Tahun Menata Ulang Cara Hidup



Jika 2025 adalah pelepasan, maka 2026 adalah fase menjalani hidup tanpa sandaran lama. Tahun 2026 bukan tentang lompatan besar, melainkan tentang menata ulang ritme hidup agar bisa dijalani lama, jujur, dan tidak menguras tenaga. 2026 terasa lebih, sunyi, selektif, kurang toleran pada kepalsuan, Hal-hal yang tidak selaras akan cepat melelahkan. Bukan karena salah, melainkan karena energi manusia tidak lagi ingin bocor ke arah yang tidak perlu. Sebaliknya, hal-hal sederhana yang jujur justru menguatkan rutinitas yang konsisten, relasi yang tenang, pilihan hidup yang tidak ramai tapi nyata

2026 dalam Kerangka Ba Zi (Sebagai Pembacaan Pola)

Dalam Ba Zi, 2026 berada di bawah karakter Bing Wu (Api Yang di atas Kuda). Ini bukan ramalan kejadian, melainkan bahasa simbolik tentang kualitas waktu.

Api Yang (Bing) membawa kejelasan dan kesadaran. Wu (Kuda) melambangkan gerak dan perubahan arah. Kombinasi ini membuat 2026 cenderung : mendorong kejujuran dalam pilihan hidup, menguji niat di balik setiap kesibukan, membuat yang tidak sejalan cepat terasa melelahkan. Tahun ini tidak mendukung kepura-puraan jangka panjang. 

Relasi, Kerja, dan Ritme Hidup di 2026

Relasi yang tidak punya kedalaman akan mengendur sendiri. Kesibukan yang digerakkan oleh ambisi lama terasa cepat menguras tenaga. Sebaliknya, hidup yang : sederhana, konsisten dan tidak dibangun di atas ketakutan justru terasa stabil dan bisa dijalani lama.

2026 bukan tahun untuk membuktikan apa-apa. Ia adalah tahun untuk menjalani hidup dengan cara yang lebih jujur. Karena setelah penutupan, yang paling penting bukan seberapa cepat melangkah ke depan, melainkan tidak kembali ke pola lama hanya demi rasa aman.


Penutup Siklus Pola Lama

Penyebutan 2025 sebagai penutup siklus pola lama bukan muncul dari satu sumber tunggal. Ia lahir dari pertemuan banyak lapisan perubahan—sosial, psikologis, ekonomi, dan batin manusia—yang mencapai titik jenuh di waktu yang hampir bersamaan. Bukan ramalan. Bukan juga kebetulan. Lebih tepatnya : akumulasi panjang yang akhirnya sampai pada batasnya.

1. Secara Zaman : Pola Dunia Sudah Terlalu Lama Dipaksakan. Sejak sekitar 2020, dunia tidak benar-benar “kembali normal”. Yang ada hanyalah memaksa pola lama agar tetap berjalan :

✓ Sistem kerja yang dipadatkan tapi jiwa manusianya terkikis

Relasi sosial yang tampak tersambung, tapi makin dangkal

✓ Pengejaran stabilitas dengan mengorbankan kesehatan mental 

Lima tahun bukan waktu singkat. Dalam siklus manusia, itu cukup lama untuk membuat satu cara hidup kehabisan tenaga. 2025 menjadi titik di mana banyak sistem tidak lagi bisa ditambal, hanya bisa diselesaikan atau ditinggalkan. 

2. Secara Psikologis : Manusia Sampai di Titik Jenuh Bertahan. Ada fase di mana manusia kuat menahan. Ada fase di mana menahan berubah menjadi kelelahan batin. Di 2025, banyak orang tidak runtuh karena kejadian besar, melainkan karena akumulasi hal kecil yang tidak pernah selesai :

✓ Mengalah terlalu lama

✓ Bertahan di tempat yang tidak lagi tumbuh

✓ Menjalani peran yang sudah tidak jujur

Inilah tanda klasik penutup siklus : bukan ledakan emosi, tapi hilangnya energi untuk berpura-pura.

3. Secara Pola Hidup : Yang lama tidak lagi relevan. Ciri siklusnya yang akan berakhir itu sederhana adalah Usaha yang baik tidak mendapatkan hasil yang baik. Di 2025, banyak orang mengalami :

✓ Kerja keras yang tidak berbanding lurus dengan hasil

✓ Strategi lama yang terasa “benar” tapi tak bergerak apapun.

✓ Cara berpikir aman yang justru membuat terjebak dengan keadaan.

Ini bukan kegagalan pribadi. Ini tanda bahwa alat lama strategi sudah tidak cocok untuk medan baru.

4. Secara Simbolik : Angka 2025 Sebagai Penutup

Tanpa perlu numerologi secara mentah, ada makna simbolik angka yang sering dipakai para lintas budaya : 2025 → 2+0+2+5 = 9. Angka 9

Dan secara universal dipahami sebagai :

Penyelesaian

Pematangan

Pelepasan masalah sebelum awal baru

Bukan awal yang gegap gempita, melainkan akhir yang menuntut kejujuran. Makanya 2025 terasa tidak “menyenangkan”, tapi terasa penting. 

5. Ini Bukan Tahun Mulai, Tapi Tahun Menutup dengan Sadar

Kesalahan terbesar adalah berharap di tahun 2025 membawa jawaban baru. Padahal yang diminta justru :

✓ Menyelesaikan yang tertunda

✓ Mengakui sudah tidak ada hasilnya 

✓ Melepaskan identitas lama yang tidak lagi selaras dan ada.

Siklus lama tidak berakhir karena kita ingin berubah. Ia berakhir karena ia tidak lagi bisa membawa kita hidup dengan utuh. 

Apa Inti Pesan 2025?  Jawabannya :  bukan Ayoo mulai hal baru, tapi ayoo selesaikan dulu yang lama dengan jujur karena tidak ada 2026 yang benar-benar baru jika penutupannya masih setengah-setengah. 

Rangkaian berbagai hal peristiwa di tahun 2025 hanyalah proses penghalusan Energi sebelum pintu Rezeki dibuka di tahun 2026 hingga tahun seterusnya.







Siklus Kehidupan Baru

Hutang Karma

Ilmu Numerology melihat angka sebagai peta jalan jiwa untuk memperbaiki diri dari kesalahan masa lalu dan mencapai potensi tertinggi di kehidupan sekarang dan mendatang.

Dalam ilmu Numerology, satu siklus kehidupan itu biasanya dihitung selama 9 tahun, mulai dari tahun pertama hingga tahun ke-9. Dalam numerologi, tahun 2025 sendiri jika seluruh angkanya dijumlahkan, maka akan muncul angka 9. Ini juga merupakan tanda bahwa tahun 2025 ini jatuh di tahun ke-9 dalam siklus kehidupan sejak tahun 2017

Jika Anda mempelajari Ilmu Numerology tentu Anda akan paham, bahwa sebenarnya semua yang ada di alam semesta ini begitu teratur dan bisa dihitung. Demikian juga dengan siklus kehidupan. Dalam Numerology dijelaskan, bahwa sebenarnya angka tahun jika dijumlahkan sampai ketemu angka tunggal di akhir penjumlahan, itu bisa menjadi penanda tahun tersebut sudah masuk urutan ke berapa dalam satu siklus kehidupan di numerologi.

Tanpa disadari tahun 2025 ini Anda sedang memasuki fase pembayaran hutang karma yang terbentuk sejak 2017 lalu. Bahkan bisa jadi terbentuk sejak sebelum 2017.

Ketika Anda yang mulai memasuki perubahan kehidupan besar di tahun 2017 silam. Dan tanpa Anda sadari sebenarnya menentukan karma ke depan selama 9 tahun ini. Itulah titik tahun terbentuk nya karma selama beberapa tahun mendatang. 

Dalam Numerology, tahun 2025 merupakan tahun terakhir dalam sebuah siklus. Itu artinya di tahun 2026 mendatang kita akan memasuki fase kehidupan yang baru. Artinya, hal-hal lama yang tidak relevan dari masa lalu, harus kita selesaikan di tahun 2025 ini kalau ingin memasuki fase hidup baru yang lebih sehat dan memberdayakan kehidupan.

Hal-hal lama yang tidak lagi relevan bisa berupa mindset buruk di masa lalu yang masih kita bawa, luka-luka dan trauma batin dari masa lalu (sejak 2017 dan sebelumnya) yang bisa menghambat kita untuk maju, atau bahkan pandangan hidup atau nilai hidup yang tidak lagi relevan untuk masa depan. Inilah yang menjadi bibit pembentuk KARMA kita selama ini.

Tahun 2026 ini menjadi tahun yang baru untuk mengawali siklus kehidupan baru, Anda harus meninggalkan semua hal lama yang tak lagi relevan, atau meninggalkan KARMA lama yang tidak lagi membekas.

Semua manusia tentu menginginkan hidup yang lebih mudah, lebih bahagia, lebih berkelimpahan, dan lebih memberdayakan. Ini disebut juga sebagai hidup yang lebih bertumbuh. 

Anda tidak akan bisa bertumbuh kalau tidak meninggalkan karma-karma lama yang bisa menghambat kehidupan untuk sejahtera. Inilah yang disebut dengan harus membayar hutang karma dulu di tahun ini, kalau mau hidup di siklus selanjutnya lebih mudah dan lebih baik. Pelajarilah cara kerja hukum KARMA lebih detail, dan penulis mengalami Pola nya di tahun belakangan ini. Didalamnya saya sudah dengan detail bagaimana Karma bekerja, mulai dari ranah pola Pikiran Bawah Sadar dan pola karma buruk selama ini, hingga Anda bisa mengubahnya menjadi karma baik. Ketika Anda memahami cara kerja hukum karma, Anda juga akan lebih bisa dalam memutus KARMA LELUHUR di keluarga Anda sendiri.

Hasil terbaik kehidupan adalah pembelajaran sampai hipnoterapinya tuntas. Dan rasakan perubahannya dalam kehidupan Anda.

Perbaikan Nasib 

Jika anda terbeban, sakit penyakit, hubungan keluarga suami/istri/anak, karir, keuangan, jabatan dan kebahagiaan. Jika anda selama ini merasa tidak ada kemajuan stagnasi dalam berbagai aspek kehidupan dan ingin merubahnya ingin memperbaikinya. Anda bisa Ruwatan : Kamis legi, tanggal 24--25 Desember 2025 untuk tahun 2026









Perjalanan Spritual



Sebuah Perjalanan SPIRITUAL setiap manusia tidak akan pernah sama meski laku yang dijalani semua telah sesuai dengan takaran wadah yang ia punya. dan terlebih wadah itu telah ada sejak lahir wadah yang disiapkan untuk sesuatu yang besar.

Wadah yang akan menjalankan titah amanah yang menyangkut kepentingan yang lebih luas.Jangan heran jika wadah itu telah menemukan Guru Pembimbing di Alam nyata akan lebih cepat menyerap bahkan melebihi Guru yang membimbingnya. Karena perjalanan SPRITUAL dituntut untuk cepat mengerti dan memahami serta menjalankan titahnya.

Wadah-wadah itu telah digembleng dengan kepedihan kehidupan sejak kecil hingga selama hidupnya. Itu untuk menjadikan mereka bijaksana dalam menjalankan titahnya dengan berjiwa kesatria bersifat Welas Asih. Karena semua leluhur telah memilih wadahnya.

Kekharismaan seseorang pada dirinya ada Dua yaitu dari luar dan dari dalam,

Kharisma Dari luar personality yang meliputi Dan diperoleh dari penampilan fisik seperti bentuk fisik, rupa menawan..

Kharisma dari dalam didapat dari dalam diri seperti sifat, prilaku sikap atau memang dari spiritual alami maupun dari olah energi seperti meditasi, puasa, atau olah energi lainnya yang menjadikan energi positif membuat orang melihat segan, suka melihatnya terasa sejuk ketika melihat wajah diri.

Begitu juga orang-orang yang memiliki Energi Alami dari Alam yang membuat orang memandang bisa menyukai atau patuh kepada dirinya....Bukan karena takut melainkan karena memang ingin melakukannya dan orang tersebut rela mengorbankan sesuatu untuk orang-orang yang memang memiliki KEKHARISMAAN yang ALAMI dari ALAM bukan dari olah energi yang dikerjakan.

Banyak pelaku Spiritual yang menginginkan energi kharisma tersebut untuk menguntungkan diri pribadi, namun hal itu tidak lah mudah untuk didapatkan.

Dan orang orang yang memiliki kharisma alami itupun didapatnya dari proses alami dari alam dengan gemblengan kehidupan hingga pada titik tersebut. Cahaya terang itu layaknya sebuah pohon yang besar yang selalu bisa memberikan keteduhan serta kesejukan bagi seluruh insan.

Karena sejatinya puncak ajaran spiritual dari setiap ajaran, agama dan kepercayaan adalah Welas Asih yaitu kasih Sayang Atau Ajaran Budi Dharma 

Inti dari setiap ajaran SPIRITUAL adalah kasih dan sayang.

Ketika kita bisa merasakan kedahsyatan dari kasih sayang di dalam diri serta batin kita.lalu menyebarkan kasih sayang itu kepada semua makhluk dari sang pencipta Dengan selalu memilih jalan KEWELAS ASIHAN. Menghormati serta menghargai sesama kehidupan serta mengenali JATI DIRI yang SEJATI adalah jalan terbaik untuk kembali memunculkan sifat serta perilaku sebagai Manusia yang SEJATI - JATINYA Manusia.

Karena sebenarnya tidak ada segala sesuatu kecuali hanya dia saja (Zat yang Maha Suci, Zat tertinggi yang tidak bisa digambarkan hanya dengan bahasa pikiran semata) Atau Gusti Pangeran Atau Allah Yang Maha Kuasa. Tanpa umat ketahui sejatinya kita sedang menuju ke arah yang sama. Maka kembali lah pada jalur yang Benar yaitu jalur kasih dan Sayang (WELAS ASIH). 

Semoga semua makhluk selalu dalam Keberkahan dan Kedamaian. Selalu menghiasi dalam setiap jalan dari kehidupannya.




Proses Perjalanan Spritual



Kalimat diatas berbicara tentang dua tingkatan perjalanan bathin yang sering disalahpahami. Banyak orang mengira bahwa mendekat kepada Allah selalu identik dengan ketenangan, kelapangan, dan hidup yang terasa ringan. Padahal, justru tanda awal seseorang berjalan menuju Allah dalam ujian. Ujian menjadi bahasa pertama yang digunakan Tuhan untuk membersihkan arah, meluruskan niat, dan menguji apakah langkah itu sungguh menuju-Nya atau hanya menuju rasa nyaman.

Orang yang berjalan menuju Allah diuji agar ia belajar membedakan antara iman dan kebiasaan, antara tawakal dan angan angan. Ujian membuat akal berhenti bersandar pada logika dunia semata, dan hati mulai belajar bersandar pada sesuatu yang tak kasat mata. Di fase ini, manusia masih merasa dirinya berjalan, masih sadar bahwa ia berjuang, masih mengukur lelah dan hasil. Ujian datang sebagai cermin agar ia mengenali batas dirinya.

Namun ada fase kedua yang lebih dalam, lebih sunyi, dan lebih menyakitkan, yaitu Orang yang dicintai Allah tidak sekadar diuji, tetapi dibakar. Bukan dibakar untuk dihancurkan, melainkan dibakar untuk dimurnikan. Yang dibakar bukan jasadnya, tetapi sandaran sandaran palsu dalam hatinya. Ambisi, kebanggaan, rasa memiliki, bahkan harapan - harapan yang tidak sepenuhnya bersandar pada Allah perlahan diluruskan. Di titik ini, manusia tidak lagi bertanya mengapa? Karena pertanyaan itu sendiri telah terbakar.

Secara filosofis, pembakaran ini adalah proses kefanaan. Diri yang merasa memiliki kehendak dilebur, ego yang ingin mengatur dilenyapkan. Yang tersisa bukan kehampaan, tetapi kehadiran. Ketika semua yang selain Allah runtuh, barulah hati mengenal makna cukup yang sebenarnya. Bukan karena memiliki banyak, tetapi karena tidak lagi bergantung pada apa pun selain Dia.

Secara psikologis, fase ini sering tampak seperti kehilangan total. Kehilangan arah, kehilangan rasa, kehilangan pegangan. Tetapi justru di sanalah ketenangan terdalam lahir. Saat tidak ada lagi yang bisa diandalkan, Allah menjadi satu satunya tempat pulang. Dan ketika itu terjadi, penderitaan tidak lagi terasa sebagai hukuman, melainkan sebagai bentuk kasih yang paling jujur.

Pada akhirnya, ujian membuatmu berjalan, tetapi pembakaran membuatmu sampai. Ujian mengajarimu bersabar, pembakaran mengajarimu pasrah. Dan ketika tak ada lagi yang tersisa selain Dia, barulah cinta itu benar-benar dimengerti.

Berserah Diri Lanjutan

 

Betapapun buruknya orang lain, seseorang tidak boleh membenci mereka. Semua yang diberikan seseorang kepada orang lain, akan berbalik pula kepada dirinya sendiri. Jika kebenaran ini dipahami siapa yang tidak akan memberi kepada orang lain? Ketika diri seseorang muncul, semua menjadi muncul. Ketika diri sendiri menjadi tenang semua menjadi tenang. Sejauh kita berperilaku dengan kerendahan hati, sejauh itulah kebaikan akan dihasilkan. Jika pikiran menjadi tenang, seseorang dapat tinggal dimana saja. Apa yang ada sebenarnya hanyalah Diri Sendiri. 

Dunia, Jiwa individu dan Tuhan adalah tiga penampakan di dalamnya,  seperti perak di dalam mutiara. Ketiganya muncul secara bersamaan, dan menghilang pada saat yang bersamaan. 

Diri adalah tempat dimana, sama sekali tidak ada pikiran “aku”. Itu disebut “Diam”. Diri itu sendiri adalah dunia; Diri itu sendiri adalah “aku”; Diri itu sendiri adalah Tuhan; semuanya adalah Sang Diri. Barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Diri yaitu Tuhan adalah penyembah yang paling mulia. Menyerahkan diri kepada Tuhan berarti senantiasa mengingat Diri. 

Apapun beban yang diserahkan kepada Tuhan, Tuhan menanggung semuanya. Karena Kemahakuasaan Tuhan membuat segala sesuatu bergerak, mengapa kita, tanpa tunduk padanya, terus-menerus mengkhawatirkan diri kita sendiri dengan pemikiran tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana, dan apa yang tidak boleh dilakukan dan bagaimana  tidak? 

Kita tahu bahwa mobil membawa semua muatan, jadi setelah menaikinya mengapa kita harus membawa barang bawaan kecil di kepala kita hingga merasa tidak nyaman, daripada meletakkannya di dalam mobil dan merasa nyaman?

Doa yang benar adalah mengucapkan, “Terima kasih, aku baik-baik saja di kakimu. Apapun yang Engkau kehendaki atau apapun yang Engkau inginkan untukku adalah hal yang benar untukku.”

Mengapa engkau sangat bersusah hati ? Biar AKU mengambil alih semua kekhawatiranmu. AKU akan mengurus semuanya. Dan bila AKU harus mengarahkanmu di jalan yang sama sekali berbeda dari yang engkau harapkan, maka AKU sendiri yang akan menggendongmu.


Berserah Diri


Mengapa engkau sangat bersusah hati ? 

Biar Aku mengambil alih semua kekhawatiranmu. Aku akan mengurus semuanya. Aku mengambil alih (kesusahanmu) hanya bila engkau sanggup menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Ku, Ini adalah sesuatu yang berharga yang sedang Aku nantikan.

Bila engkau berserah diri sepenuhnya kepada-Ku, Engkau tidak perlu lagi merasa khawatir tentang apapun. Singkirkan semua rasa takut dan kebingungan.

Menyerahkan diri diartikan sebagai kemampuan menjauhkan pikiran-pikiranmu dari rasa khawatir, dari begitu banyak kesulitan yang harus engkau hadapi dan dari banyak macam masalahmu. Katakan ”Oh Tuhan, ambilah semuanya. Biar kehendak-Mu terjadi.”

Penyerahan diri berarti tidak perlu berharap, tidak perlu kecewa bila yang terjadi berbeda dengan yang diharapkan.

Bila engkau masih memiliki rasa khawatir, Hal itu menunjukkan bahwa engkau tidak percaya bahwa engkau dicintai dan dihargai, bahwa Aku berkuasa atas hidupmu dan bahwa tidak ada yang terlewatkan oleh-Ku.

Jangan berfikir tentang apa yang akan terjadi dan bagaimana segala sesuatunya akan berproses. Sikap lemahmu yang seperti ini memperlihatkan bahwa engkau tidak memiliki rasa percaya yang penuh pada diri-Ku.

Engkau ingin Aku mengambil alih atau tidak ? Engkau hanya perlu berhenti khawatir! Aku akan membimbingmu hanya bila engkau berserah penuh pada-Ku.

Dan bila Aku harus mengarahkanmu di jalan yang sama sekali berbeda dari yang engkau harapkan, maka Aku sendiri yang akan menggendongmu.

Pikiranmulah yang menjadi sumber penyebab kegelisahanmu; seperti pikiran dan kekhawatiran, serta keinginan untuk menyelesaikan segala sesuatu sendiri.

Ketika engkau sedang dalam penderitaan, engkau berdoa meminta bantuan-Ku, tetapi yang engkau minta adalah sesuatu yang sesuai dengan keinginanmu sendiri; engkau tidak mempercayakan dirimu pada-Ku, melainkan engkau ingin membuat Aku menyesuaikan diri-Ku dengan keinginanmu.

Engkau seperti pasien yang memberitahu dokter tentang obat apa yang engkau perlukan dan bukannya bertanya kepada dokter tentang obat yang seharusnya diperlukan!

Jangan bersikap seperti itu. Bila engkau berkata dengan tulus :”Jadilah kehendakMu”, yang juga berarti ”Biarlah Engkau mengambil alih semua ini”. Maka Aku akan terlibat dengan segenap kekuatan ke-mahakuasaan-Ku dan memecahkan masalah pelik, bahkan yang sepertinya mustahil.

Jangan merasa risau, pejamkan matamu dan dengan penuh keyakinan ucapkan kata-kata ini :”Engkaulah yang mengambil alih. Jadilah kehendakMu”.  Maka Aku akan mengatasinya, dan bila diperlukan, Aku juga akan membuat sebuah keajaiban. Aku senantiasa memikirkanmu – Aku hanya bisa membantumu bila engkau mempercayakan dirimu sepenuhnya kepadaKu.

Kemakmuran dan Karma

Energi, tekad yang kuat dan tak kenal lelah, adalah kunci untuk hidup sejahtera. Selama Resesi Besar tahun 1930-an, Paramhansa Yogananda berkata, “Jika saya tidak memiliki pekerjaan, saya akan mengaduk udara dengan energi saya sampai saya mendapatkan pekerjaan.”

Hidup dalam kemakmuran berasal dari memasukkan kesejahteraan orang lain ke dalam kesejahteraan Anda sendiri. Tidak peduli seberapa "miskin" perasaan Anda, cobalah untuk menemukan cara untuk berbagi dengan orang lain. Ketika Anda menyadari bahwa Anda memang memiliki sesuatu, sekecil apa pun, untuk diberikan, Anda mulai memahami bahwa kekayaan sejati adalah aliran energi yang dapat Anda manfaatkan, bukan kuantitas tetap yang dapat hilang.

Akhirnya, kita perlu hidup dengan keyakinan bahwa kita adalah bagian dari realitas yang lebih besar, yaitu Tuhan, dan segala sesuatu yang kita miliki berasal dari-Nya. Suatu ketika seorang pengunjung yang angkuh ke Gunung Washington bertanya kepada Yogananda, “Apa saja aset organisasi ini?”

“Tidak ada,” jawab Yogananda dengan suara lantang. “Tuhan adalah satu-satunya aset kita.”

Hidup dengan rasa berkelimpahan dan penghargaan atas apa yang kita miliki, memiliki energi yang terfokus untuk mencapai tujuan kita, berbagi dengan orang lain, dan mengembangkan iman yang mendalam kepada Tuhan – semua ini akan memberi kita kemampuan untuk melewati badai keuangan apa pun yang mungkin ada di depan.

Semoga Anda menjadi teladan bagi orang lain tentang bagaimana hidup dalam kemakmuran sejati dengan pemahaman bahwa “kerajaan Allah ada di dalam diri Anda”.

"Pikiran universal itu sempurna, ia tidak mengenal kekurangan. Untuk mencapai pasokan yang tak pernah habis itu, Anda harus menciptakan kesadaran akan kelimpahan — bahkan jika Anda tidak tahu dari mana uang Anda selanjutnya akan datang. Ketika Anda menolak untuk merasa khawatir, dan melakukan bagian Anda serta mengandalkan Tuhan untuk melakukan bagian-Nya, Anda akan menemukan bahwa kekuatan misterius akan datang membantu Anda, dan keinginan konstruktif Anda akan terwujud." - Paramhansa Yogananda. 

Cara Menjadi Sukses ;

Kelimpahan sukacita, cinta, dan kedamaian adalah ciri khas orang yang benar-benar makmur.

Kelimpahan materi, dengan sendirinya, belum tentu menjadi tanda orang yang makmur. Tetapi orang yang mampu mewujudkan apa yang dibutuhkan, sebagaimana dibutuhkan, yang mengetahui dan secara bebas menerapkan hukum-hukum kelimpahan, adalah orang yang benar-benar makmur.

Inti dari menciptakan kemakmuran adalah aliran energi yang kuat, pemikiran positif, dan tekad — baik tujuan Anda adalah memperdalam pengalaman Anda dengan Tuhan atau mencapai kesuksesan materi untuk Anda dan keluarga. Keduanya dicapai dengan cara yang sama.

Serahkan tanggung jawab untuk mengurus Anda kepada Tuhan. Jika Anda terus melakukan praktik ini, pada akhirnya Anda akan terbebas dari rasa takut kekurangan uang karena Anda AKAN TAHU dari pengalaman pribadi Anda sendiri bahwa Tuhan akan memenuhi kebutuhan Anda.

Kesuksesan spiritual dan materi mengikuti prinsip yang sama.

Kemakmuran Dipengaruhi oleh Karma Masa Lalu dan Masa Kini

Segala kemakmuran diukur bagi manusia menurut hukum sebab dan akibat, yang mengatur tidak hanya kehidupan ini, tetapi juga semua kehidupan lampau. Itulah mengapa orang cerdas sering dilahirkan miskin atau tidak sehat, sedangkan orang bodoh mungkin dilahirkan sehat dan kaya. Manusia pada awalnya adalah anak-anak Tuhan yang diciptakan menurut gambar-Nya, memiliki kebebasan memilih dan kekuatan pencapaian yang sama, tetapi, karena penyalahgunaan akal dan kemauan yang diberikan Tuhan, manusia menjadi dikendalikan oleh hukum alam sebab dan akibat dan hukum tindakan (Karma) dan dengan demikian membatasi hidupnya. Keberhasilan seseorang tidak hanya bergantung pada kecerdasan dan efisiensinya tetapi juga pada sifat tindakan masa lalunya. Namun, ada cara untuk mengatasi hasil yang tidak menguntungkan dari tindakan masa lalu. Tindakan tersebut harus dihancurkan dan penyebab baru harus digerakkan.

Visualisasi Tidak Dapat Menciptakan Penyebab Kesuksesan yang Baru

Beberapa motivator spiritualis secara keliru mengajarkan bahwa dengan membayangkan sebuah Rolls Royce dengan bahan bakar abadi, atau dengan membayangkan Elon Musk dalam pikiran, seseorang dapat memperoleh Rolls Royce atau menjadi seperti Elon Musk. Tidak peduli seberapa kuat semua orang di dunia membayangkan Elon Musk, tidak mungkin semuanya menjadi seperti dia. Ini adalah hal yang mustahil menurut hukum sebab akibat yang mengatur bumi ini dan takdir manusia.

Menjadi anak Tuhan bukanlah sebuah perolehan, melainkan pemulihan dari apa yang telah hilang. Menjadi anak Tuhan berarti mampu mengklaim semua kemakmuran dan segala sesuatu yang dimiliki Tuhan. Semua orang dapat menjadi jutawan setelah memulihkan status Anak Ilahi mereka yang hilang jika mereka masih ingin terjun ke bidang kemakmuran materi.

Jalan Terpasti Menuju Kemakmuran

Jalan teraman menuju kemakmuran bukanlah dengan mengemis melalui doa yang salah, tetapi dengan terlebih dahulu membangun kesatuan Anda dengan Tuhan dan kemudian menuntut bagian Putra Ilahi. Itulah sebabnya Yesus berkata bahwa manusia dunia secara keliru dan tidak berhasil mencari roti terlebih dahulu, tetapi mereka harus mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu, maka segala sesuatu, segala kemakmuran, tanpa diminta, akan ditambahkan kepada mereka.

Tuhan adalah rahasia dari semua kekuatan mental, kedamaian, dan kemakmuran. Lalu mengapa menggunakan metode kemakmuran manusia yang terbatas dan mustahil? Dengan memvisualisasikan kemakmuran, atau dengan afirmasi, Anda dapat memperkuat pikiran bawah sadar Anda, yang pada gilirannya dapat mendorong pikiran sadar Anda, tetapi hanya itu yang dapat dilakukan oleh visualisasi saja. Pikiran sadar tetap harus mencapai kesuksesan yang sama dan terhambat oleh hukum sebab dan akibat. Pikiran sadar tidak dapat memulai sebab baru yang akan membawa kesuksesan positif ke segala arah, tetapi ketika pikiran manusia dapat berhubungan dengan Tuhan, maka pikiran super sadar dapat yakin akan kesuksesan, karena kekuatan Tuhan yang tak terbatas dan karena menciptakan sebab kesuksesan yang baru.


Pencipta Takdir

Bila anda ingin menciptakan kelimpahan, kekayaan, sukses dan kebahagiaan mulai dari sekarang perhatikan apa yang ada dalam pikiran-pikiran anda. 

Cermati kebiasaan dari pikiran anda secara teratur dan mulailah mengisi pikiran anda dengan kelimpahan, kekayaan, sukses dan kebahagiaan. 

Fokuskan pikiran anda kepada apa yang anda inginkan – jadikan hal yang penting suatu prioritas. Bertahanlah dengan fokus anda. 

Berikanlah selalu pikiran anda informasi baru; carilah kemungkinan-kemungkinan ketimbang mengeluh atau berpikir tentang keterbatasan anda. Jangan mengasihani diri anda. 

Peganglah kendali dari pikiran anda dan arahkan Bawah Sadar anda untuk menciptakan situasi-situasi yang anda inginkan. 

Bayangkan anda menjalani kehidupan seperti yang anda idamkan – dan jangan pernah memberi pikiran-pikiran negatif suatu toleransi.

Katakanlah, “Kesengsaraan yang saya derita ini adalah akibat perbuatan saya sendiri, dan hal itu membuktikan bahwa saya sendiri yang harus menyelesaikannya.” 

Apa yang saya buat, saya bisa hancurkan… Oleh karena itu, berdirilah, berani, kuat, Pikul seluruh tanggung jawab di pundak Anda sendiri, dan ketahuilah bahwa Anda adalah pencipta takdir Anda

Saat Anda takut, Anda bukan siapa-siapa. Ketakutanlah yang menjadi penyebab utama kesengsaraan di dunia. Ketakutanlah yang terbesar dari semua takhayul.  Ketakutanlah yang menjadi penyebab kesengsaraan kita, dan keberanianlah yang membawa surga bahkan dalam sekejap. Oleh karena itu 'Bangunlah, bangunlah, dan jangan berhenti sampai tujuan tercapai.'

Semua kekuatan dan bantuan yang Anda inginkan ada di dalam diri Anda sendiri. Tidak ada karya besar yang bisa dicapai dengan omong kosong. Melalui cinta, hasrat akan kebenaran, dan energi yang luar biasa, semua usaha tercapai.


Menciptakan Kesadaran Sejahtera



Kemiskinan itu sendiri, dapat membuat praktik menjadi sulit. Cukup sulit untuk menemukan kelahiran di alam manusia yang berharga, kesempatan kita untuk mempraktikkan Dharma, tanpa menambah penderitaan dengan beban kemiskinan. Salah satu kesempurnaan praktik terbaik adalah kemurahan hati — membantu semua makhluk hidup. Alih-alih menganggap kekayaan sebagai egois (atau merasa bersalah) kekayaan dapat menjadi sarana yang berbudi luhur untuk membantu orang lain. 

Di negara-negara timur praktik kekayaan tidak disukai seperti yang mungkin terjadi dalam budaya barat. Sementara bermeditasi - dan mencoba menumpuk - kekayaan mungkin tampak berlawanan dengan kemurahan hati, sebetulnya itu bermuara pada Niat

Mengapa berlatih untuk kekayaan?

Sederhananya, jika kita hidup dalam kemiskinan sendiri, sulit untuk membantu orang lain:

Jika setiap hari adalah pertempuran untuk bertahan hidup, bagaimana kita bisa berhenti untuk membantu orang lain bertahan hidup? Jika kita tidak dapat berpikir di luar pembayaran tagihan berikutnya dan biaya kuliah anak, bagaimana kita fokus pada pemberian belas kasih? 

Jika kita sangat miskin, kita tidak punya apa-apa untuk diberikan kepada orang lain, bagaimana kita bisa mempraktikkan kemurahan hati? 

Jika kita bahkan tidak bisa menolong diri kita sendiri, bagaimana kita bisa tanpa pamrih membantu orang lain?

Sikap kita terhadap uang itu penting! Anda mungkin termasuk orang yang menganggap menghasilkan uang itu sederhana dan mudah; atau Anda mungkin berpikir itu membutuhkan kerja fisik yang berat dan melelahkan…

Anda mungkin melihat diri Anda berenang dalam gelombang kemakmuran dan kelimpahan; atau Anda mungkin berpikir bahwa uang bukan untuk Anda…

Faktanya, kebenarannya adalah “Sikap Anda mencerminkan kondisi keuangan Anda.”

Persepuluhan

Persepuluhan adalah sebuah ilmu. Hal ini didasarkan pada Hukum Karma; sebagaimana Anda menabur berlimpah, Anda menuai berlimpah! “Jika Anda menginginkan jutaan dolar, berikan dan bagikan dengan bijak.”  

Persepuluhan bukanlah sebuah pengeluaran, itu adalah sebuah investasi; investasi karma! Ada pepatah yang mengatakan bahwa apa yang Anda berikan, Anda akan menerima. Kita tidak bisa menuai apa yang tidak kita tabur! Tidak memberi berarti, tidak ada uang. Faktanya, Hukum Karma menggantikan Hukum tarik-menarik. Sekalipun Anda mempunyai keinginan yang kuat dan Anda menggunakan beberapa teknik seperti teknik visualisasi untuk mencapai impian Anda, jika Anda tidak berhak secara karma, Anda tidak akan mencapainya.

Ilmu Materialisasi hanya berfungsi jika Anda memiliki sesuatu yang harus ditarik secara karma. Apa yang ingin Anda terima adalah apa yang harus Anda berikan.”

Dan ingatlah bahwa ketika Anda memberi persepuluhan, Anda juga harus bersedia menerima. Jika Anda hanya ingin memberi, memberi dan memberi tetapi tidak pernah mau menerima energi kemakmuran tidak dapat mengalir ke dalam hidup Anda. Hal ini pada gilirannya mempengaruhi kemampuan Anda untuk memberi dalam jangka panjang.

“Memberi dan menerima adalah sebuah siklus. Jika kita memutus siklus ini, maka akan terjadi bencana. Tidak memberi adalah sebuah bencana. Tidak menerima juga sama buruknya. Siklus ini harus dipertahankan.” 

Menciptakan kesadaran sejahtera

Anda harus memiliki kesadaran kemakmuran. Ubah sikap Anda terhadap uang. Jika Anda tidak dapat meminta uang untuk pelayanan apa pun yang Anda lakukan, jika Anda berpikir Anda tidak bisa menjadi kaya, jika Anda berpikir memiliki banyak uang dapat mempengaruhi karakter Anda, Anda mungkin memiliki kesadaran akan kemiskinan. 

Ada banyak orang yang mengatakan bahwa “uang itu buruk”, “uang adalah sumber kejahatan”, dll. namun ini tidak benar. Uang adalah energi yang dikonkretkan. Uang adalah kekuatan, dan bersifat netral; tidak baik, juga tidak buruk. Uang di tangan orang yang tepat bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.

"Kesuksesan tidak serta merta bergantung pada kerja fisik yang berat. Rumuskan kembali strategi Anda!”

Chakra mempunyai fungsi fisik, psikis, dan spiritual sehingga menjadikan cakra sebagai bagian penting dalam kehidupan manusia. Chakra bawah, termasuk Chakra Dasar, pada dasarnya mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menarik uang.

“ Kalau ceroboh dengan uang, berarti Chakra Dasarnya tidak sekuat dan sesehat yang seharusnya. Chakra bawah adalah jangkar dalam hidup Anda. Hasil hidup Anda hanya akan sebanding dengan cakra Anda. Kondisi chakra Anda mempengaruhi kemakmuran Anda."

Oleh karena itu untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam menarik uang, hendaknya dilakukan perawatan pada chakra-chakra yang lebih rendah maupun sejumlah cakra yang lebih tinggi seperti chakra Ajna.

Banyak praktisi spiritual sering menyabotase kesuksesan materi dan finansial mereka sendiri. Namun, kami percaya uang hanyalah sebuah alat yang berharga. Kami percaya bahwa uang dan uang yang setara dapat menjadi alat yang bermanfaat untuk mencapai tujuan spiritual dan oleh karena itu penting bagi Anda untuk meningkatkan keuangan Anda.

Oleh karena itu, untuk mencapai tingkat kemakmuran dan kelimpahan yang lebih tinggi, harus ada energi kemakmuran yang cukup dalam diri Anda. Ilmu pengetahuan batin sebenarnya mengusulkan teknik dan praktik yang memungkinkan manusia menarik dan menyimpan energi kemakmuran dan dengan demikian menjadi lebih sejahtera di dunia fisik. Ada pepatah yang mengatakan bahwa apa yang Anda tanam di dunia batin, akan Anda tuai di dunia fisik.

“Gunakan Pendekatan Spiritual. Ketika Anda mengubah Dunia Batin, Anda mengubah dunia fisik.”

Maafkan agar dirimu Lapang

Jangan simpan dendam dalam hati yang ingin ditempati Allah

Dalam ajaran tasawuf, hati dianggap sebagai wadah suci tempat Allah 'bersemayam' secara spiritual. Maka, hati yang dipenuhi kemarahan, dendam, atau kebencian tidak layak dijadikan tempat hadirnya Cahaya Ilahi.

Maaf bukan berarti membenarkan perlakuan buruk orang lain, tapi sebagai jalan untuk melepaskan beban batin yang memberatkan jiwa sendiri. Sufi paham bahwa ketika kita menyimpan dendam, kita sejatinya sedang menyiksa diri sendiri.

Ibnu Athaillah al-Sakandari menulis dalam al-Hikam : "Tidak akan masuk cahaya ke dalam hati yang dipenuhi oleh hal-hal selain Allah."

Dendam adalah salah satu hal selain Allah itu : ia memenuhi ruang hati dengan gelapnya emosi energi negatif.

Mengapa Memaafkan Memberikan Ketenangan? 

1. Menghapus Energi Negatif dalam Batin

Dendam menciptakan kegelisahan berulang. Memaafkan memutus lingkaran itu.

2. Menghindari Kezaliman Batin

Dalam Islam, bahkan mendoakan keburukan orang yang menyakiti kita bisa jadi dzalim jika sudah berlebihan. Sufi menghindarinya dengan memilih diam atau mendoakan kebaikan.

3. Memaafkan adalah Bentuk Kepercayaan kepada Keadilan Ilahi

 "Saya maafkan karena saya tahu Allah Maha Adil. Biarlah Dia yang mengatur balasannya." Inilah bentuk tawakkal batiniah.

4. Praktik Maaf Ala Sufi

Tutup hari dengan introspeksi dan doa : “Ya Allah, aku lepaskan semua sakit hati ini karena Engkau lebih tahu dari apa yang aku rasa. Gantikan dengan lapang dada dan rahmat dari-Mu.”

Jangan bahas ulang kesalahan orang, kecuali untuk mengambil pelajaran.

Berlatih mendoakan orang yang menyakiti, bukan karena mereka layak, tapi karena kita ingin damai. Inilah Psikologi Jiwa dalam Spritual.


Tidak ada Kebaikan apapun dalam Kemiskinan

Itu adalah hak Anda untuk menjadi kaya. Anda berada di sini untuk menjalani kehidupan yang berkelimpahan, dan untuk bahagia, berseri-seri, dan bebas. Oleh karena itu, Anda harus memiliki semua uang yang Anda butuhkan untuk menjalani kehidupan yang penuh, bahagia, dan sejahtera.

Tidak ada kebajikan dalam kemiskinan; yang terakhir adalah penyakit mental, dan itu harus dihapuskan dari muka bumi. Anda di sini untuk tumbuh, berkembang, dan berkembang – secara spiritual, mental, dan material. Anda memiliki hak yang tidak dapat dicabut untuk sepenuhnya mengembangkan dan mengekspresikan diri Anda di semua lini. Anda harus mengelilingi diri Anda dengan keindahan dan kemewahan.

Memperoleh kekayaan bukanlah hal yang egois; itu memungkinkan kita untuk berkembang dan tumbuh secara spiritual, mental, sosial dan intelektual. Dr. Murphy mengajari kita empat langkah kunci utama menuju kekayaan. Dengan mengikuti rencana ini, seorang penjual melipatgandakan pendapatannya, seorang pengusaha mendanai pembangunan kembali rumah ibadah yang tadinya merupakan jamaah yang miskin, dan itu membantu banyak orang bangkit dari kemiskinan yang mengerikan menjadi kekayaan. Dan dia memberi Anda rencana-Nya yang sederhana dan mudah diterapkan sehingga Anda dapat memperoleh manfaat dengan menerapkannya dalam hidup Anda.

DR. JOSEPH MURPHY menulis, mengajar, menasihati, dan memberi kuliah kepada ribuan orang di seluruh dunia selama hampir lima puluh tahun. Lahir pada tahun 1898, ia menempuh pendidikan di Irlandia dan Inggris. Penelitian selama bertahun-tahun yang mempelajari agama-agama besar dunia meyakinkannya bahwa ada Kekuatan besar di belakang mereka semua: Kekuatan ada di dalam diri Anda! 

“Anda dilahirkan untuk menjadi kaya. Anda menjadi kaya dengan menggunakan kemampuan Anda yang diberikan Tuhan, dengan menyesuaikan diri dengan Yang Tak Terbatas, dan ketika pikiran Anda menjadi produktif dan penuh dengan ide-ide bagus, kerja keras Anda akan menjadi lebih produktif dan akan memberi Anda semua jenis kekayaan materi.”

“Tidak ada kebaikan apa pun dalam kemiskinan, yang sebenarnya adalah penyakit mental, dan itu harus dihapuskan dari muka bumi. Anda berada di sini untuk menemukan tempat sejati Anda dalam hidup, dan untuk memberikan bakat Anda kepada dunia. Anda berada di sini untuk berkembang dan terungkap dengan cara yang luar biasa, sesuai dengan potensi yang diberikan Tuhan, dan untuk menghasilkan kekayaan spiritual, mental, dan material, yang akan memberkati umat manusia dengan cara yang tak terhitung banyaknya. Pelajari bagaimana mengelilingi diri Anda selalu dengan keindahan, dan kemewahan, dan menyadari hak Anda yang tidak dapat dicabut untuk hidup, kebebasan, kebebasan dan ketenangan pikiran.

“Adalah hak Ilahi Anda untuk mendramatisasi, mengungkapkan, menggambarkan, dan mengekspresikan kekuatan, keanggunan, dan kekayaan Yang Tak Terbatas.”

Dr Murphy mengajarkan teknik sederhana yang terbukti secara ilmiah dan fakta menakjubkan tentang bagaimana kekuatan bawah sadar Anda dapat melakukan keajaiban penyembuhan. Bagaimana kanker paru-paru disembuhkan dan saraf optik dipulihkan. Bagaimana Anda dapat menggunakan Hukum Ketertarikan yang baru ditemukan untuk meningkatkan kekuatan mendapatkan uang Anda. Bagaimana pikiran bawah sadar Anda dapat memenangkan Anda teman, ketenangan pikiran, dan bahkan membantu Anda untuk menarik pasangan yang ideal. Bagaimana impian Anda dapat membantu Anda memecahkan masalah dan membuat keputusan sulit — atau memperingatkan Anda tentang potensi bencana. Kemakmuran, kebahagiaan dan kesehatan yang sempurna adalah milik Anda ketika Anda menggunakan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar Anda .

Alam bawah sadar merespon kebiasaan dan kebiasaan berpikir. Menjadi benar-benar netral dalam arti moral, senang mengadopsi kebiasaan apa pun sebagai 'normal' – baik atau buruk. Kita dengan senang hati membiarkan pikiran negatif jatuh ke alam bawah sadar setiap menit dalam hidup kita, kemudian terkejut ketika mereka menemukan ekspresi dalam pengalaman dan hubungan sehari-hari. Meskipun ada beberapa hal yang akan terjadi pada kita yang tidak memiliki peran dalam penciptaan, ini sebenarnya jarang terjadi. Sebagian besar, hal buruk yang terjadi sudah ada di dalam diri kita, menunggu terang hari.

Memahami pikiran bawah sadar Anda sebagai mekanisme fotografi menghilangkan emosi dan perjuangan untuk mengubah hidup Anda, karena jika itu hanya masalah mengganti citra mental yang ada dengan yang baru, Anda mulai melihat kemudahan yang dapat Anda ubah.

'Hukum pikiran Anda adalah hukum kepercayaan itu sendiri,' kata Murphy. Apa yang kita yakini membuat kita menjadi diri kita sendiri. William James mengamati bahwa apa pun yang orang harapkan untuk menjadi kenyataan, akan menjadi benar, terlepas dari apakah objek kepercayaan mereka ada dalam kenyataan. 

Apa pun yang Anda berikan kepada alam bawah sadar Anda – salah atau benar, baik atau jahat – itu akan dicatat sebagai fakta. 

Berhati-hatilah untuk tidak bercanda tentang kemalangan, karena alam bawah sadar tidak memiliki selera humor.

Dalam semua ritual kuno di zaman kuno, dengan campuran dan mantra aneh mereka, kekuatan sugesti dan penerimaan dalam pikiran bawah sadarlah yang menyembuhkan. Bahkan hari ini, dokter melaporkan kekuatan plasebo untuk menghasilkan pemulihan ajaib jika disertai dengan instruksi tanpa keraguan bahwa 'ini akan berhasil'. Keajaiban penyembuhan, kata Murphy, hanyalah kepatuhan tubuh terhadap pengetahuan pikiran bawah sadar tentang 'kesehatan yang sempurna' ketika sifat mempertanyakan dari pikiran sadar normal dibungkam.


Cara Mengubah Takdir



1. Rasa Syukur dan Kemurahan Hati

Guru Paramhansa Yogananda, Swami Sri Yukteswar, dikutip dalam Autobiografi seorang Yogi yang menyatakan, “Selama Anda menghirup udara bumi yang bebas, Anda berkewajiban untuk memberikan pelayanan yang penuh syukur.” Secara alami, orang bertanya-tanya, mengapa harus bersyukur tanpa alasan? “Udara bumi” itu ada begitu saja; itu datang bersamaan dengan hidup di planet ini. Lalu, di mana kebutuhan akan rasa syukur?

Faktanya, segala sesuatu di alam semesta terwujud secara sadar, dan dengan cinta. Ada kesadaran yang menerima rasa syukur kita dan menanggapinya. Sri Yukteswar mengatakan bahwa hukum karma, meskipun sebagian besar berfungsi secara otomatis, juga dipandu oleh kecerdasan dan cinta universal, dan dapat dialihkan secara cerdas. Karena itu muncullah konsep rahmat ilahi (kripa dalam bahasa Sanskerta). Rahmat dapat diperoleh terutama melalui pengabdian dan cinta. Semakin seseorang memberi dengan murah hati, kepada Tuhan dan kepada kehidupan, semakin banyak hukum karma mendukungnya sebagai balasannya.

2. Kemauan yang Tak Tergoyahkan

Biasanya, hal terpenting pertama untuk kesuksesan materi adalah sikap positif dan kemauan yang kuat. Saya katakan "biasanya," karena orang memang sering menjadi kaya raya, bukan karena sikap mental mereka saat ini, tetapi karena mereka memiliki karma uang yang kuat yang dibawa dari kehidupan sebelumnya. Karma terberat pun dapat dikalahkan.

3. Sikap yang Benar

Sikap yang benar adalah unsur terpenting dalam setiap perjuangan menuju kesuksesan. Sikap yang benar tidak hanya dihasilkan oleh kesuksesan: sikap yang benar justru menarik kesuksesan. Pengalaman hidup saya sendiri telah meyakinkan saya bahwa sikap yang benar bahkan lebih penting daripada karma baik. Sebab, meskipun karma baik dapat menjamin kesuksesan, secara umum tidak ada yang dapat mengatakan apakah, kapan, atau berapa lama karma baik itu akan bertahan. Kesuksesan sejati sudah menjadi milik mereka yang dengan teguh berpegang pada sikap yang benar.

Semakin kuat sikap seseorang, baik positif maupun negatif, semakin kuat medan energi magnet yang dihasilkannya, menarik keberuntungan baik atau buruk kepada dirinya sendiri. Sikap positif jauh lebih bergantung pada tekad batin untuk selalu bahagia daripada pada hal-hal yang berjalan baik secara lahiriah. Lebih sering, sikap seperti itu adalah penyebab keberuntungan. 

Selalu harapkan yang terbaik dari kehidupan

Jadikan itu sebagai prioritas untuk mengharapkan kesuksesan, dan untuk mengharapkan yang terbaik dari kehidupan dan dari orang lain. Jangan pernah membiarkan rasa takut akan kegagalan melemahkan tekad Anda, bahkan jika kegagalan tampak sebagai kemungkinan yang nyata. Jangan terikat pada hasil dari tindakan Anda. Cobalah untuk mempertahankan rasa kebebasan batin. Dengan cara itu, Anda akan mampu mengatasi rasa putus asa sepenuhnya.

Belajarlah juga untuk berorientasi pada solusi, bukan berorientasi pada masalah. Ini bukan berarti Anda tidak menyadari adanya masalah yang ada di hadapan Anda. Sebaliknya, lihatlah masalah Anda dengan tujuan untuk mengatasinya. Di dunia dualitas ini, di mana ada masalah, pasti ada solusinya. Itu adalah hukum alam. Ketahuilah bahwa jika sesuatu yang Anda lakukan tidak berhasil, sesuatu yang lain pasti akan berhasil untuk Anda; begitulah sifat dualitas

Karena itu, teruslah berusaha sampai akhirnya kesuksesan terjamin. Di dalam diri kita sendiri terdapat kekuatan untuk bangkit dengan tersenyum dari kekalahan terbesar, dan melangkah menuju kemenangan yang gemilang.


Tuhan berkata jangan mencari Pekerjaan

Apakah Anda percaya bahwa Tuhan merancangmu untuk berjuang, mengetuk pintu yang menolak untuk terbuka, mencari tanpa henti sesuatu yang sudah ada di dalam dirimu? Tidak, itu adalah tipuan terbesar di dunia ini. Anda tidak pernah dimaksudkan untuk mencari pekerjaan, Anda tidak pernah dimaksudkan untuk mengejar apa pun. Saat Anda mulai mencari, Anda mengakui bahwa Anda kekurangan, dan ketika Anda menegaskan kekurangan, Anda menciptakan lebih banyak kekurangan. Tuhan menempatkan dalam dirimu kekuatan untuk memanggil apa pun yang Anda butuhkan, tetapi alih-alih menggunakan kekuatan ini, Anda telah dikondisikan untuk percaya bahwa kerja keras adalah segalanya.

Segala sesuatu yang Anda alami dalam hidup adalah cerminan langsung dari dunia batin Anda, keadaan, orang-orang, dan segalanya. Peluang dan bahkan tantangan yang muncul di hadapan Anda bukanlah kejadian acak, melainkan proyeksi dari keyakinan yang Anda pegang di dalam diri.

Jika Anda percaya bahwa dunia adalah tempat yang kejam dan tidak adil, dunia akan memberi Anda bukti untuk mengkonfirmasi keyakinan itu. Anda akan menghadapi rintangan, orang-orang yang tidak baik, dan situasi yang memperkuat asumsi Anda. Tetapi jika Anda percaya bahwa hidup berjalan sempurna untuk Anda, bahwa Anda selalu dibimbing dan selalu disediakan...

Kemudian dunia akan membentuk dirinya sendiri untuk mencerminkan kebenaran itu. Bukan dunia yang berubah terlebih dahulu, melainkan Anda. Pikiran, emosi, dan keyakinan dominan Anda sedang membentuk pengalaman Anda saat ini.

Orang-orang berusaha mengubah kondisi eksternal mereka tanpa mengatasi realitas internal mereka.

Apakah Anda melihat diri Anda sebagai seseorang yang kuat dan berharga seperti seseorang yang secara alami menarik apa yang diinginkannya, atau apakah Anda melihat diri Anda sebagai seseorang yang harus berjuang, yang harus membuktikan nilainya, yang harus berjuang untuk apa yang diinginkannya? Dunia hanya akan mengkonfirmasi apa yang Anda anggap benar. Untuk mengubah realitas Anda, Anda harus terlebih dahulu mengubah dunia batin Anda. Ini berarti menjadi sangat sadar akan pikiran Anda, dialog batin Anda, dan emosi yang biasa Anda rasakan. Tidak cukup hanya berharap untuk kehidupan yang lebih baik, Anda harus melangkah ke versi diri Anda yang sudah memilikinya. Jika Anda menginginkan cinta, Anda harus merasa dicintai sekarang jika Anda menginginkan kekayaan, Anda harus mewujudkan perasaan kelimpahan sekarang. Dunia luar selalu tertinggal di belakang dunia batin Anda, dunia batin akan menyusul setelah Anda melakukan perubahan. Inilah mengapa banyak orang merasa terjebak, mereka menunggu dunia berubah agar mereka bisa merasa berbeda, tanpa menyadari bahwa dunia menunggu mereka untuk berubah terlebih dahulu. Ketika Anda bertanggung jawab atas realitas Anda, Anda merebut kembali kekuatan Anda. Anda tidak lagi bereaksi terhadap kehidupan, Anda mengarahkannya. Anda tidak lagi memohon kesempatan, kesempatan akan menemukan Anda, Anda tidak lagi mencarinya.

Persetujuan yang kau pancarkan memancarkan kepercayaan diri, dunia luar bukanlah tuanmu, melainkan pelayanmu, ia mencerminkan dirimu dengan sempurna tanpa gagal. Jika kau ingin tahu apa yang benar-benar kau yakini tentang dirimu sendiri, lihatlah hidupmu, itu adalah umpan balik paling jujur yang pernah kau terima. Dan jika kau tidak menyukai apa yang kau lihat, jangan menolaknya, ubahlah dari dalam dirimu. Kau tidak pernah ditakdirkan untuk mencari di luar dirimu apa yang sudah ada di dalam dirimu. Kau tidak di sini untuk mengejar, berjuang, atau berharap hidup akan berbaik hati padamu, kau di sini untuk menyatakan...

Anggaplah bahwa apa yang Anda inginkan sudah menjadi milik Anda, dan ketika Anda mengetahuinya, dunia tidak akan punya pilihan selain mencerminkan kebenaran itu kembali kepada Anda. Anda tidak pernah dimaksudkan untuk mengejar, berjuang, atau memohon apa yang sudah menjadi milik Anda. Gagasan bahwa Anda harus menguras tenaga untuk menerima berkat hidup adalah kepercayaan yang dipaksakan oleh dunia, bukan oleh Tuhan. Sejak Anda diciptakan, semua yang Anda butuhkan sudah tersedia untuk Anda. Tugas Anda hanyalah menyelaraskan diri dengannya, menerimanya, dan mempercayainya.

Ketika Anda mengejar sesuatu, Anda menegaskan bahwa itu terpisah dari Anda. Anda mengirim pesan kepada diri sendiri dan dunia bahwa Anda tidak memilikinya, dan dengan melakukan itu, Anda menciptakan jarak yang lebih besar antara Anda dan keinginan Anda. Tetapi ketika Anda menerima, Anda mengakui bahwa apa yang Anda cari sudah dalam jangkauan. Anda beralih dari keadaan kekurangan ke keadaan kepuasan, dan kehidupan merespons sesuai dengan itu. Lihatlah alam, apakah Matahari berubah, mengejar langit? Apakah sungai memohon kepada lautan untuk menerima alirannya? Tidak, semuanya bergerak dalam harmoni tanpa usaha.

Dunia telah mengajari Anda untuk percaya pada perjuangan, telah mengkondisikan Anda untuk berpikir bahwa kesuksesan hanya datang kepada mereka yang bekerja paling keras, bahwa cinta adalah sesuatu yang harus Anda buktikan layak Anda dapatkan, bahwa peluang harus diperjuangkan. Tetapi pernahkah Anda memperhatikan bahwa mereka yang benar-benar sukses, mereka yang tampaknya menarik segala sesuatu dengan mudah, adalah mereka yang... membawa keyakinan yang teguh dan tak tergoyahkan bahwa apa yang mereka inginkan sudah menjadi milik mereka.

Jangan menunggu perubahan terjadi sebelum Anda merasa berkelimpahan, dicintai, atau sukses. Rasakan sekarang juga, berjalanlah dengan kesadaran bahwa semuanya sudah terjadi. Berbicaralah seolah-olah Anda telah menerima apa yang Anda inginkan. Berpikirlah dari tempat pemenuhan, bukan dari tempat kerinduan. Dunia akan menyesuaikan diri untuk menyesuaikan dengan keadaan baru yang Anda tempati. Beberapa orang mungkin meragukan ini, percaya bahwa keadaan sudah tetap dan bahwa hidup hanyalah masalah Takdir, tetapi mereka yang telah menguji kekuatan imajinasi mengetahui kebenarannya : ...Satu-satunya takdir yang ada adalah takdir Anda sendiri. Bayangkan seseorang yang ingin menjadi kaya; jika mereka terus-menerus mengatakan pada diri sendiri bahwa...

Mereka miskin jika mereka memeriksa rekening bank mereka dengan kecewa, jika mereka khawatir tentang setiap tagihan, mereka hidup dalam keadaan kekurangan. Tetapi jika mereka mengubah asumsi mereka, jika mereka mulai merasa berkelimpahan, untuk berjalan dengan percaya diri, untuk membuat keputusan dari tempat kemakmuran daripada ketakutan, dunia luar mereka akan mulai mencerminkan keadaan batin yang baru ini, peluang akan muncul, pintu keuangan akan terbuka dan keadaan akan berubah untuk menyesuaikan dengan asumsi mereka. Ini bukan sihir, ini hukum. Anda tidak perlu mencari tahu bagaimana itu akan terjadi, Anda hanya perlu berasumsi.

bahwa itu sudah terjadi ketika Anda hidup pada akhirnya, Anda percaya bahwa yang Tak Terlihat sama nyatanya dengan yang Terlihat, Anda berhenti bertanya kapan dan bagaimana karena Anda sudah tahu itu sudah selesai. Keraguanlah yang membuat kebanyakan orang terjebak dalam pencarian, mereka bimbang antara percaya dan tidak percaya, terus-menerus mencari tanda-tanda, terus-menerus mempertanyakan apakah keinginan mereka akan pernah terwujud. Tetapi Iman tidak goyah. Iman tidak meminta kepastian. Iman menyatakan sesuatu itu benar dan dengan demikian menjadikannya benar. Anda harus mewujudkan realitas yang Anda inginkan sebelum Anda melihatnya.

Bayangkan menanam benih, Anda tidak menggalinya setiap hari untuk memeriksa apakah ia tumbuh, Anda percaya bahwa di bawah tanah prosesnya sedang berlangsung, Anda menyiraminya, memberinya sinar matahari, dan tahu bahwa pada waktunya ia akan menembus permukaan. Iman bekerja dengan cara yang sama, saat Anda menginginkan sesuatu, benih itu telah ditanam. Keyakinanmu adalah air yang menyehatkannya. Jika kamu khawatir, ragu, atau mencoba memaksakan pertumbuhannya, kamu mengganggu proses alami. Tetapi ketika kamu percaya, ketika kamu hidup seolah-olah keinginanmu sudah dalam perjalanan, keinginan itu pasti akan terwujud. Banyak orang berpikir bahwa iman berarti menunggu secara pasif, tetapi ini tidak benar. Iman adalah pengetahuan aktif, yaitu kemampuan untuk melangkah maju bahkan ketika kamu belum melihat jalan di bawah kakimu. Itu adalah kemauan untuk bertindak seolah-olah apa yang kamu inginkan sudah menjadi milikmu, untuk berbicara, berpikir, dan bergerak.

Sejalan dengan kenyataan itu, Anda tidak menunggu bukti, Anda menjadi bukti melalui keyakinan Anda. Lihatlah tokoh-tokoh besar dalam sejarah, mereka yang mengubah dunia dengan cara yang dianggap mustahil oleh orang lain. Mereka tidak menunggu bukti sebelum percaya, mereka percaya terlebih dahulu dan bukti pun menyusul. Baik dalam sains, seni, bisnis, atau spiritualitas, setiap terobosan besar berasal dari seseorang yang mempercayai kenyataan yang tak terlihat sebelum dunia menyadarinya. Prinsip yang sama berlaku untuk hidup Anda; Anda harus percaya pada pemenuhan keinginan Anda sebelum keinginan itu menjadi nyata. Keraguan adalah musuh terbesar iman.

Anda ragu, Anda mengirimkan sinyal yang membingungkan ke alam semesta; sesaat Anda percaya, sesaat kemudian Anda mempertanyakannya. Bolak-balik ini mencegah terbentuknya jembatan antara yang Tak Terlihat dan yang Terlihat. Iman harus teguh, Anda harus berpegang pada visi Anda bahkan ketika tidak ada apa pun di dunia fisik yang menunjukkan kemungkinannya. Pikiran akan selalu mencoba untuk ikut campur, bertanya, "Tapi bagaimana? Kapan? Dari mana itu akan datang?" Ini bukan urusan Anda, satu-satunya tanggung jawab Anda adalah menganggapnya sudah selesai. Percayalah bahwa kekuatan tak terlihat bekerja untuk Anda, mengatur keadaan, membimbing orang, dan mengubah realitas.

Pagelaran Wayang Kulit Ki Margono








Pagelaran Gladen Wayang Kulit Ringkes Spesial Radio Swara Koncotani 711 Khz langsung dari Pagelaran Sanggar Pedalangan Nurcahyo, Kwagon Sidorejo, Godean Sleman Yogyakarta, Mengambil Cerita : "Rebutan Bumi Tunggorono"" dalang Ki Margono (Ngabean Nogotirto, Gamping Sleman Yogyakarta), hari Jum'at 7 November 2025 pukul 20.30 sampai dengan selesai.

 Acara ini di Live streaming oleh Cannel RKT Jogja Official, Penulis diundang langsung oleh Dalang Ki Margono ( 0812-2764-2279) yang sedang naik daun tersebut. Berikut foto dan cuplikan videonya diatas. Salam Budaya.