Tanda-tanda menjelang datangnya kematian

UMURNYA TINGGAL 3 TAHUN
Umur kita tinggal 3 tahun jika terlihat atau kita merasakan tanda-tanda seperti kurang bersemangatnya untuk hidup, terasa bosan dan jenuh melihat semua kemulyaan  dan kesenangan yang ada di dunia ini. Sering menderita sakit mumet (sejenis sakit kepala akibat banyak masalah, stress). Jika bermimpi sering bepergian ke arah utara serta hilang kesadarannya saat tertidur, tidak tahu apa-apa seperti orang pingsan tapi tidur.

UMURNYA TINGGAL  2 TAHUN
Tanda-tanda yang kita rasakan adalah sering merasa kangen terhadap sanak keluarga kita yang sudah meninggal, sering merenung dan mengutak-atik perasaan yang mengganjal hati. Benci terhadap semua kesenangan dunia. Apabila bermimpi, sering bermimpi memperbaiki atau membuat rumah.

UMURNYA TINGGAL 1 TAHUN
Pada saat ini kita sering melihat wujudnya bangsa halus, meskipun kita tidak punya ilmu ghaib untuk melihat bangsa halus. Sering bergetar jakun di leher kita, atau kemudian kita menderita suatu penyakit yang menyebabkan berkurangnya kekuatan, mata pucat, tulang terasa linu, seperti kena flu tulang. berkurangnya sifat amarah, kemampuan lidah untuk merasakan semakin berkurang.

UMURNYA TINGGAL 9 BULAN
Tanda yang terlihat adalah kita sering melihat mata kita sendiri, meskipun tanpa cermin. Sering merasa lupa, sering diamnya ruh membuat kita sering melamun.

UMURNYA TINGGAL 6 BULAN
Pada saat ini kita sering mendengar suara yang tanpa wujud, ada suara tetapi barangnya tidak terlihat. Telinganya sering berdenging yang menyebabkan berkurangnya pendengaran, kadang tidak punya hasrat dan keinginan terhadap sesuatu. Sering tidak punya belas kasihan terhadap diri kita sendiri.

UMURNYA TINGGAL 3 BULAN
Kita sering mencium baunya makhluk halus, seperti bau menyan, bau amis, bau wangi, bau pengap tanpa di ketahui sumbernya, atau kadangkala kita membaui bau orang yang sakit dan merasa terbiasa oleh apa yang dibauinya tersebut. Berkurangnya frekwensi bernapas, napas kita menjadi lebih pelan. Selalu tergesa-gesa dalam segala tindakan.

UMURNYA TINGGAL 2 BULAN
Gejalanya adalah kita sering salah penglihatan, semacam fatamorgana sering kita alami, seperti matahari menurut penglihatan kita sering terlihat buram kehitam-hitaman, bayangannya sendiri terlihat 2 menurut pandangannya, pandangan mata kita kosong.

UMURNYA  TINGGAL 40 HARI
Terlihat apabila jari-jari tangan kita tekuk/lipat ke dalam telapak tangan, maka jari manis akan terangkat, jika sudah terangkat akan tersentak jari panunggal tadi. Otot-otot kita sering terasa kejang-kejang., tulang punggung sering berdenyut. Sering lupa terhadap mimpi yang dialami oleh kita.

UMURNYA TINGGAL 30 HARI
Jika kita mengamati jari-jari tangan kita, akan terlihat seolah-olah berkurang atau persendian jari-jari kita terlihat putus.

UMURNYA TINGGAL 15 HARI
Sering melihat diri kita sendiri.

UMURNYA TINGGAL 8 HARI
Jika sudah menderita sakit, maka kadang-kadang tidak mau makan, tidak bisa tidur.

UMURNYA TINGGAL 3 HARI
Jika hati dan perasaan bingung, mengalami sakit panas dingin, kadang mengeluarkan tinja, ujung pusar terasa dingin.

UMURNYA TINGGAL 2 HARI
Jika 9 lubang hawa ditubuh kita sudah mengeluarkan hawa, dan terkadang kita punya rasa belas kasihan terhadap diri/badan sendiri.

UMURNYA TINGGAL 1 HARI
Jika terasa otot-otot kaki di daerah persendian sudah lemah, atau badan kita sudah mengeluarkan keringat dingin dan berbau khas, bahkan terkadang kita punya perasaan seolah-olah sudah ada perpisahan antara raga dengan sukma.     

WAKTUNYA MENJALANI SAKARATUL MAUT
Saat-saat ini telah dekat jika kulit kita sudah tidak kering dan kasar, kulit agak lembab dan terasa dingin, kelihatan persendian tangan sudah tidak ada, penglihatan gelap, kabur, kemampuan telinga seperti nyeri dan kesemutan, serta membaui bau-bauan yang khas.
Saat-saat seperti ini, kita harus menguatkan hati dan pendirian, tekad, jangan sampai memikirkan tujuan yang lain selain Allah. Sebab sebab saat ini detik-detik terakhir datangnya godaan-godaan dari iblis yang menyerupai sanak keluarga kita berusaha mengajak kemusyrikan. Kita harus berhasil  melewati masa-masa godaan tersebut sehingga akhirnya datanglah utusan Allah yang menagih janji yaitu Malaikat pencabut nyawa.
Pada saat ini kita ihtiar sebagai berikut :
Tangan bersedekap di atas dada dengan jari-jari tangan masuk di sela-sela jari masing-masing, 
ujung ibu jari diadu dengan ujung ibu jari yang lain. Kaki lurus dengan rapat, mata kaki di adu dengan ujung ibu jari yang lain, jempol kaki disentuhkan satu dengan yang lain.
Kemaluan diatur agar tidak terjepit. Pandangan mata lurus kepucuk hidung, terus ke dada , lurus ke pusat, lurus ke kemaluan sehingga sampai di ujung jempol kaki. Gigi menyatu antar gigi, mulut tertutup, ujung lidah ditekuk ke langit-langit atas. Kemudian pejamkan mata pelan-pelan serta aturlah keluar masuknya napas dengan tenang dan jangan tergesa-gesa.
Setiap napas masuk ucapkan.... ...Hu...Napas keluar ucapkan.......Allah...dan kalau melihat godaan-godaan  macam apapun jangan di hiraukan tetapi hadapilah dengan keteguhan hati dan selalu larut dalam keheningan kepada Allah satu-satunya tempat kita kembali.

SAAT SAKARATUL MAUT
Nyawa kita yang di sebut rahsa dicabut dari dua jurusan. Mulai dari jempol kaki sampai kepersendian kaki terus ke lutut , dan pada saat yang sama rahsa kita di tarik  ujung jari-jari tangan sampai dipergelangan tangan. Kemudian rahsa yang dari lutut di tarik ke kemaluan kemudian diam di pusar. Dan yang dari tangan diam di siku-siku tangan.
Rahsa kita yang sampai di pusar , kemudian sampai di dada, dan yang dari siku-siku sampai di ketiak kemudian bersatu di dada. 
Rahsa itu kemudian naik sampai di leher, naik ke otak dengan dibarengi lenyapnya otak/pikiran kita. sampailah kita di alam nyawa, alam cahaya dan akhirnya sampai di alam ruh dan menghadap Allah.


Berdasarkan Kitab Bayan Maot