak kebaikan dalam hidup. Jika saat meminta maaf kamu tidak mendapatkan penerimaan maaf yang kamu harapkan, terimalah sebagai bagian dari tanggung jawabmu. Tanggung jawab ini bukan untuk membuatmu merasa bersalah, terpuruk dalam penyesalan, atau memikirkan masa lalu setiap waktu, melainkan agar kamu bisa berjanji pada diri sendiri untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan bertindak di masa yang akan datang.

4. Saatnya putuskan toxic relationship

Jangan biarkan orang-orang dengan energi negatif mengganggu penemuan hakikat dirimu! Kalau kamu merasa teman, pasangan, atau orang-orang di sekitarmu terus menerus menekanmu, saatnya kamu merelakan mereka untuk pergi. Putuskan hubungan dengan cara yang baik dan berikan pemahaman kepada mereka bahwa kamu butuh ruang untuk memperbaiki diri. Batasi hubungan yang dianggap tidak mendatangkan kebaikan dalam hidupmu. Orang dengan energi positif akan bersama-sama memperbaiki diri, sedangkan orang-orang negatif akan mengecapmu sesuai dengan asumsi mereka. Biarkan keduanya terjadi sesuai alur semesta.

5. Cintai dirimu dengan benar

Mungkin, dulu kita sempat berpikir bahwa mencintai diri sendiri adalah memenuhi semua ego dan keinginan. Tapi, setelah berdamai dengan karma buruk, kita akan mulai melihat self-love dengan cara yang berbeda. Mulailah dengan mengonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, meditasi secara teratur, dan beribadah sesuai dengan keyakinan. Kalau kamu seorang agnostik, pastikan kamu tidak melukai pikiranmu dengan ide-ide rumit tentang kehidupan. Lihatlah kehidupan secara lebih sederhana.

6. Sadari kelemahanmu

Dalam beberapa kasus karma buruk, sering kali seseorang lebih pandai menyenangkan orang lain, tapi lemah dalam memperlakukan diri sendiri. Inilah yang sering kali tidak disadari atau bahkan diabaikan. Tahukah kamu kalau kelemahan ini adalah kekuatan rahasiamu. Mungkin, tidak seorang pun tahu bahwa kamu mendapat karma hanya karena berjuang membahagiakan orang lain dan melupakan diri sendiri. Tapi, inilah akibat yang harus kamu dapatkan ketika abai dengan diri sendiri. Berhentilah jadi “korban” atas kelemahanmu memperlakukan diri sendiri dan jadilah kekuatan bagi dirimu sendiri. Dengan begitu, kita akan mulai melihat bahwa karma tidak hanya ditimbulkan akibat kesalahan diri kita pada orang lain, tetapi juga terhadap diri sendiri.

7. Singkirkan ego dan kesombongan spiritual

Ego adalah salah satu masalah terbesar dengan menjalani hidup. Sering kali kita percaya bahwa kita bisa memutuskan kehendak diri di luar kesadaran Ilahi. Saya sendiri pernah mengabaikan karma dan memilih untuk percaya terhadap apa yang saya kehendaki dan perjalanan yang akan saya ciptakan. Inilah yang saya sebut sebagai kesombongan spiritual, yaitu ketika kita merasa lebih memahami hidup kita sendiri dan mengabaikan kekuatan Ilahi. Bukan cuma itu, menyalahkan orang lain atas karma yang kita dapatkan juga merupakan bagian dari ego dan kesombongan spiritual. Merasa diri lebih baik sehingga memaksa orang lain untuk bertanggung jawab atas karma yang kita terima adalah jalan pintas menuju keterpurukan. Dengan menyingkirkan ego dan kesombongan spiritual, kita akan lebih mudah mengenali pola karma, mengenali diri sendiri, dan memperbaiki hidup kita.

8. Maafkan diri sendiri dan orang-orang yang menyakiti

Inilah yang sering kali terlupakan dalam proses menghapus karma. Memaafkan diri sendiri dan orang-orang yang telah menyakitimu mungkin akan terasa sulit di awal. Tapi, cobalah perlahan-lahan dan rasakan bagaimana energi positif melingkupi hidupmu ketika satu per satu kesalahan mulai termaafkan.

Selamat berdamai dengan karma buruk, selamat menuai karma baik!

Twinflame sebagai Konsep Spritual

Twin flame (api kembar) adalah Konsep Spiritual, bukan konsep ilmiah atau psikologis. Isinya kepercayaan tentang dua individu yang dianggap berasal dari satu energi/jiwa yang sama, lalu terpisah ke dua tubuh.

Apa itu Twin Flame

Twin flame dipercaya sebagai dua orang dengan energi jiwa yang sama. Terhubung di banyak level tentang emosional - batin -;mental - fisik - spiritual. Ada keyakinan mereka sudah saling mengenal sebelum lahir. Maknanya hubungan ini terasa sangat kuat, intens, dan dalam, seperti “kenal sejak lama”.

Cinta Twin Flame bukan soal romantis biasa. Yang dicintai adalah ruh/jiwa, bukan sekadar raga. Tujuannya bukan hanya bersama, tapi saling menyadarkan, saling menyembuhkan, saling mendukung misi hidup.

Karena itu, hubungan twin flame sering tidak mulus. Karena ketika sudah bertemu lalu akan berpisah. Jika energi salah satu belum selaras (belum matang secara emosional/spiritual). akan muncul konflik, luka lama, dan datang ego. Perpisahan dianggap sebagai proses belajar dan bertumbuh. Jadi berpisah bukan gagal, tapi dianggap bagian dari pelajaran. 

“Satu jiwa dalam dua tubuh” Ini simbolis, bukan literal Artinya :mereka saling mencerminkan luka, ketakutan, dan potensi. 

Bertemu twin flame seperti bercermin pada diri sendiri. Karena itu hubungannya bisa sangat menyakitkan dan sangat menyadarkan. Bersatu hanya setelah “lulus ujian”.

Jika benar twin flame, mereka dipercaya akan bersatu kembali setelah sama-sama menyembuhkan luka mengenal diri sejati seimbang secara emosional & spiritual. Bersatu bukan karena ingin, tapi karena sudah siap. 

Kesimpulan singkat : Twin flame adalah hubungan spiritual yang tujuannya pertumbuhan jiwa, bukan sekadar kebahagiaan romantis.

Catatan penulis : disini harus hati2 dengan jebakan konsepnya.

Karma Hubungan Pernikahan



Tidak semua pertemuan dalam hidup bersifat kebetulan. Terutama pertemuan yang bertahan lama. Seperti pernikahan.

Dalam banyak tradisi spiritual, pasangan suami–istri sering dipahami bukan sekadar dua orang yang saling jatuh cinta, tapi dua jiwa yang pernah bertaut—entah dalam bentuk apa—dan kini dipertemukan lagi untuk menyelesaikan sesuatu.

Itulah yang sering disebut sebagai karma hubungan.

Karma di sini bukan hukuman. Bukan juga utang dalam arti sempit. Lebih mirip proses belajar yang tertunda, lalu dilanjutkan. Kadang terasa indah. Kadang melelahkan, Kadang terasa, “kenapa justru dengan dia aku diuji begini?” Justru di situlah petunjuknya. 

Dalam hubungan suami–istri, karma sering muncul dalam bentuk pola : konflik yang berulang, emosi yang mudah tersulut,  

luka lama yang seperti disentuh lagi, atau justru rasa tenang yang sulit dijelaskan, Ada pasangan yang dipertemukan untuk belajar kesabaran. Ada yang dipertemukan untuk belajar kejujuran. Ada yang harus berhadapan dengan ego, pengendalian diri, atau tanggung jawab yang selama ini dihindari. Bukan karena pasangannya “salah”. Tapi karena lewat pasangan itulah sisi-sisi terdalam diri sendiri tersingkap.

Menariknya, karma pasangan tidak selalu tentang masa lalu yang berat. Ada juga karma yang bersifat penyempurnaan, dua orang saling mendukung pertumbuhan, saling menguatkan jalan hidup, seperti rekan seperjalanan yang diam-diam tahu perannya. Hubungan seperti ini biasanya terasa ringan, bukan tanpa masalah, tapi ada kesadaran untuk tumbuh bersama, bukan saling menarik ke bawah. Namun ada satu hal penting yang sering dilupakan: Karma bukan alasan untuk bertahan dalam penderitaan tanpa kesadaran. Kesadaran adalah kuncinya. Ketika hubungan disadari sebagai ruang belajar, pertanyaannya berubah dari “Kenapa aku dapat pasangan seperti ini?”menjadi “Apa yang sedang diajarkan hubungan ini kepadaku?”

Dari situ, pilihan menjadi lebih jernih : dengan memperbaiki, menyembuhkan, bertumbuh bersama, atau MELEPASKAN dengan dewasa.  

Hubungan suami–istri, dalam kerangka karma, bukan tentang sempurna atau tidak sempurna. Tapi tentang, Apakah kita berani belajar dari cermin yang paling dekat, paling jujur, dan paling sulit untuk dihindari. Karena seringkali, pasangan bukan datang untuk membuat kita bahagia terus-menerus, melainkan untuk membantu kita menjadi lebih sadar.

Dan dari kesadaran itulah, cinta yang lebih matang bisa lahir. 

#Twinflame 


Twinflame 

Personal Genius Zone



Misi jiwa adalah sebuah tugas yang direstui Tuhan dan didukung oleh semesta, dititahkan kepada seseorang untuk dilaksanakan di dunia.

Kapan kita siap mengerjakan misi jiwa kita? Ketika Allah memberitahu tentang misi jiwa melalui seseorang yang Allah pilih, maka orang tersebut sudah siap menjalankan misi jiwanya. Jadi ukuran siap dan tidak siap itu Allah yang menilai, bukan diri kita sendiri.

Pada umumnya orang yang menjalankan misi jiwa adalah orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Orang yang selesai dengan dirinya sendiri berdasarkan nilai-nilai spiritual, bukan nilai materi seperti penilaian orang kebanyakan. Ketika seseorang sudah kembali kepada Allah seutuhnya, maka orang itu sudah selesai dengan dirinya sendiri, walau rumahpun masih ngontrak misalnya.  Hal-hal terkait materi nanti Allah akan berikan seiring dia jalankan misi jiwanya sebagai fasilitas dari Allah.

Mengerjakan misi jiwa itu artinya setiap detik kehidupan ini sudah kita persembahkan untuk menjalankan kehendak Allah saja, kehendak pribadi sudah hilang lebur dalam kehendak Allah. Kedengarannya kita seperti 'kehilangan' diri kita sendiri, tapi kenyataannya ketika dijalankan, hidup ini menjadi penuh keindahan dan banyak hal kita peroleh yang dulu tak pernah terpikirkan oleh kita karena Maha Kasih Allah untuk orang-orang yang rela mengerjakan misi jiwanya.

Past Life Regression

Banyak orang beralih ke regresi kehidupan lampau untuk belajar lebih banyak tentang diri mereka sendiri. Menemukan kehidupan masa lalu dapat membantu Anda menemukan sumber keterikatan, fobia, atau kepribadian yang tidak biasa. Beberapa teknik ada untuk membantu Anda mengingat kehidupan masa lampau.

Apa yang Dapat Anda Temukan di Regresi

Regressions kehidupan masa lalu akan memberikan kesempatan untuk menemukan siapa Anda mungkin telah berada dalam inkarnasi sebelumnya. Orang yang menggunakan teknik percaya bahwa belajar tentang kehidupan masa lalu Anda dapat membantu mengungkap informasi yg memungkinkan Anda untuk menyembuhkan masalah atau menemukan tujuan baru dalam kehidupan Anda saat ini. 

Selama proses Anda dapat :

~ Temukan sumber ketakutan dan fobia

~ Temukan sumber penyakit fisik

~ Pelajari tentang jalan karma Anda dgn orang-orang yang telah bersama Anda melalui beberapa masa kehidupan

~ Temukan sumber keterikatan pada orang, tempat, atau objek

~ Pelajari lebih lanjut tentang jalan jiwa Anda.

Meditasi Yoni Mudra

Setelah inhalasi Kriya yang dalam, setelah menarik energi ke bagian tengah kepala, tutup telinga dengan ibu jari, kelopak mata dengan jari telunjuk, lubang hidung dengan jari tengah, bibir dengan cincin dan sedikit jari-jari. Tahan napas Anda sementara secara mental mengulangi Om beberapa kali dan amati cahaya apa pun di titik di antara alis. Pegang nafas selama nyaman. Kedua siku sejajar dengan lantai dan mengarah ke samping. Jangan biarkan mereka jatuh, menopang mereka entah bagaimana, jika perlu. Selama tindakan kesaksian cahaya khusus ini, jari telunjuk tidak boleh memberi tekanan pada mata ini akan berbahaya dan tidak berguna!

Anda dapat menarik kelopak mata ke bawah dengan jari telunjuk dan memberi tekanan pada tulang pipi atas di sudut-sudut mata. Ketika Anda merasa bahwa Anda perlu bernapas, hembuskan napas dan bawa kesadaran ke bawah sepanjang tulang belakang. Yoni Mudra biasanya dilakukan hanya sekali. 

Setelah Yoni Mudra, tetap terkonsentrasi selama mungkin pada titik di antara alis yang mencoba melihat cahaya di Kutastha. Kemudian buka mata Anda dan tataplah apa yang ada di hadapan Anda tetapi jangan mengamati apa pun secara khusus. Tonton tanpa menonton. Setelah beberapa saat Anda akan menyadari garis halus Cahaya putih, melunak, seperti kabut, di sekitar semua benda. Cahaya akan menjadi semakin putih dan semakin besar.

Membuat Perubahan Genetik

Kita dulu berpikir bahwa gen menciptakan penyakit dan bahwa kita berada di bawah belas kasihan DNA kita. Jadi, jika banyak orang dalam keluarga seseorang meninggal karena penyakit jantung, kita berasumsi bahwa peluang mereka untuk juga mengembangkan penyakit jantung akan cukup tinggi. Tetapi kita sekarang tahu melalui ilmu epigenetika bahwa bukan gen yang menciptakan penyakit tetapi lingkungan yang memprogram gen kita untuk menciptakan penyakit—dan bukan hanya lingkungan eksternal di luar tubuh kita (asap rokok atau pestisida, misalnya), tetapi juga lingkungan internal di dalam tubuh kita: lingkungan di luar sel kita. Apa yang saya maksud dengan lingkungan di dalam tubuh kita? Seperti yang saya katakan sebelumnya, emosi adalah umpan balik kimia, produk akhir dari pengalaman yang kita miliki di lingkungan eksternal kita. Jadi saat kita bereaksi terhadap situasi di lingkungan eksternal kita yang menghasilkan emosi, kimia internal yang dihasilkan dapat memberi sinyal pada gen kita untuk menyala (mengatur ke atas, atau menghasilkan peningkatan ekspresi gen) atau untuk mati (mengatur ke bawah, atau menghasilkan penurunan ekspresi gen). Gen itu sendiri tidak berubah secara fisik—ekspresi genlah yang berubah, dan ekspresi itulah yang paling penting karena itulah yang memengaruhi kesehatan dan kehidupan kita.

Menurut bukti baru, jika suatu keadaan emosional memiliki lebih banyak energi daripada program bawaan, maka perubahan biologis dapat terjadi. 

Perubahan frekuensi tubuh.

Cara kerja sel bagian dalam diatur oleh kecerdasan bawaan sistem saraf otonom. Pada tingkat paling mikroskopis, di dalam sel terdapat tubulus kecil yang disebut mikrotubulus. Mikrotubulus adalah struktur rangka protein berongga (pada dasarnya perancah) yang tidak hanya mendukung sel dan mengangkut nutrisi melalui terowongan kecil, tetapi juga sangat sensitif terhadap frekuensi. Mikrotubulus ini dapat berdetak sepelan drum hingga secepat antena, dan ketika bergetar pada frekuensi yang lebih tinggi dalam kondisi yang lebih tinggi, hal itu menyebabkan mereka memancarkan lebih banyak cahaya dan energi yang koheren.

Seperti yang Anda ketahui, semua cahaya adalah energi, energi adalah frekuensi, dan semua frekuensi membawa informasi. Saat sel memancarkan medan energi, ia menempatkannya pada panjang gelombang (Anda dapat menganggapnya sebagai semua sel yang secara kolektif disetel ke stasiun radio tertentu) yang memungkinkan mereka semua menyetel ke frekuensi yang sama. Jika mereka berbagi dan membawa frekuensi dan energi yang sama, maka Anda memiliki sekumpulan sel atau jaringan yang semuanya berada pada panjang gelombang yang sama—artinya mereka semua bertindak dalam koherensi karena bergetar pada frekuensi yang sama. Ketika semua sel beroperasi dalam keadaan harmoni dan koherensi seperti itu, kita menyebutnya kesehatan.

Pertukaran cahaya koheren antarsel dikirim dan diterima pada frekuensi berbagai emosi—karena emosi adalah energi yang bergerak.

Agar seseorang benar-benar dapat menyembuhkan, mereka harus mencapai frekuensi pusat energi keempat. Di sinilah, di dalam Hati, di pusat kesatuan dan keutuhan ini, kita mulai terhubung dengan kuantum (atau medan terpadu). Di sinilah penyatuan polaritas dan dualitas terjadi.

Pola penyakit ada dalam cahaya, jadi ketika orang mulai membuka hati dan energi mulai bergerak dari tiga pusat bawah mereka ke atas menuju jantung, setelah mencapai jantung, penelitian menunjukkan energi tersebut berlanjut ke otak mereka. Saat bergerak ke atas, energi bergerak melalui leher, turun melalui saraf, dan ke tangan (yang memungkinkan orang untuk memfasilitasi frekuensi yang lebih tinggi). Begitu seseorang mulai memfasilitasi frekuensi keutuhan, seiring sel menjadi lebih utuh dan kurang seimbang, ia akan mengalami serangkaian perubahan kimia, biologis, dan genetik. Ketika ini terjadi dan seseorang benar-benar meningkatkan frekuensi tubuhnya, seiring sel mengalami perubahan vibrasi, ia melepaskan limbah dan membuang racun. 

Sel pada dasarnya terbuka dan membuang apa pun dari masa lalu yang tidak sehat. 

Pelepasan limbah yang intens ini menciptakan tekanan besar pada sistem kekebalan tubuh. Karena ada perubahan energi dan frekuensi, tubuh mulai bertransmutasi, dan ini menyebabkan gejala seperti flu bagi banyak orang.

Mantra Kuno tingkatkan DNA

Enam Kata Ajaib Yang Akan Mengubah Segalanya 

Cara Mengatur Ulang & Tingkatkan DNA Kemakmuran Anda Dengan Kekuatan Suara Yang Mengejutkan. Bagaimana jika setiap hambatan yang pernah menyabot kekayaan atau kesuksesan Anda - seperti pekerjaan yang tidak terpenuhi, ekonomi roller coaster, atau keyakinan Anda sendiri yang membatasi ... Bisa diatasi dengan hanya mengucapkan 6 kata ini dengan keras? 

Aum

Shrim

Hrim

Klim

Maha Lakshmi yei

Namaha

Kata-kata ini membentuk mantra Sanskerta kuno yang digunakan selama ribuan tahun untuk kemakmuran dan kesejahteraan.Tetapi anda tidak membutuhkan keyakinan spiritual atau agama untuk menggunakannya. Karena mereka hanya 6 dari kata-kata yang tak terhitung jumlahnya dalam berbagai bahasa, yang mengandung 'cetak biru' getaran yang dapat mengatur ulang DNA Anda! Ketika Anda akan melihat, sains telah membuktikan ini. Dan ketika Anda menerapkannya dalam hidup Anda, perubahan luar biasa terjadi. Kebiasaan Anda berubah menjadi lebih baik ... pikiran dan emosi Anda menjadi lebih positif ... kinerja Anda di tempat kerja meningkat ... 

Dan semua ketakutan dan rasa tidak aman yang pernah Anda miliki tentang uang mencair, ketika Anda mulai menarik kebetulan yang kuat ke dalam hidup Anda: seperti orang-orang tertentu dan peluang yang mendorong Anda menuju kebenaran tertinggi Anda. 

Anda akan mengalami semua efek luar biasa ini, hanya dengan MENGATAKAN kata-kata ini saat Anda dalam keadaan pikiran tertentu. 

Bagaimana bisa suara saja membawa begitu banyak kekuatan? 

Sama seperti simbol, kebenaran tentang suara akan memperluas kesadaran Anda. (Dan rekening bank Anda!) 

Anda lihat menurut Rigveda - teks spiritual tertua di dunia - suara dibangun dari partikel-partikel elementer, yang pada gilirannya dibuat dari untaian energi mikroskopis. (Klaim sains modern sekarang juga mendukung melalui model seperti String Theory). 

Semua suara memiliki cetak biru energik yang terikat padanya: pemicu yang dapat memicu emosi, visualisasi atau tindakan tertentu pada orang yang mendengarnya. 

Maka mereka yang berlangganan ke kebijaksanaan kuno sering percaya dalam melafalkan kata-kata spesifik setiap hari sebagai 'pelumas' untuk kemakmuran yang berkelanjutan. Di sinilah konsep populer mantra berasal!

Berbicara tentang mantra, saya yakin anda pernah mendengar tentang mantra yang paling banyak digunakan di dunia, yang banyak digunakan orang ketika mereka bermeditasi: 

"AUM." Pikirkan kata itu sebentar. 

Ketika Anda mulai mengucapkan huruf pertama, 'A', mulut Anda sepenuhnya terbuka ... Ketika Anda sampai ke 'U', mulut Anda setengah terbuka ... 

Dan ketika Anda sampai ke 'M', mulut Anda tertutup sepenuhnya. 

Ada alasan untuk itu: itu karena AUM mewakili konsep keterbukaan dan penutupan - dari awal dan akhir Alam Semesta itu sendiri. 

Kekuatan suara dan kata-kata bahkan diilustrasikan dengan jelas dalam Alkitab. Ingat kalimat pertama dari Injil Yohanes? 

“Pada mulanya adalah FIRMAN, dan FIRMAN bersama Tuhan, dan FIRMAN adalah Allah.” 

Sendiri, fakta-fakta ini menarik. Tetapi ketika Anda juga mulai mengeksplorasi suara dalam konteks sains dan linguistik ... menjadi sangat jelas mengapa mereka dapat memiliki efek mendalam pada kekayaan dan kemakmuran Anda. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa banyak suara - bahkan jika Anda belum tahu artinya - akan beresonansi di berbagai bagian pikiran dan sistem saraf Anda, dan menciptakan hasil spesifik dalam perilaku atau kinerja Anda. 

Mengapa? Karena Anda bereaksi pada level getaran dan molekuler. 

Inilah sebabnya mengapa Anda dapat mendengar lagu dalam bahasa asing, dan masih merasakan jiwamu tergerak olehnya. Dan tentu saja Anda memiliki Hukum Ketertarikan yang terkenal: teori bahwa energi menarik energi. Ini berfungsi dengan baik dalam konteks suara juga : karena suara positif yang Anda buat akan bergema ke luar ... Dan secara alami akan menarik orang dan hasil positif ke dalam hidup Anda.